Berita Terkini
BAZNAS Ajak Umat Pererat Persatuan Melalui Gerakan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan nasional melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah.
Pesan kebangsaan ini mengemuka dalam gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026).
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam pesannya menegaskan bahwa zakat memiliki peran ganda yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Zakat bukan hanya sekadar kewajiban ibadah ritual, melainkan instrumen kebangsaan yang sangat ampuh untuk mempererat tali persaudaraan, merekatkan kebhinekaan, serta menyejahterakan umat secara adil dan merata,” tegasnya.
Sodik menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, dan gotong royong melalui gerakan zakat sebagai ikhtiar bersama mewujudkan kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., turut mengapresiasi pengelolaan zakat yang dilakukan oleh lembaga-lembaga filantropi di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan filantropi dan zakat nasional terus menunjukkan perkembangan positif.
“Bapak, Ibu sekalian, pengelolaan keuangan sosial keagamaan terus menunjukkan kinerja yang positif. Pada 2025, penghimpunan zakat nasional tumbuh 12 persen menjadi Rp44,6 triliun yang memberikan manfaat kepada 140 juta mustahik,” tuturnya.
"Bagi kami, seluruh capaian itu bukan garis akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara," ujarnya.
Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah ini digelar dalam rangka meneguhkan rasa syukur atas HUT ke-81 Republik Indonesia. Rangkaian acara diisi dengan salat magrib berjamaah, pembacaan selawat diiringi hadrah, zikir bersama, hingga doa untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Indonesia.
03/08/2026 | Admin
BAZNAS Raih Top Brand Award 2026 Kategori Lembaga Zakat dan Amal dengan Indeks Tertinggi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih nilai Top Brand Index tertinggi sebesar 43 persen sekaligus mempertahankan penghargaan Top Brand Award 2026 kategori zakat dan charity untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak 2022.
Penghargaan prestisius yang menegaskan posisi BAZNAS RI sebagai lembaga pengelola zakat tepercaya tersebut diserahkan langsung pada malam apresiasi di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, yang hadir menerima penghargaan tersebut menyampaikan bahwa capaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pimpinan, amil, hingga relawan BAZNAS di seluruh Indonesia.
"Tentu ini adalah berkah rahmat Allah atas ikhtiar, kerja keras, harapan dan doa seluruh amilin, amilat , para relawan, dan tentunya para pimpinan BAZNAS yang telah bahu-membahu melakukan ikhtiar nyata, menjadikan zakat berdampak bukan hanya di dunia saja, tetapi juga insya Allah berdampak di akhirat untuk para donaturnya," jelas Rizaludin usai acara penghargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Rizaludin memberikan apresiasi kepada para muzaki, donatur, dan munfik yang telah mengamanahkan dana kebajikan mereka untuk disalurkan secara berdampak kepada masyarakat yang membutuhkan melalui BAZNAS.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh mustahik yang terus berjuang meningkatkan taraf hidupnya, serta para mitra strategis yang konsisten berkolaborasi demi menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas.
"Jadi ini sebuah kebanggaan karena masyarakat Indonesia memilih BAZNAS sebagai Top Brand untuk menyalurkan zakat dan amalnya," tuturnya.
Sementara itu, CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D., memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS RI yang berhasil mempertahankan penghargaan Top Brand Award untuk kelima kalinya.
Capaian berkelanjutan tersebut dinilai membuktikan bahwa kanal crowdfunding milik BAZNAS sangat populer serta memiliki basis loyalitas publik yang amat besar.
"Harapan saya tentunya penghargaan ini terus memicu motivasi, inspirasi seluruh manajemen untuk kerja keras dan kerja cerdas untuk meningkatkan kualitas pelayanannya, sekaligus juga meningkatkan relasi dengan semua pelanggannya agar terus-menerus BAZNAS mampu mempertahankan Top Brand di masa-masa mendatang," ujar Handi Irawan D.
03/08/2026 | Admin
Kolaborasi BAZNAS-MUI Digital Tingkatkan Literasi Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat kolaborasi bersama Media Digital Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meningkatkan literasi zakat masyarakat di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Hal ini dibahas dalam Workshop Amplifikasi Literasi Keislaman Digital Era AI bertema “Penguatan Syiar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk Membangun Umat di Era Digital” yang diselenggarakan di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan kemitraan ini menjadi pijakan krusial untuk mentransformasi cara masyarakat memahami zakat di tengah melesatnya era inovasi digital dan kecerdasan buatan.
"Kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan Media Digital MUI ini sangat penting untuk memperkuat literasi zakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, kerja sama kedua lembaga ini berfokus pada tiga agenda utama, yakni peningkatan literasi zakat (Zakat Dipahami), publikasi program zakat (Zakat Dirasakan), dan mainstreaming isu aktual zakat (zakat dibucarakan).
Melalui sinergi ini, BAZNAS RI dan Media Digital MUI berkomitmen mengoptimalkan potensi zakat nasional sebagai instrumen utama dalam pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan umat.
"Sinergi ini kami harapkan mampu menghadirkan edukasi zakat yang jauh lebih luas, adaptif, serta mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat di era modern," katanya.
Agenda workshop ini diisi oleh beberapa pembicara, antara lain Ketua MUI Bidang Infokomdigi K.H. Masduki Baidlowi, M.Si., Wasekjen Bidang Infokomdigi Dr. H. Asrori S. Karni, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Bidang Riset Digital Ismail Fahmi, Ph.D., Wakil Ketua Komdigi MUI H. Muis Sobri, M.Kom., Sekretaris Komisi Infokomdigi H.M. Alvin Nur Choironi, M.A., serta Wakil Sekretaris Bidang Media Sosial Muhyiddin Hamis Setiawan, M.I.Kom.
03/08/2026 | M Hilmi Zuhdi
Agenda Pimpinan

Perkuat Sinergi dengan Disdagin Depok, Wakil Ketua I BAZNAS Depok Sampaikan Laporan Kinerja Tahun 2025
Depok – BAZNAS Kota Depok terus memperkuat sinergi dengan perangkat daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui penyampaian Laporan Kinerja BAZNAS Kota Depok Tahun 2025 oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Depok, Dr. K. Encep, M.A., kepada Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Widyati Riyandani.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026, di Ruang Rapat Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok ini menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antara BAZNAS Kota Depok dan Disdagin dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan UMKM dan pelaku usaha binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. K. Encep memaparkan berbagai capaian kinerja BAZNAS Kota Depok sepanjang tahun 2025, mulai dari penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), penyaluran kepada para mustahik melalui lima program unggulan, hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Depok.
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Depok, Dr. K. Encep, M.A., menyampaikan bahwa laporan kinerja merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus komitmen BAZNAS dalam menjaga transparansi dan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
"Penyampaian laporan kinerja ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Depok untuk terus menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Kami meyakini bahwa keberhasilan pengelolaan zakat akan semakin optimal apabila didukung oleh sinergi yang kuat dengan perangkat daerah, termasuk Disdagin. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Dr. K. Encep, M.A.
Sementara itu, Kepala Disdagin Kota Depok, Widyati Riyandani, mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Depok yang dinilai konsisten menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat bantuan sosial, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
"Kami mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Depok yang terus menunjukkan pengelolaan zakat secara profesional dan akuntabel. Program-program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan sangat sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Depok dalam memperkuat sektor UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga sinergi ini terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga Kota Depok," ungkap Widyati Riyandani.
Melalui penyampaian laporan kinerja ini, BAZNAS Kota Depok berharap sinergi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok semakin erat serta membuka peluang kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang berkelanjutan.
BAZNAS Kota Depok berkomitmen untuk terus mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi mustahik serta mendukung terwujudnya Kota Depok yang maju, inklusif, dan sejahtera.
13-07-2026 | M Hilmi Zuhdi

Dukung Pemberdayaan Ekonomi, Ketua BAZNAS Kota Depok Hadiri Launching Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan
Depok – Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menghadiri kegiatan Launching Program Pemberdayaan Pekerja Rentan (PEKA) BPJS Ketenagakerjaan yang diselenggarakan pada Senin, 13 Juli 2026, di Aula Teratai Lantai 1, Balai Kota Depok. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dan berbagai mitra dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya para pekerja rentan.
Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, S.E., M.M., Direktur BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, jajaran Pemerintah Kota Depok, BAZNAS Kota Depok, serta para pemangku kepentingan yang berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan.
Program PEKA merupakan inisiatif BPJS Ketenagakerjaan yang mengintegrasikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan program pemberdayaan ekonomi. Melalui program ini, pekerja rentan diharapkan tidak hanya memperoleh perlindungan dari berbagai risiko kerja, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapasitas dan taraf hidup melalui penguatan ekonomi produktif.
Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, S.E., M.M., mengapresiasi hadirnya Program PEKA sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program PEKA merupakan langkah strategis yang menggabungkan perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi. Ketika pekerja rentan mendapatkan jaminan perlindungan sekaligus kesempatan untuk berkembang secara ekonomi, maka kesejahteraan masyarakat akan semakin kuat. Pemerintah Kota Depok mendukung penuh kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Depok yang semakin maju dan sejahtera," ujar Supian Suri.
Sementara itu, Direktur BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat menyampaikan bahwa Program PEKA menjadi salah satu inovasi dalam memperluas manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat.
"Melalui Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan bahwa pekerja rentan tidak hanya terlindungi dari risiko kerja, tetapi juga memperoleh peluang untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pemberdayaan ekonomi. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh mitra menjadi kunci keberhasilan program ini," ujarnya.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menegaskan bahwa BAZNAS siap mendukung berbagai program yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
"BAZNAS Kota Depok percaya bahwa zakat memiliki peran besar dalam membangun kemandirian umat. Oleh karena itu, kami menyambut baik Program PEKA sebagai langkah kolaboratif yang tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja rentan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Sinergi seperti ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat," ungkap Dr. Endang Ahmad Yani.
Selama ini, BAZNAS Kota Depok juga terus memperkuat kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui berbagai program perlindungan bagi pekerja rentan dan pelaku UMKM binaan. Kehadiran BAZNAS dalam Launching Program PEKA menjadi bentuk komitmen untuk terus bersinergi dalam menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi di Kota Depok.
13-07-2026 | M Hilmi Zuhdi

BAZNAS Kota Depok dan Dinas Kesehatan Perkuat Sinergi Program Kesehatan untuk Masyarakat
Depok – BAZNAS Kota Depok melakukan audiensi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Depok guna membahas optimalisasi sinergi program kesehatan bersama Pemerintah Kota Depok. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kota Depok pada Selasa, 23 Juni 2026.
Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Ibu Devi Mayori, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, Bidang Penghimpunan BAZNAS Kota Depok M. Hilmi Zuhdi dan Khoerunnisa, serta Bidang Program BAZNAS Kota Depok Rosita.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi dalam pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan pembiayaan kesehatan, alat bantu kesehatan, serta program-program peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“BAZNAS Kota Depok terus berupaya menghadirkan manfaat zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui sinergi dengan Dinas Kesehatan, kami berharap dana zakat dapat semakin optimal membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, sehingga tidak ada warga yang terkendala mendapatkan akses kesehatan karena keterbatasan ekonomi,” ujar Dr. Endang Ahmad Yani.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Mayori, menyampaikan apresiasi atas komitmen BAZNAS Kota Depok dalam mendukung program-program kesehatan pemerintah daerah.
“Dana zakat memiliki peran yang sangat strategis sebagai instrumen sosial yang dapat melengkapi upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Kami menyambut baik kolaborasi ini agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran bagi warga Kota Depok,” kata Devi Mayori.
Melalui pertemuan ini, BAZNAS Kota Depok dan Dinas Kesehatan Kota Depok berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dan menyusun langkah-langkah kolaboratif yang dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan kesehatan serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan dan perlindungan sosial di Kota Depok.
24-06-2026 | Admin
Berita Pendistribusian

BAZNAS Depok Gelar Sosialisasi Zakat dan Serahkan Bantuan Pendidikan di Ponpes Tecno Medika Adzikra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok terus memperluas edukasi zakat kepada masyarakat sekaligus menyalurkan manfaat zakat dalam bidang pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Zakat dan Penyerahan Bantuan Pendidikan di Pondok Pesantren Tecno Medika Adzikra, Depok, Selasa, (02/09/25)
Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Depok, Dr. K.H . Encep M.A menyampaikan bahwa sosialisasi zakat menjadi agenda penting untuk meningkatkan kesadaran umat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
“Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga instrumen sosial yang mampu memperkuat pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan umat. Kami ingin para santri, orang tua, dan masyarakat memahami bahwa zakat yang dikelola secara baik akan memberikan manfaat luas, salah satunya melalui bantuan pendidikan ini,” ujar Encep
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua 1 BAZNAS Depok juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada Pondok Pesantren Tecno Medika Adzikra sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan proses belajar-mengajar dan peningkatan kualitas santri,
Pimpinan Pondok Pesantren Tecno Medika Adzikra, Dr. K.H Ahmad Sujai M.M mengapresiasi langkah BAZNAS Depok dalam mendukung dunia pendidikan pesantren.
“Kami berterima kasih kepada BAZNAS Depok atas bantuan pendidikan yang sangat bermanfaat bagi santri kami. Sinergi ini semakin memotivasi kami untuk mencetak generasi Islami yang cerdas, berakhlak, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” ungkap Ahmad Sujai
Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara BAZNAS Depok dan para pengurus pesantren mengenai peran zakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan
BAZNAS Depok berkomitmen untuk terus memperluas distribusi manfaat zakat, tidak hanya di pesantren, tetapi juga di sekolah, universitas, dan lembaga pendidikan lain di Kota Depok, sehingga zakat benar-benar hadir sebagai solusi bagi umat.
04/09/2025 | M Hilmi Zuhdi

Pemkot & Baznas Depok Santuni 630 Anak Yatim
Badan Amil Zakat (BAZNAS) & Pemerintah Kota (PEMKOT) Depok menggelar kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, yang dirangkai dengan pemberian santunan anak yatim se-Kota Depok di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok, Selasa (15/07/2025).
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperingati tahun baru Islam, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam.
Selain itu untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan para pemangku kepentingan serta masyarakat luas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Depok Dr Supian Suri, Ketua BAZNAS Kota Depok Dr Endang Ahmad yani, Ketua MUI Kota Depok KH. Syihabuddin Ahmad, ASN dilingkungan pemerintah kota serta para tamu undangan lainnya.
“Melalui kegiatan dengan tema semangat hijrah dalam mewujudkan Depok Maju ini, kita ingin menanamkan semangat dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai komitmen mewujudkan Kota Depok Maju,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Depok, Mangnguluang Mansur.
Pemkot Depok, bekerja sama dengan Baznas Kota Depok, memberikan santunan kepada 630 anak yatim yang tersebar di 11 kecamatan. Selain uang santunan, anak yatim juga menerima paket perlengkapan sekolah, dengan total nominal mencapai Rp 142 juta.
Ketua BAZNAS Depok Dr Endang Ahmad Yani menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan BAZNAS Depok menjadi satu keharusan,
“BAZNAS sebagai Lembaga pemerintah non struktur sudah semestinya terus bersinergi dengan pemerintah kota agar cita-cita mensejahterakan Masyarakat bisa terwujud secara maksimal” ucap Endang Ahmad yani
16/07/2025 | M Hilmi Zuhdi

BAZNAS Depok Berikan Bantuan Biaya PengobatanBerkelainan Khusus
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok Bersama Direktur Utama RS GPI menyerahkan bantuan biaya pengobatan untuk bayi ibu Nurhayati yang Bernama Nawal Alya Syakira yang berumur 5 bulan 27 hari yang diagnose mengalami kelainan kerongkongan (atresia esofagus). Bantuan yang diberikan pada Jum’at (11/07/25) itu, berupa uang tunai sebesar Rp 1.500.000 untuk kebutuhan pengobatan Nawal Alya Syakira.
Nawal Alya Syakira didiagnosa mengalami penyakit atresia esofagus yaitu kelainan bawaan lahir di mana saluran esofagus (kerongkongan) tidak terbentuk dengan sempurna, sehingga tidak terhubung dengan lambung. Akibatnya, makanan dan cairan tidak bisa mencapai lambung, dan bayi mungkin juga mengalami kesulitan bernapas. Sehari-hari ibu Nurhayati bekerja sebagai ibu rumah tanggdan dan suaminya bekerja sebagai driver ojek online. Hasil dari pekerjaannya hanya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga sehingga tidak memiliki biaya pengobatan.
“Saya berterima kasih kepada Baznas Kota Depok yang telah membantu Nawal agar bisa terus berobat, doakan nawal agar Kembali sehat dan bisa menjadi anak yang tumbuh sebagaimana mestinya, Rabu (02/07/25).
Sementara itu, Ketua BAZNAS Depok, Dr. Endang Ahmad Yani mengatakan, melalui program Depok Sehat, pihaknya akan terus membantu masyarakat duafa. Imbuhnya, hadirnya Baznas harus bisa menyelesaikan permasalahan di masyarakat, khususnya pada bidang kesehatan.
“Melalui dana-dana yang terhimpun di BAZNAS Depok, kami akan salurkan dana tersebut kepada masyarakat duafa yang membutuhkan melalui 5 pilar program. Salah satunya adalah Depok Sehat, agar bisa menyelesaikan permasalahan kesehatan di Kota Depok,” ujarnya.
Direktur Utama RS GPI, dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua yang turut menyerahkan bantuan tersebut merasa terharu oleh perjuangan Ibu Nurkhayati yang terus berjuang demi anaknya “Saya merasa terharu dan bangga atas perjuangan yang terus diupayakan oleh orangtua Nawal, ditengah keterbatasan BAZNAS Depok hadir memberikan solusi agar Nawal bisa menjalani pengobatan yang maksimal” Ucap dr. Kukun Masykur
Peneyrahan bantuan tersebut dilakanakan pada acara Gethering BAZNAS Depok juga dilakukan di RS GPI, yang turut dihadiri oleh Hj Imas Masiti (TP PKK Kota Depok), Dr. Endang Ahmad Yani. S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua (Direktur Utama RS GPI), Firsa (Ketua Yayasan Permata Hisyam Rahman) serta Para Muzaki dan Mustahik BAZNAS Depok
11/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Artikel Terbaru
Zakat untuk Dhuafa di Bulan Safar yang Tepat Sasaran
Dalam ajaran Islam, zakat merupakan salah satu ibadah yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Melalui zakat, umat Islam tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga membantu saudara-saudara yang membutuhkan agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak. Salah satu kelompok yang sangat berhak menerima zakat adalah kaum dhuafa, yaitu mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Pembahasan mengenai zakat untuk dhuafa bulan safar menjadi penting karena masih ada anggapan di masyarakat bahwa Bulan Safar identik dengan kesialan atau waktu yang kurang baik untuk melakukan amal. Padahal, Islam tidak pernah mengajarkan keyakinan tersebut. Justru setiap waktu adalah kesempatan terbaik untuk memperbanyak ibadah, termasuk menyalurkan zakat untuk dhuafa bulan safar agar manfaatnya dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
Melaksanakan zakat untuk dhuafa bulan safar merupakan bentuk kepedulian sosial yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Selama zakat telah memenuhi syarat dan ketentuan syariat, penyalurannya tidak dibatasi oleh bulan tertentu. Oleh karena itu, Bulan Safar dapat menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian kepada sesama sekaligus mengharap ridha Allah SWT.
Keutamaan zakat untuk dhuafa bulan safar Menurut Islam
Islam mengajarkan bahwa setiap amal saleh memiliki nilai yang besar apabila dilakukan dengan ikhlas. Begitu pula dengan zakat untuk dhuafa bulan safar, yang pada hakikatnya merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan kepedulian kepada sesama manusia. Tidak ada larangan untuk menunaikan zakat pada Bulan Safar selama telah memenuhi syarat wajib zakat.
Melaksanakan zakat untuk dhuafa bulan safar juga menjadi sarana membersihkan harta sebagaimana tujuan utama zakat dalam Islam. Harta yang dizakati akan menjadi lebih berkah karena terdapat hak orang lain yang telah ditunaikan sesuai ketentuan syariat.
Selain itu, zakat untuk dhuafa bulan safar mampu mempererat ukhuwah Islamiyah. Ketika kaum dhuafa memperoleh bantuan yang layak, mereka dapat memenuhi kebutuhan hidup dan merasakan perhatian dari saudara-saudara sesama Muslim.
Banyak ulama menjelaskan bahwa waktu terbaik untuk beramal adalah kapan saja kesempatan itu datang. Oleh sebab itu, zakat untuk dhuafa bulan safar tidak perlu ditunda hanya karena adanya mitos yang berkembang di masyarakat mengenai Bulan Safar.
Pada akhirnya, zakat untuk dhuafa bulan safar merupakan wujud nyata dari ajaran Islam yang mengedepankan kasih sayang, keadilan, dan pemerataan kesejahteraan di tengah kehidupan umat.
Mengapa Dhuafa Menjadi Prioritas dalam Penyaluran zakat untuk dhuafa bulan safar
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT telah menjelaskan delapan golongan penerima zakat (asnaf), salah satunya adalah fakir dan miskin. Oleh karena itu, zakat untuk dhuafa bulan safar menjadi bagian dari pelaksanaan syariat yang tepat sasaran ketika diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Melalui zakat untuk dhuafa bulan safar, kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, biaya pendidikan, maupun layanan kesehatan dapat terbantu. Hal ini menunjukkan bahwa zakat memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penyaluran zakat untuk dhuafa bulan safar juga dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial. Ketika masyarakat yang memiliki kelebihan harta menunaikan kewajibannya, distribusi kekayaan menjadi lebih merata sesuai prinsip keadilan Islam.
Selain manfaat ekonomi, zakat untuk dhuafa bulan safar memberikan harapan baru bagi penerima manfaat. Mereka tidak hanya memperoleh bantuan materi, tetapi juga merasakan kepedulian dan perhatian dari umat Islam lainnya.
Karena itulah, zakat untuk dhuafa bulan safar hendaknya disalurkan melalui lembaga zakat terpercaya atau langsung kepada mustahik yang benar-benar memenuhi kriteria menurut syariat.
Cara Agar zakat untuk dhuafa bulan safar Tepat Sasaran
Salah satu langkah penting dalam menyalurkan zakat untuk dhuafa bulan safar adalah memastikan bahwa penerima termasuk golongan mustahik sesuai ketentuan syariat Islam. Dengan demikian, zakat benar-benar memberikan manfaat kepada pihak yang berhak.
Menyalurkan zakat untuk dhuafa bulan safar melalui lembaga amil zakat resmi dapat menjadi pilihan yang baik. Lembaga tersebut umumnya memiliki sistem pendataan, survei lapangan, serta mekanisme distribusi yang lebih terstruktur.
Selain melalui lembaga resmi, zakat untuk dhuafa bulan safar juga dapat diberikan secara langsung apabila pemberi zakat mengetahui kondisi penerima dengan pasti. Cara ini tetap diperbolehkan selama memenuhi aturan syariat.
Transparansi dalam penyaluran zakat untuk dhuafa bulan safar menjadi faktor penting agar kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat semakin meningkat. Laporan distribusi yang jelas akan memberikan keyakinan bahwa zakat benar-benar dimanfaatkan secara optimal.
Dengan pengelolaan yang amanah, zakat untuk dhuafa bulan safar tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam membantu meningkatkan taraf hidup kaum dhuafa secara berkelanjutan.
Hikmah Menunaikan zakat untuk dhuafa bulan safar
Salah satu hikmah terbesar dari zakat untuk dhuafa bulan safar adalah tumbuhnya rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan. Seorang Muslim menyadari bahwa harta hanyalah titipan yang harus digunakan sesuai ketentuan syariat.
Selain itu, zakat untuk dhuafa bulan safar menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial. Hubungan antara orang yang mampu dan mereka yang membutuhkan akan semakin harmonis ketika dilandasi rasa saling peduli.
Melalui zakat untuk dhuafa bulan safar, umat Islam juga belajar menghilangkan sifat kikir dan mencintai harta secara berlebihan. Islam mengajarkan bahwa keberkahan tidak hanya diukur dari jumlah harta, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada orang lain.
Hikmah lainnya dari zakat untuk dhuafa bulan safar adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Ketika zakat dikelola dengan baik, berbagai program pemberdayaan ekonomi dapat membantu mustahik menjadi lebih mandiri.
Pada akhirnya, zakat untuk dhuafa bulan safar merupakan salah satu bentuk ibadah yang menghadirkan manfaat dunia sekaligus pahala akhirat. Dengan niat yang ikhlas dan penyaluran yang tepat sasaran, zakat menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
Menunaikan zakat untuk dhuafa bulan safar merupakan amalan yang sangat dianjurkan ketika kewajiban zakat telah terpenuhi. Islam tidak mengenal anggapan bahwa Bulan Safar adalah bulan yang membawa kesialan sehingga menghalangi seseorang untuk beribadah atau berbagi kepada sesama.
Sebaliknya, zakat untuk dhuafa bulan safar dapat menjadi momentum memperbanyak amal saleh, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membantu masyarakat yang hidup dalam keterbatasan. Penyaluran zakat yang tepat sasaran akan memberikan manfaat besar bagi mustahik sekaligus menghadirkan keberkahan bagi muzaki.
Semoga semakin banyak umat Islam yang memahami pentingnya zakat untuk dhuafa bulan safar, sehingga semangat berbagi terus tumbuh sepanjang tahun tanpa dipengaruhi oleh mitos atau kepercayaan yang tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam. Dengan demikian, zakat benar-benar menjadi instrumen pemerataan kesejahteraan dan wujud nyata kepedulian sosial sesuai tuntunan syariat.
03/08/2026 | M Hilmi Zuhdi
Satu Hari yang Mampu Mengubah Hidup: Rahasia Keutamaan Hari Jumat
Di antara tujuh hari yang Allah SWT ciptakan, ada satu hari yang memiliki kedudukan istimewa di sisi-Nya, yaitu Hari Jumat. Bagi seorang muslim, Jumat bukan sekadar penanda akhir pekan, melainkan momentum untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, serta membuka pintu keberkahan yang luas. Bahkan, Rasulullah ? menyebut hari ini sebagai penghulu segala hari (Sayyidul Ayyam).
Lalu, apa sebenarnya rahasia keutamaan Hari Jumat sehingga mampu mengubah hidup seseorang?
Hari Terbaik dalam Sepekan
Rasulullah ? bersabda:
"Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan ke dalam surga, dan pada hari itu pula beliau dikeluarkan dari surga."
(HR. Muslim No. 854)
Hadis ini menunjukkan bahwa Hari Jumat memiliki sejarah besar dalam perjalanan umat manusia. Banyak peristiwa penting terjadi pada hari tersebut, sehingga Allah SWT memberikan kemuliaan yang tidak dimiliki hari lainnya.
Ada Waktu Mustajab untuk Berdoa
Salah satu keistimewaan Hari Jumat adalah adanya waktu di mana doa seorang hamba tidak akan ditolak selama ia memohon kepada Allah dengan penuh keikhlasan.
Rasulullah ? bersabda:
"Pada hari Jumat terdapat suatu waktu. Tidaklah seorang muslim mendapati waktu itu dalam keadaan sedang shalat lalu memohon sesuatu kepada Allah, melainkan Allah akan mengabulkannya."
(HR. Bukhari No. 935 dan Muslim No. 852)
Para ulama berbeda pendapat mengenai waktu tersebut, namun banyak yang berpendapat bahwa ia berada pada saat-saat terakhir setelah salat Asar hingga menjelang Magrib. Karena itu, jangan biarkan Jumat berlalu tanpa memperbanyak doa untuk diri sendiri, keluarga, dan seluruh kaum muslimin.
Hari Penghapus Dosa
Hari Jumat juga menjadi kesempatan untuk membersihkan diri dari dosa-dosa kecil yang dilakukan selama sepekan.
Rasulullah ? bersabda:
"Salat lima waktu, dari Jumat ke Jumat, dan dari Ramadan ke Ramadan adalah penghapus dosa-dosa di antara keduanya selama dosa-dosa besar dijauhi."
(HR. Muslim No. 233)
Betapa besar kasih sayang Allah SWT. Setiap pekan, Dia memberikan kesempatan kepada hamba-Nya untuk kembali dalam keadaan lebih bersih melalui ibadah yang dilakukan dengan penuh keimanan.
Perbanyak Shalawat kepada Nabi ?
Hari Jumat juga merupakan waktu terbaik untuk memperbanyak shalawat kepada Rasulullah ?.
Beliau bersabda:
"Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat dan malam Jumat."
(HR. Abu Dawud No. 1047, dinilai hasan oleh sejumlah ulama)
Shalawat bukan hanya bentuk cinta kepada Rasulullah ?, tetapi juga menjadi sebab turunnya rahmat, diangkatnya derajat, serta diampuninya dosa.
Membaca Surah Al-Kahfi
Amalan lain yang sangat dianjurkan adalah membaca Surah Al-Kahfi.
Rasulullah ? bersabda:
"Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya baginya di antara dua Jumat."
(HR. Al-Hakim, dinilai sahih oleh banyak ulama)
Cahaya tersebut bukan hanya bermakna keberkahan, tetapi juga petunjuk yang menerangi langkah seorang mukmin dalam menjalani kehidupan.
Sedekah di Hari Jumat
Banyak ulama menjelaskan bahwa sedekah pada Hari Jumat memiliki keutamaan tersendiri karena dilakukan pada hari yang paling mulia. Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan rezeki, perlindungan dari berbagai musibah, dan ketenangan hati.
Allah SWT berfirman:
"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada setiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki."
(QS. Al-Baqarah: 261)
Jumat adalah saat yang tepat untuk mengubah kepedulian menjadi amal nyata. Membantu anak yatim, fakir miskin, dhuafa, pendidikan, dakwah, maupun program pemberdayaan ekonomi adalah investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir.
Jadikan Jumat Sebagai Titik Awal Perubahan
Bayangkan jika setiap Hari Jumat kita berusaha:
Berangkat lebih awal untuk salat Jumat.
Membaca Surah Al-Kahfi.
Memperbanyak shalawat.
Memperbanyak istighfar dan doa.
Bersedekah dengan ikhlas.
Mempererat silaturahmi dan memaafkan sesama.
Bila dilakukan secara istiqamah setiap pekan, kebiasaan-kebiasaan baik tersebut akan membentuk pribadi yang lebih dekat kepada Allah SWT. Perubahan besar dalam hidup sering kali berawal dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Mari Isi Hari Jumat dengan Amal Terbaik
Hari Jumat hadir setiap pekan sebagai hadiah dari Allah SWT. Jangan biarkan ia berlalu hanya dengan rutinitas biasa. Jadikan Jumat sebagai momentum memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, memperkuat hubungan dengan Allah, dan menebar manfaat kepada sesama.
Salah satu amalan yang dapat dilakukan adalah menunaikan sedekah melalui BAZNAS Kota Depok. Melalui amanah yang dititipkan, sedekah Anda akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Semoga setiap Jumat menjadi hari yang mengubah hidup kita menjadi lebih baik, mendekatkan kepada ridha Allah SWT, serta menjadi bekal terbaik menuju kehidupan akhirat. Aamiin.
31/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Sedekah Menjauhkan Bala: Ikhtiar Meraih Perlindungan Allah SWT
Dalam kehidupan, setiap manusia tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Musibah, penyakit, kesulitan ekonomi, maupun berbagai ujian hidup dapat datang kapan saja atas kehendak Allah SWT. Sebagai seorang muslim, selain berikhtiar dan berdoa, Islam juga mengajarkan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam memohon perlindungan kepada Allah, yaitu sedekah.
Sedekah bukan sekadar memberikan sebagian harta kepada mereka yang membutuhkan. Lebih dari itu, sedekah merupakan bentuk keimanan, rasa syukur, serta kepedulian sosial yang memiliki banyak keutamaan, salah satunya menjadi sebab datangnya perlindungan Allah dari berbagai musibah.
Sedekah sebagai Penolak Bala
Rasulullah SAW bersabda:
"Bersegeralah bersedekah, karena bala tidak akan mampu mendahului sedekah." (HR. Al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman, dinilai hasan oleh sebagian ulama).
Hadis ini menjelaskan bahwa sedekah menjadi salah satu sebab datangnya pertolongan dan perlindungan Allah SWT. Maksudnya bukan berarti seseorang terbebas sepenuhnya dari setiap ujian, tetapi Allah dapat menghindarkan hamba-Nya dari musibah yang lebih besar, meringankan cobaan, atau memberikan jalan keluar yang tidak disangka-sangka.
Allah SWT juga berfirman:
"Dan apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik." (QS. Saba': 39)
Ayat ini menunjukkan bahwa harta yang dikeluarkan di jalan Allah tidak akan berkurang. Sebaliknya, Allah menjanjikan keberkahan, kecukupan, serta balasan yang lebih baik bagi orang-orang yang gemar bersedekah.
Hikmah Sedekah dalam Kehidupan
Sedekah membawa banyak manfaat, baik secara spiritual maupun sosial, di antaranya:
Mendatangkan keberkahan rezeki.
Menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.
Membersihkan hati dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan.
Menjadi sebab terkabulnya doa dengan izin Allah.
Menjadi salah satu ikhtiar memohon perlindungan Allah dari berbagai musibah.
Dengan bersedekah secara rutin, seorang muslim tidak hanya membantu meringankan beban orang lain, tetapi juga sedang membangun benteng keberkahan dalam kehidupannya sendiri.
Doa Memohon Perlindungan dari Bala
Selain memperbanyak sedekah, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Doa:
?????????? ?????? ??????? ???? ???? ?????? ??????????? ???????? ??????????? ??????? ??????????? ??????????? ????????????
Latin:
Allahumma inni a'udzu bika min jahdil bala', wa darakis syaqa', wa su'il qadha', wa syamatatil a'da'.
Artinya:
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari beratnya cobaan, kesengsaraan yang menyusahkan, ketetapan takdir yang buruk, dan kegembiraan musuh atas musibah yang menimpaku." (HR. Bukhari dan Muslim).
Jadikan Sedekah sebagai Kebiasaan
Sedekah tidak harus menunggu kaya. Berapa pun yang kita keluarkan dengan penuh keikhlasan akan bernilai besar di sisi Allah SWT. Sedekah yang dilakukan secara istiqamah akan menghadirkan keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, serta masyarakat yang menerima manfaatnya.
Melalui lembaga yang amanah dan profesional, sedekah yang kita tunaikan dapat disalurkan kepada fakir miskin, yatim, dhuafa, pelaku UMKM, bantuan kesehatan, pendidikan, hingga program pemberdayaan masyarakat sehingga manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.
Salurkan Sedekah Terbaik Melalui BAZNAS Kota Depok
Mari jadikan sedekah sebagai ikhtiar meraih keberkahan dan memohon perlindungan Allah SWT. Percayakan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Depok, agar setiap rupiah yang dititipkan dapat disalurkan secara amanah, transparan, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Depok.
Bersama BAZNAS Kota Depok, sedekah Anda menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan sekaligus menjadi investasi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Yuk, salurkan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kota Depok.
???? Layanan Jemput ZIS: 0878-7600-1222
"Sedekah hari ini, semoga Allah limpahkan keberkahan, menjaga keluarga kita dari berbagai keburukan, serta menjadikan setiap harta yang kita miliki semakin bernilai di sisi-Nya."
30/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS TV
Zakat Menguatkan Indonesia
Penulis: M Hilmi Zuhdi
Penyaluran Manfaat, Kursi roda untuk ibu Nurbaiti
Penulis: M Hilmi Zuhdi






