WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Percepat Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Depok Adakan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Kecamatan Bojongsari
Percepat Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Depok Adakan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Kecamatan Bojongsari
Depok — Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penguatan gerakan zakat di tingkat masyarakat, BAZNAS Kota Depok menggelar kegiatan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Aula Kecamatan Bojongsari, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Bojongsari sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam membangun kepedulian sosial masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menyampaikan bahwa program RW Ramah Zakat merupakan langkah strategis untuk menghadirkan manfaat zakat secara lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. “Melalui program RW Ramah Zakat, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang mampu membantu percepatan pengentasan kemiskinan. Kolaborasi antara pemerintah, ASN, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memperkuat peran ASN sebagai penggerak dan teladan dalam menumbuhkan budaya zakat di lingkungan masyarakat. Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Bojongsari, Suhendar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai program RW Ramah Zakat dapat menjadi salah satu solusi sosial berbasis kebersamaan dan kepedulian warga. “Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui zakat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Bojongsari,” ungkapnya. Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan pemaparan mengenai konsep RW Ramah Zakat, optimalisasi pengelolaan zakat, serta peran ASN dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir lingkungan masyarakat yang lebih peduli, berdaya, dan sejahtera melalui penguatan gerakan zakat di Kota Depok.
20/05/2026 | M Hilmi Zuhdi
Percepat Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Depok Adakan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Kecamatan Bojongsari
Percepat Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Depok Adakan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Kecamatan Bojongsari
Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penguatan gerakan zakat di tingkat masyarakat, BAZNAS Kota Depok menggelar kegiatan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Aula Kecamatan Bojongsari, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Bojongsari sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam membangun kepedulian sosial masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menyampaikan bahwa program RW Ramah Zakat merupakan langkah strategis untuk menghadirkan manfaat zakat secara lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. “Melalui program RW Ramah Zakat, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang mampu membantu percepatan pengentasan kemiskinan. Kolaborasi antara pemerintah, ASN, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memperkuat peran ASN sebagai penggerak dan teladan dalam menumbuhkan budaya zakat di lingkungan masyarakat. Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Bojongsari, Suhendar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai program RW Ramah Zakat dapat menjadi salah satu solusi sosial berbasis kebersamaan dan kepedulian warga. “Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui zakat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Bojongsari,” ungkapnya. Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan pemaparan mengenai konsep RW Ramah Zakat, optimalisasi pengelolaan zakat, serta peran ASN dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir lingkungan masyarakat yang lebih peduli, berdaya, dan sejahtera melalui penguatan gerakan zakat di Kota Depok.
20/05/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Berikan Bantuan Pendidikan pada Launching Posyandu 6 SPM Kelurahan Pangkalan Jati Baru
BAZNAS Depok Berikan Bantuan Pendidikan pada Launching Posyandu 6 SPM Kelurahan Pangkalan Jati Baru
BAZNAS Kota Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian bantuan pendidikan kepada delapan anak pada acara Launching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Selasa (12/05/2026). Bantuan pendidikan tersebut diberikan secara simbolis kepada delapan penerima manfaat, dengan masing-masing anak menerima bantuan sebesar Rp1 juta. Penyerahan bantuan berlangsung di sela-sela kegiatan launching Posyandu 6 SPM yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Depok Supian Suri, Ketua TP Posyandu Kota Depok Cing Ikah, Camat Cinere, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Kegiatan Launching Posyandu 6 SPM Pangkalan Jati Baru ini membahas penguatan enam bidang layanan dasar dalam Posyandu sebagai implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi layanan pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), serta layanan sosial. Program Posyandu 6 SPM tersebut menjadi upaya integrasi pelayanan masyarakat berbasis keluarga agar kebutuhan dasar warga dapat terlayani secara lebih optimal, terpadu, dan berkelanjutan di tingkat kelurahan. Dalam sambutannya, Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan pentingnya peran Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang kini semakin berkembang dan terintegrasi. “Posyandu hari ini tidak lagi hanya berbicara soal kesehatan ibu dan anak, tetapi sudah menjadi pusat pelayanan masyarakat berbasis keluarga. Kehadiran Posyandu 6 SPM menjadi langkah nyata dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dasar yang layak dan merata,” ujar Supian Suri. Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak, termasuk BAZNAS Depok, yang turut mendukung program-program sosial dan pendidikan di tengah masyarakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok Endang Ahmad Yani menyampaikan bahwa bantuan pendidikan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan nyata BAZNAS terhadap program pemerintah daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. “BAZNAS Depok berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat. Bantuan pendidikan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita, sekaligus mendukung penguatan layanan sosial melalui Posyandu 6 SPM,” ujar Dr. Endang Ahmad Yani. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Posyandu, dan BAZNAS, diharapkan pelayanan dasar kepada masyarakat dapat semakin optimal serta mampu meningkatkan kualitas hidup warga Kota Depok secara menyeluruh.
13/05/2026 | M Hilmi Zuhdi

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Depok ajak warga kampung pulo berzakat di UPZ Masjid Al Barkah
Ketua BAZNAS Depok ajak warga kampung pulo berzakat di UPZ Masjid Al Barkah
Depok, 31 Desember 2025 – Ketua BAZNAS Depok mengajak warga Kampung Pulo untuk menyalurkan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al Barkah yang baru saja diluncurkan pada 31 Desember 2025. Langkah ini bertujuan memastikan zakat umat dikelola secara profesional dan tepat sasaran di lingkungan terdekat.? Dr. Endang Ahmad Yani, SE., MM., selaku Ketua BAZNAS Depok, menyatakan, “Kami mengundang seluruh warga Kampung Pulo untuk menunaikan zakatnya di UPZ Masjid Al Barkah. Dengan mekanisme syar’i dan terintegrasi BAZNAS, setiap rupiah zakat akan menjadi berkah nyata bagi mustahik di sekitar kita, sekaligus membuka pintu rezeki di tahun baru ini.”? UPZ Masjid Al Barkah siap menerima zakat tunai, transfer bank, atau digital via platform BAZNAS, dengan transparansi penuh melalui laporan bulanan. Ketua UPZ Dwi Karyadi S.H. menambahkan, “Layanan kami buka setiap hari setelah salat berjamaah, memudahkan warga berzakat dengan aman dan nyaman.”

31-12-2025 | M Hilmi Zuhdi

Perkuat Ketahanan Keluarga, Ketua BAZNAS Depok Hadiri Sekolah Perempuan Jawa Barat di Cilodong
Perkuat Ketahanan Keluarga, Ketua BAZNAS Depok Hadiri Sekolah Perempuan Jawa Barat di Cilodong
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok Dr. Endang Ahmad Yani S.E., M.M menghadiri kegiatan Sekolah Perempuan Jawa Barat yang digelar di Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Selasa (30/09/2025) Kegiatan ini menjadi salah satu wadah strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kapasitas mereka sebagai agen perubahan di masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Depok juga menyerahkan bantuan renovasi rumah kepada 7 penerima manfaat di wilayah Cilodong, masing-masing senilai Rp2.000.000. Bantuan ini diharapkan dapat membantu keluarga penerima manfaat memperbaiki kondisi rumah agar lebih layak huni, sehat, dan aman Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani S.E., M.M, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Sekolah Perempuan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Perempuan memiliki peran vital dalam membangun keluarga yang kuat dan sejahtera. Melalui kegiatan ini, kami ingin bersinergi mendukung program pemberdayaan perempuan sekaligus menghadirkan manfaat nyata melalui bantuan renovasi rumah,” ungkapnya. Ia menambahkan, program sekolah perempuan yang dijalankan DP3AP2KB ini merupakan bagian dari pilar Depok Sejahtera, yang bertujuan untuk menjaga ketahanan keluarga melalui penguatan peran Perempuan “progam sekolah Perempuan ini merupakan bagian penting dalam ketahanan keluarga, sejalan depok program Srikandi Pejuang Ekonomi Keluarga BAZNAS Depok, Dimana kami Perempuan kami berikan modal usaha dan kemudian dibina dengan harapan akan meningkatkan kondisi ekonomi keluarga” ujar Endang Sementara itu, perwakilan peserta Sekolah Perempuan menyampaikan rasa syukur atas hadirnya program ini. “Alhamdulillah, kegiatan ini memberi kami pengetahuan baru sekaligus membawa bantuan nyata bagi warga yang membutuhkan,” ucap salah satu peserta dengan penuh haru. Kegiatan Sekolah Perempuan Jawa Barat di Cilodong ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan perwakilan pemerintah daerah, termasuk Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan peran perempuan semakin diperkuat dalam menjaga ketahanan keluarga, serta program bantuan sosial BAZNAS dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

30-09-2025 | M Hilmi Zuhdi

Ketua BAZNAS Depok Paparkan Konsep Pemberdayaan Ekonomi di Halal Bazar MUI 2025
Ketua BAZNAS Depok Paparkan Konsep Pemberdayaan Ekonomi di Halal Bazar MUI 2025
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., memaparkan konsep pemberdayaan ekonomi berbasis zakat, infak, dan sedekah pada kegiatan Halal Bazar 2025 yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok. Acara ini berlangsung di Depok Open Space dengan mengusung tema “Kolaborasi Strategis Menuju Lahirnya Pusat Inkubasi Bisnis Syariah MUI Kota Depok.” Dalam paparannya, Dr. Endang menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi umat harus dibangun melalui sinergi berbagai pihak, baik lembaga zakat, organisasi keagamaan, dunia usaha, maupun pemerintah. “BAZNAS Depok mendorong agar zakat tidak hanya berhenti pada penyaluran konsumtif, tetapi diarahkan untuk program produktif. Dengan begitu, kita bisa mencetak para mustahik menjadi muzakki baru melalui ekosistem ekonomi syariah yang kuat,” ujar Dr. Endang Ahmad Yani Sementara itu, Ketua MUI Kota Depok K.H Syihabuddin Ahmad menyambut baik langkah kolaborasi yang diinisiasi dalam acara ini. Ia menekankan pentingnya kehadiran pusat inkubasi bisnis syariah sebagai motor penggerak kemandirian umat. “Halal BAazar 2025 ini bukan hanya ajang promosi produk halal, tetapi momentum membangun ekosistem bisnis syariah di Depok. Dengan adanya pusat inkubasi bisnis syariah MUI, kami berharap lahir generasi wirausaha muslim yang berdaya saing dan berkarakter islami,” ujarnya Acara Halal BAazar 2025 menghadirkan beragam produk halal dari pelaku UMKM Kota Depok serta sesi diskusi strategis yang menghadirkan berbagai narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara MUI, BAZNAS, dan para pelaku usaha dapat semakin menguatkan ekonomi umat, sekaligus menjadi langkah nyata menuju kemandirian ekonomi syariah di Kota Depok Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Mohamad Tamrin, juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Halal Baazar 2025. Ia menyebut kegiatan ini selaras dengan program pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM berbasis syariah. “DKUM siap bersinergi dengan MUI dan BAZNAS dalam mendukung pemberdayaan UMKM halal di Depok. Kehadiran pusat inkubasi bisnis syariah akan menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha untuk berkembang sekaligus menjaga nilai-nilai syariah dalam berbisnis,” jelasnya Acara Halal BAazar 2025 menghadirkan beragam produk halal dari pelaku UMKM Kota Depok serta sesi diskusi strategis yang menghadirkan berbagai narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara MUI, BAZNAS, Pemerintah Kota, dan para pelaku usaha dapat semakin menguatkan ekonomi umat, sekaligus menjadi langkah nyata menuju kemandirian ekonomi syariah di Kota Depok

24-09-2025 | M Hilmi Zuhdi

Berita Pendistribusian

Pemkot & Baznas Depok Santuni 630 Anak Yatim
Pemkot & Baznas Depok Santuni 630 Anak Yatim
Badan Amil Zakat (BAZNAS) & Pemerintah Kota (PEMKOT) Depok menggelar kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, yang dirangkai dengan pemberian santunan anak yatim se-Kota Depok di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok, Selasa (15/07/2025). Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperingati tahun baru Islam, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam. Selain itu untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan para pemangku kepentingan serta masyarakat luas. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Depok Dr Supian Suri, Ketua BAZNAS Kota Depok Dr Endang Ahmad yani, Ketua MUI Kota Depok KH. Syihabuddin Ahmad, ASN dilingkungan pemerintah kota serta para tamu undangan lainnya. “Melalui kegiatan dengan tema semangat hijrah dalam mewujudkan Depok Maju ini, kita ingin menanamkan semangat dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai komitmen mewujudkan Kota Depok Maju,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Depok, Mangnguluang Mansur. Pemkot Depok, bekerja sama dengan Baznas Kota Depok, memberikan santunan kepada 630 anak yatim yang tersebar di 11 kecamatan. Selain uang santunan, anak yatim juga menerima paket perlengkapan sekolah, dengan total nominal mencapai Rp 142 juta. Ketua BAZNAS Depok Dr Endang Ahmad Yani menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan BAZNAS Depok menjadi satu keharusan, “BAZNAS sebagai Lembaga pemerintah non struktur sudah semestinya terus bersinergi dengan pemerintah kota agar cita-cita mensejahterakan Masyarakat bisa terwujud secara maksimal” ucap Endang Ahmad yani
16/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Berikan Bantuan Biaya PengobatanBerkelainan Khusus
BAZNAS Depok Berikan Bantuan Biaya PengobatanBerkelainan Khusus
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok Bersama Direktur Utama RS GPI menyerahkan bantuan biaya pengobatan untuk bayi ibu Nurhayati yang Bernama Nawal Alya Syakira yang berumur 5 bulan 27 hari yang diagnose mengalami kelainan kerongkongan (atresia esofagus). Bantuan yang diberikan pada Jum’at (11/07/25) itu, berupa uang tunai sebesar Rp 1.500.000 untuk kebutuhan pengobatan Nawal Alya Syakira. Nawal Alya Syakira didiagnosa mengalami penyakit atresia esofagus yaitu kelainan bawaan lahir di mana saluran esofagus (kerongkongan) tidak terbentuk dengan sempurna, sehingga tidak terhubung dengan lambung. Akibatnya, makanan dan cairan tidak bisa mencapai lambung, dan bayi mungkin juga mengalami kesulitan bernapas. Sehari-hari ibu Nurhayati bekerja sebagai ibu rumah tanggdan dan suaminya bekerja sebagai driver ojek online. Hasil dari pekerjaannya hanya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga sehingga tidak memiliki biaya pengobatan. “Saya berterima kasih kepada Baznas Kota Depok yang telah membantu Nawal agar bisa terus berobat, doakan nawal agar Kembali sehat dan bisa menjadi anak yang tumbuh sebagaimana mestinya, Rabu (02/07/25). Sementara itu, Ketua BAZNAS Depok, Dr. Endang Ahmad Yani mengatakan, melalui program Depok Sehat, pihaknya akan terus membantu masyarakat duafa. Imbuhnya, hadirnya Baznas harus bisa menyelesaikan permasalahan di masyarakat, khususnya pada bidang kesehatan. “Melalui dana-dana yang terhimpun di BAZNAS Depok, kami akan salurkan dana tersebut kepada masyarakat duafa yang membutuhkan melalui 5 pilar program. Salah satunya adalah Depok Sehat, agar bisa menyelesaikan permasalahan kesehatan di Kota Depok,” ujarnya. Direktur Utama RS GPI, dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua yang turut menyerahkan bantuan tersebut merasa terharu oleh perjuangan Ibu Nurkhayati yang terus berjuang demi anaknya “Saya merasa terharu dan bangga atas perjuangan yang terus diupayakan oleh orangtua Nawal, ditengah keterbatasan BAZNAS Depok hadir memberikan solusi agar Nawal bisa menjalani pengobatan yang maksimal” Ucap dr. Kukun Masykur Peneyrahan bantuan tersebut dilakanakan pada acara Gethering BAZNAS Depok juga dilakukan di RS GPI, yang turut dihadiri oleh Hj Imas Masiti (TP PKK Kota Depok), Dr. Endang Ahmad Yani. S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua (Direktur Utama RS GPI), Firsa (Ketua Yayasan Permata Hisyam Rahman) serta Para Muzaki dan Mustahik BAZNAS Depok
11/07/2025 | M Hilmi Zuhdi

Artikel Terbaru

Keutamaan Bersedekah kepada Anak Yatim di Bulan Muharram
Keutamaan Bersedekah kepada Anak Yatim di Bulan Muharram
Muharram, Bulan Mulia untuk Memperbanyak Kebaikan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Sebagai pembuka tahun Hijriah, bulan ini menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan memperbanyak amal saleh. Di antara amalan yang sangat dianjurkan adalah bersedekah kepada anak yatim. Anak yatim memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Rasulullah ? memberikan perhatian besar kepada mereka dan mendorong umatnya untuk senantiasa menjaga, menyayangi, serta memenuhi kebutuhan mereka. Ketika sedekah diberikan pada bulan Muharram, nilai kebaikan tersebut menjadi semakin bermakna karena dilakukan pada waktu yang penuh keberkahan. Mendapatkan Pahala yang Berlipat Setiap sedekah yang diberikan dengan ikhlas akan mendapatkan balasan dari Allah SWT. Terlebih lagi ketika sedekah tersebut diberikan kepada anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Sedekah bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga menjadi investasi pahala bagi pemberinya. Allah SWT berfirman bahwa setiap kebaikan akan dibalas dengan ganjaran yang berlipat ganda. Oleh karena itu, Muharram menjadi kesempatan emas untuk memperbanyak amal yang bermanfaat bagi sesama. Meneladani Akhlak Rasulullah ? Rasulullah ? sendiri adalah seorang yatim sejak kecil. Beliau sangat memahami perasaan dan kebutuhan anak yatim. Karena itu, beliau menganjurkan umatnya untuk memuliakan mereka. Dalam sebuah hadis, Rasulullah ? bersabda: "Aku dan orang yang menanggung anak yatim akan berada di surga seperti ini," sambil beliau merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya. Hadis ini menunjukkan betapa besar kemuliaan orang yang peduli terhadap kehidupan anak yatim. Membuka Pintu Keberkahan Rezeki Sedekah tidak akan mengurangi harta. Sebaliknya, sedekah menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam kehidupan. Ketika seseorang membantu anak yatim dengan tulus, ia sedang menanam kebaikan yang kelak akan berbuah keberkahan dalam berbagai bentuk. Banyak orang merasakan bahwa setelah gemar bersedekah, Allah SWT memberikan jalan keluar dari kesulitan, memperluas rezeki, dan menghadirkan kebahagiaan dalam keluarga. Menumbuhkan Kepedulian Sosial Memberikan santunan kepada anak yatim di bulan Muharram juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Masyarakat diajak untuk tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga memperhatikan mereka yang membutuhkan dukungan. Semangat berbagi ini akan mempererat persaudaraan dan menciptakan lingkungan yang lebih harmonis serta penuh kasih sayang. Penutup Muharram adalah bulan yang tepat untuk memulai tahun dengan amal terbaik. Bersedekah kepada anak yatim bukan hanya membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih baik, tetapi juga menjadi jalan meraih keberkahan, pahala, dan kedekatan dengan Allah SWT. Mari jadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk memperbanyak kepedulian dan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim. Sebab, senyum yang kita hadirkan untuk mereka dapat menjadi amal yang terus mengalir nilainya di sisi Allah SWT.
09/06/2026 | M Hilmi Zuhdi
Kurban Hari Ini, Kebahagiaan untuk Banyak Hati
Kurban Hari Ini, Kebahagiaan untuk Banyak Hati
Hari Raya Iduladha bukan sekadar tentang menyembelih hewan kurban. Lebih dari itu, kurban adalah simbol keikhlasan, ketaatan, dan kepedulian kepada sesama. Di tengah kehidupan yang semakin sibuk dan penuh tantangan, ibadah kurban mengajarkan kita untuk kembali membuka hati, berbagi, dan menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain. Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran besar tentang arti pengorbanan dan ketundukan kepada Allah SWT. Dengan penuh keikhlasan, Nabi Ibrahim menjalankan perintah Allah, dan dari situlah lahir makna kurban yang hingga hari ini terus dijalankan umat Islam di seluruh dunia. Allah SWT berfirman: “Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2) Kurban bukan hanya ibadah pribadi, tetapi juga ibadah sosial. Daging kurban yang dibagikan menjadi kebahagiaan bagi banyak orang, terutama mereka yang jarang menikmati makanan layak. Ada senyum anak-anak, rasa syukur keluarga sederhana, dan hangatnya kebersamaan yang hadir dari setiap potong daging kurban yang dibagikan. Di balik ibadah kurban, ada nilai empati yang tumbuh. Kita diajak untuk tidak hidup hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga peduli terhadap keadaan sekitar. Sebab sejatinya, harta yang kita miliki juga memiliki hak untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain mengalirkan darah (hewan kurban).” (HR. Tirmidzi) Hari ini, kurban bukan tentang siapa yang paling besar hewannya atau siapa yang paling banyak berkurban. Kurban adalah tentang ketulusan hati. Tentang niat untuk mendekat kepada Allah dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Mungkin bagi sebagian orang, berkurban adalah hal biasa. Namun bagi orang lain, daging kurban yang diterima setahun sekali bisa menjadi kebahagiaan yang sangat berarti. Dari situlah kita belajar bahwa kebahagiaan sejati hadir saat kita mampu berbagi. Mari jadikan momentum Iduladha sebagai kesempatan untuk memperkuat iman, memperluas kepedulian, dan menebar manfaat. Karena kurban hari ini, bukan hanya tentang ibadah, tetapi tentang menghadirkan kebahagiaan untuk banyak hati.
21/05/2026 | M Hilmi Zuhdi
Raihlah Ikhlas dan Takwa dari Ibadah Kurban
Raihlah Ikhlas dan Takwa dari Ibadah Kurban
Menyembelih Kurban adalah suatu ibadah yang mulia dan bentuk pendekatan diri pada Allah. Bahkan, seringkali ibadah Kurban digandengkan dengan ibadah shalat, sesuai dengan firman Allah dalam Surah Al-Kautsar ayat 2: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah.” Firman Allah dalam Surah Al-An’am ayat 162 juga menegaskan: “Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, nusuk-ku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam.” Di antara tafsiran an-nusuk adalah sembelihan, menurut pendapat Ibnu ‘Abbas, Sa’id bin Jubair, Mujahid, dan Ibnu Qutaibah. Az Zajaj menyatakan bahwa makna an-nusuk adalah segala sesuatu yang mendekatkan diri pada Allah, namun umumnya digunakan untuk sembelihan. Namun, yang perlu kita pahami adalah bahwa yang ingin dicapai dari ibadah kurban bukan hanya daging atau darahnya, tetapi keikhlasan dan ketakwaan. Firman Allah dalam Surah Al-Hajj ayat 37 menyatakan: “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” Allah tidaklah butuh pada segala sesuatu, dan Dialah yang pantas diagungkan. Yang Allah harapkan dari qurban adalah keikhlasan, ihtisab (selalu mengharap-harap pahala dari-Nya), dan niat yang sholih. Oleh karena itu, Allah berfirman, “Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapai ridho-Nya”. Inilah yang seharusnya menjadi motivasi ketika seseorang berqurban: ikhlas, bukan riya’ atau berbangga dengan harta yang dimiliki, dan bukan pula menjalankannya karena sudah menjadi rutinitas tahunan. Dalam konteks ini, penting bagi umat Islam untuk merenungkan makna yang lebih dalam dari ibadah kurban. Sembelihan yang dilakukan bukanlah sekadar tindakan mekanis, tetapi ekspresi dari pengabdian dan kesadaran akan keikhlasan kepada Allah Ta’ala. Bahkan, terkait dengan peribadatan dalam membelanjakan harta halal, memadukan praktik ber qurban dengan investasi yang sesuai syariah juga merupakan bentuk yang sangat bermakna dalam mencapai keberkahan finansial. Dengan memilih investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, kita tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap nilai-nilai Islam, tetapi juga mengelola keuangan dengan bijaksana dan bertanggung jawab. Dengan demikian, sembelihan kurban bukan hanya tentang pengorbanan hewan semata, tetapi juga tentang pengorbanan hati yang ikhlas kepada Allah dan penuh dengan ketakwaan. Melalui ibadah kurban yang dilakukan dengan keikhlasan dan niat yang tulus, serta pengelolaan keuangan yang berdasarkan prinsip-prinsip syariah, kita dapat meraih berkah dan keberkahan dalam hidup kita serta mendekatkan diri pada ridha Allah
08/04/2026 | M Hilmi Zuhdi

BAZNAS TV