WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS Kota Depok Salurkan Bantuan Usaha kepada 10 Kelompok pada Launching Kampung Gelari Pelangi di Pengasinan
BAZNAS Kota Depok Salurkan Bantuan Usaha kepada 10 Kelompok pada Launching Kampung Gelari Pelangi di Pengasinan
BAZNAS Kota Depok kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menyalurkan bantuan usaha kepada 10 kelompok usaha pada kegiatan Launching Kampung Gelari Pelangi yang diselenggarakan pada Rabu, 15 Juli 2026, di Kelurahan Pengasinan, Kota Depok. Program tersebut menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Kota Depok, TP PKK Kota Depok, dan BAZNAS Kota Depok dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat berbasis keluarga. Melalui bantuan usaha yang diberikan, diharapkan kelompok penerima manfaat mampu meningkatkan produktivitas usaha, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan. Dalam sambutannya, Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, mengapresiasi kolaborasi yang terus terjalin antara Pemerintah Kota Depok dan BAZNAS Kota Depok dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. "Pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami mengapresiasi BAZNAS Kota Depok yang terus mengoptimalkan dana zakat untuk mendukung usaha produktif masyarakat. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian para penerima manfaat," ujar Supian Suri. Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Depok, Cing Ikah, menyampaikan bahwa Kampung Gelari Pelangi merupakan program yang bertujuan menggerakkan potensi keluarga melalui kegiatan ekonomi produktif, sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. "Terima kasih kepada BAZNAS Kota Depok yang telah berkolaborasi bersama TP PKK dalam mendukung kelompok-kelompok usaha di Kampung Gelari Pelangi. Bantuan ini bukan sekadar modal usaha, tetapi juga menjadi motivasi agar masyarakat, khususnya para ibu, semakin percaya diri mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujar Cing Ikah. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menegaskan bahwa program pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu prioritas BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberikan manfaat yang berkelanjutan. "Zakat memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Melalui bantuan usaha kepada 10 kelompok ini, kami berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan keluarga, serta tumbuh menjadi masyarakat yang mandiri. Inilah wujud nyata zakat yang produktif dan berdampak," ungkap Dr. Endang Ahmad Yani. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Depok, TP PKK Kota Depok, dan BAZNAS Kota Depok, diharapkan program Kampung Gelari Pelangi dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. BAZNAS Kota Depok akan terus memperluas sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Depok.
16/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Launching Posyandu 6 SPM di Ratujaya, BAZNAS Kota Depok Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Anak-anak
Launching Posyandu 6 SPM di Ratujaya, BAZNAS Kota Depok Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Anak-anak
Depok, 15 Juli 2026 – BAZNAS Kota Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan alat sekolah kepada anak-anak pada kegiatan Launching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diselenggarakan di Posyandu Mawar RW 04, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Rabu (15/7). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Depok Dr. Supian Suri, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok Cing Ikah, jajaran perangkat daerah, kader Posyandu, serta masyarakat setempat. Pada kesempatan itu, BAZNAS Kota Depok menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah sebagai bentuk dukungan agar anak-anak dapat belajar dengan lebih semangat sekaligus meringankan beban keluarga penerima manfaat. Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus berkolaborasi dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, termasuk BAZNAS Kota Depok yang konsisten menjalankan program-program sosial. "Posyandu 6 SPM merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Depok dalam memberikan pelayanan yang semakin lengkap kepada masyarakat. Kehadiran BAZNAS Kota Depok melalui bantuan alat sekolah menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat mampu memberikan manfaat nyata, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk terus menempuh pendidikan," ujar Supian Suri. Ketua TP PKK Kota Depok, Cing Ikah, mengatakan bahwa Posyandu kini memiliki peran yang semakin luas, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. "Kami mengapresiasi kepedulian BAZNAS Kota Depok yang turut melengkapi semangat Launching Posyandu 6 SPM melalui pemberian bantuan alat sekolah. Semoga bantuan ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk semakin giat belajar dan menjadi generasi yang sehat, cerdas, serta berakhlak mulia," tuturnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menegaskan bahwa bantuan pendidikan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kota Depok melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Melalui bantuan alat sekolah ini, kami berharap anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan percaya diri. BAZNAS Kota Depok akan terus hadir melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, maupun dakwah," ungkapnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Depok. "Setiap amanah yang dititipkan oleh para muzaki kami kelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya," tambahnya. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota Depok dan TP PKK Kota Depok, BAZNAS Kota Depok berharap program-program sosial yang dijalankan dapat semakin memperkuat upaya mewujudkan masyarakat Depok yang sehat, cerdas, mandiri, dan sejahtera.
15/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Gebyar Muharram MUI Depok, BAZNAS Kota Depok Bantu Penuhi Kebutuhan Sekolah Anak Yatim
Gebyar Muharram MUI Depok, BAZNAS Kota Depok Bantu Penuhi Kebutuhan Sekolah Anak Yatim
Semangat berbagi di bulan Muharram kembali diwujudkan melalui kegiatan Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok. Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Depok turut berpartisipasi dengan menyalurkan bantuan alat tulis sekolah kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan mereka. Sabtu (11/07/26) Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Depok dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Wali Kota Depok Dr. H. Supian Suri, M.M menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara MUI Kota Depok dan BAZNAS Kota Depok dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di momentum Tahun Baru Islam. "Muharram adalah bulan yang mengajarkan kepedulian dan kasih sayang kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim. Saya mengapresiasi kolaborasi MUI Kota Depok dan BAZNAS Kota Depok yang terus menghadirkan program-program bermanfaat. Semoga bantuan perlengkapan sekolah ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih masa depan yang lebih baik." Ujcap Supain Suri Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., mengatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus utama penyaluran zakat melalui program Depok Cerdas. Menurutnya, bantuan alat tulis sekolah menjadi bentuk perhatian agar anak-anak yatim dapat mengikuti proses belajar dengan lebih optimal. "Kami meyakini bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak. Melalui bantuan alat tulis sekolah ini, BAZNAS Kota Depok ingin memastikan bahwa anak-anak yatim tetap memiliki semangat belajar tanpa terkendala kebutuhan perlengkapan sekolah. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Depok. Amanah yang diberikan terus kami salurkan kepada mereka yang membutuhkan." Ujar Endang Ahmad Yani Ketua MUI Kota Depok juga menyampaikan bahwa Gebyar Muharram bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial umat Islam terhadap anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. "Gebyar Muharram menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperbanyak kepedulian dan berbagi. Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Depok yang senantiasa hadir sebagai mitra strategis dalam berbagai program kemaslahatan umat. Semoga sinergi ini terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kota Depok, khususnya anak-anak yatim yang merupakan amanah bagi kita bersama." Ujar KH. Syihabuddin Ahmad Melalui kolaborasi ini, MUI Kota Depok dan BAZNAS Kota Depok berharap semangat Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi momentum refleksi, tetapi juga menjadi penggerak aksi nyata dalam memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Depok mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak program pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah yang dapat diwujudkan demi terbangunnya Kota Depok yang lebih sejahtera dan berdaya.
14/07/2026 | M Hilmi Zuhdi

Agenda Pimpinan

Dukung Pemberdayaan Ekonomi, Ketua BAZNAS Kota Depok Hadiri Launching Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan
Dukung Pemberdayaan Ekonomi, Ketua BAZNAS Kota Depok Hadiri Launching Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan
Depok – Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menghadiri kegiatan Launching Program Pemberdayaan Pekerja Rentan (PEKA) BPJS Ketenagakerjaan yang diselenggarakan pada Senin, 13 Juli 2026, di Aula Teratai Lantai 1, Balai Kota Depok. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dan berbagai mitra dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya para pekerja rentan. Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, S.E., M.M., Direktur BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, jajaran Pemerintah Kota Depok, BAZNAS Kota Depok, serta para pemangku kepentingan yang berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan. Program PEKA merupakan inisiatif BPJS Ketenagakerjaan yang mengintegrasikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan program pemberdayaan ekonomi. Melalui program ini, pekerja rentan diharapkan tidak hanya memperoleh perlindungan dari berbagai risiko kerja, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapasitas dan taraf hidup melalui penguatan ekonomi produktif. Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, S.E., M.M., mengapresiasi hadirnya Program PEKA sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Program PEKA merupakan langkah strategis yang menggabungkan perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi. Ketika pekerja rentan mendapatkan jaminan perlindungan sekaligus kesempatan untuk berkembang secara ekonomi, maka kesejahteraan masyarakat akan semakin kuat. Pemerintah Kota Depok mendukung penuh kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Depok yang semakin maju dan sejahtera," ujar Supian Suri. Sementara itu, Direktur BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat menyampaikan bahwa Program PEKA menjadi salah satu inovasi dalam memperluas manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat. "Melalui Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan bahwa pekerja rentan tidak hanya terlindungi dari risiko kerja, tetapi juga memperoleh peluang untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pemberdayaan ekonomi. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh mitra menjadi kunci keberhasilan program ini," ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menegaskan bahwa BAZNAS siap mendukung berbagai program yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. "BAZNAS Kota Depok percaya bahwa zakat memiliki peran besar dalam membangun kemandirian umat. Oleh karena itu, kami menyambut baik Program PEKA sebagai langkah kolaboratif yang tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja rentan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Sinergi seperti ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat," ungkap Dr. Endang Ahmad Yani. Selama ini, BAZNAS Kota Depok juga terus memperkuat kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui berbagai program perlindungan bagi pekerja rentan dan pelaku UMKM binaan. Kehadiran BAZNAS dalam Launching Program PEKA menjadi bentuk komitmen untuk terus bersinergi dalam menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi di Kota Depok.

13-07-2026 | M Hilmi Zuhdi

BAZNAS Kota Depok dan Dinas Kesehatan Perkuat Sinergi Program Kesehatan untuk Masyarakat
BAZNAS Kota Depok dan Dinas Kesehatan Perkuat Sinergi Program Kesehatan untuk Masyarakat
Depok – BAZNAS Kota Depok melakukan audiensi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Depok guna membahas optimalisasi sinergi program kesehatan bersama Pemerintah Kota Depok. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kota Depok pada Selasa, 23 Juni 2026. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Ibu Devi Mayori, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, Bidang Penghimpunan BAZNAS Kota Depok M. Hilmi Zuhdi dan Khoerunnisa, serta Bidang Program BAZNAS Kota Depok Rosita. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi dalam pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan pembiayaan kesehatan, alat bantu kesehatan, serta program-program peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “BAZNAS Kota Depok terus berupaya menghadirkan manfaat zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui sinergi dengan Dinas Kesehatan, kami berharap dana zakat dapat semakin optimal membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, sehingga tidak ada warga yang terkendala mendapatkan akses kesehatan karena keterbatasan ekonomi,” ujar Dr. Endang Ahmad Yani. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Mayori, menyampaikan apresiasi atas komitmen BAZNAS Kota Depok dalam mendukung program-program kesehatan pemerintah daerah. “Dana zakat memiliki peran yang sangat strategis sebagai instrumen sosial yang dapat melengkapi upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Kami menyambut baik kolaborasi ini agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran bagi warga Kota Depok,” kata Devi Mayori. Melalui pertemuan ini, BAZNAS Kota Depok dan Dinas Kesehatan Kota Depok berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dan menyusun langkah-langkah kolaboratif yang dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan kesehatan serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan dan perlindungan sosial di Kota Depok.

24-06-2026 | Admin

Ketua BAZNAS Depok Tekankan Peran Strategis Organisasi Masyarakat sebagai UPZ
Ketua BAZNAS Depok Tekankan Peran Strategis Organisasi Masyarakat sebagai UPZ
Depok — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menegaskan pentingnya peran organisasi masyarakat untuk menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam memperkuat pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terstruktur, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat. Pernyataan tersebut disampaikan saat Sosialisasi Pengelolaan ZIS bersama Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kota Depok dan BPJS Ketenagakerjaan, yang dilaksanakan pada Senin, 05 Januari 2026. Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., menyampaikan bahwa organisasi masyarakat, termasuk majelis taklim, memiliki kedekatan langsung dengan umat sehingga sangat potensial menjadi mitra strategis BAZNAS sebagai UPZ. “Organisasi masyarakat memiliki basis jamaah yang kuat dan kepercayaan publik yang tinggi. Dengan menjadi UPZ, organisasi masyarakat dapat berperan aktif dalam menghimpun dan menyalurkan ZIS secara terkoordinasi, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan syariat serta regulasi,” ujar Dr. Endang Ahmad Yani. Ia juga menambahkan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan organisasi masyarakat merupakan langkah penting untuk memperluas jangkauan layanan zakat serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi. Sementara itu, Ketua BKMM Kota Depok, Ummi Hj. Elis Nendah Mardiah, menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kesiapan BKMM untuk terus bersinergi dengan BAZNAS Kota Depok dalam penguatan pengelolaan ZIS di tingkat majelis taklim. “Majelis taklim tidak hanya menjadi ruang dakwah dan pembinaan umat, tetapi juga memiliki peran sosial yang besar. Dengan menjadi UPZ, majelis taklim dapat berkontribusi lebih nyata dalam pengelolaan ZIS yang amanah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tutur Ummi Hj. Elis Nendah Mardiah. Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Kota Depok berharap semakin banyak organisasi masyarakat di Kota Depok yang berperan aktif sebagai UPZ, sehingga pengelolaan ZIS semakin optimal dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.

06-01-2026 | M Hilmi Zuhdi

Berita Pendistribusian

Pemkot & Baznas Depok Santuni 630 Anak Yatim
Pemkot & Baznas Depok Santuni 630 Anak Yatim
Badan Amil Zakat (BAZNAS) & Pemerintah Kota (PEMKOT) Depok menggelar kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, yang dirangkai dengan pemberian santunan anak yatim se-Kota Depok di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok, Selasa (15/07/2025). Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperingati tahun baru Islam, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam. Selain itu untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan para pemangku kepentingan serta masyarakat luas. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Depok Dr Supian Suri, Ketua BAZNAS Kota Depok Dr Endang Ahmad yani, Ketua MUI Kota Depok KH. Syihabuddin Ahmad, ASN dilingkungan pemerintah kota serta para tamu undangan lainnya. “Melalui kegiatan dengan tema semangat hijrah dalam mewujudkan Depok Maju ini, kita ingin menanamkan semangat dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai komitmen mewujudkan Kota Depok Maju,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Depok, Mangnguluang Mansur. Pemkot Depok, bekerja sama dengan Baznas Kota Depok, memberikan santunan kepada 630 anak yatim yang tersebar di 11 kecamatan. Selain uang santunan, anak yatim juga menerima paket perlengkapan sekolah, dengan total nominal mencapai Rp 142 juta. Ketua BAZNAS Depok Dr Endang Ahmad Yani menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan BAZNAS Depok menjadi satu keharusan, “BAZNAS sebagai Lembaga pemerintah non struktur sudah semestinya terus bersinergi dengan pemerintah kota agar cita-cita mensejahterakan Masyarakat bisa terwujud secara maksimal” ucap Endang Ahmad yani
16/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Berikan Bantuan Biaya PengobatanBerkelainan Khusus
BAZNAS Depok Berikan Bantuan Biaya PengobatanBerkelainan Khusus
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok Bersama Direktur Utama RS GPI menyerahkan bantuan biaya pengobatan untuk bayi ibu Nurhayati yang Bernama Nawal Alya Syakira yang berumur 5 bulan 27 hari yang diagnose mengalami kelainan kerongkongan (atresia esofagus). Bantuan yang diberikan pada Jum’at (11/07/25) itu, berupa uang tunai sebesar Rp 1.500.000 untuk kebutuhan pengobatan Nawal Alya Syakira. Nawal Alya Syakira didiagnosa mengalami penyakit atresia esofagus yaitu kelainan bawaan lahir di mana saluran esofagus (kerongkongan) tidak terbentuk dengan sempurna, sehingga tidak terhubung dengan lambung. Akibatnya, makanan dan cairan tidak bisa mencapai lambung, dan bayi mungkin juga mengalami kesulitan bernapas. Sehari-hari ibu Nurhayati bekerja sebagai ibu rumah tanggdan dan suaminya bekerja sebagai driver ojek online. Hasil dari pekerjaannya hanya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga sehingga tidak memiliki biaya pengobatan. “Saya berterima kasih kepada Baznas Kota Depok yang telah membantu Nawal agar bisa terus berobat, doakan nawal agar Kembali sehat dan bisa menjadi anak yang tumbuh sebagaimana mestinya, Rabu (02/07/25). Sementara itu, Ketua BAZNAS Depok, Dr. Endang Ahmad Yani mengatakan, melalui program Depok Sehat, pihaknya akan terus membantu masyarakat duafa. Imbuhnya, hadirnya Baznas harus bisa menyelesaikan permasalahan di masyarakat, khususnya pada bidang kesehatan. “Melalui dana-dana yang terhimpun di BAZNAS Depok, kami akan salurkan dana tersebut kepada masyarakat duafa yang membutuhkan melalui 5 pilar program. Salah satunya adalah Depok Sehat, agar bisa menyelesaikan permasalahan kesehatan di Kota Depok,” ujarnya. Direktur Utama RS GPI, dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua yang turut menyerahkan bantuan tersebut merasa terharu oleh perjuangan Ibu Nurkhayati yang terus berjuang demi anaknya “Saya merasa terharu dan bangga atas perjuangan yang terus diupayakan oleh orangtua Nawal, ditengah keterbatasan BAZNAS Depok hadir memberikan solusi agar Nawal bisa menjalani pengobatan yang maksimal” Ucap dr. Kukun Masykur Peneyrahan bantuan tersebut dilakanakan pada acara Gethering BAZNAS Depok juga dilakukan di RS GPI, yang turut dihadiri oleh Hj Imas Masiti (TP PKK Kota Depok), Dr. Endang Ahmad Yani. S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua (Direktur Utama RS GPI), Firsa (Ketua Yayasan Permata Hisyam Rahman) serta Para Muzaki dan Mustahik BAZNAS Depok
11/07/2025 | M Hilmi Zuhdi

Artikel Terbaru

BAZNAS Depok: Jembatan Amanah antara Muzaki dan Mustahik
BAZNAS Depok: Jembatan Amanah antara Muzaki dan Mustahik
Dalam ajaran Islam, zakat bukan sekadar kewajiban yang harus ditunaikan, tetapi juga menjadi sarana untuk menghadirkan keadilan sosial dan mempererat ukhuwah di tengah masyarakat. Di balik setiap zakat yang ditunaikan oleh seorang muzaki, terdapat harapan baru bagi mustahik untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Di sinilah peran BAZNAS hadir sebagai jembatan amanah antara muzaki dan mustahik. Menyatukan Kepedulian dan Kebutuhan Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menyalurkan zakat secara langsung kepada penerima manfaat yang tepat. Di sisi lain, masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan namun belum terjangkau oleh para dermawan. BAZNAS hadir untuk menjembatani kedua pihak tersebut. Amanah yang dititipkan oleh para muzaki dikelola secara profesional dan disalurkan kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan syariat Islam sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an: "Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, amil zakat, para mualaf, untuk memerdekakan hamba sahaya, orang yang berutang, untuk jalan Allah, dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan." (QS. At-Taubah: 60) Ayat ini menegaskan bahwa zakat memiliki aturan dan sasaran yang jelas sehingga membutuhkan pengelolaan yang amanah dan bertanggung jawab. Amanah dalam Mengelola, Profesional dalam Menyalurkan Sebagai lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, BAZNAS menjalankan pengelolaan zakat dengan prinsip: Amanah, menjaga kepercayaan yang diberikan oleh para muzaki. Profesional, melalui sistem pengelolaan yang terukur dan terencana. Transparan, dengan laporan dan pertanggungjawaban yang dapat diakses masyarakat. Tepat Sasaran, memastikan bantuan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam pengelolaan zakat. Oleh karena itu, setiap rupiah yang dititipkan tidak hanya dicatat dan diawasi, tetapi juga diupayakan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat. Dari Bantuan Menjadi Pemberdayaan Peran BAZNAS tidak berhenti pada penyaluran bantuan konsumtif semata. Lebih dari itu, zakat diarahkan menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih mandiri. Melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan kemanusiaan, mustahik didorong untuk bangkit dan meningkatkan kualitas hidupnya. Harapannya, mustahik hari ini dapat menjadi muzaki di masa depan. Inilah esensi zakat yang sesungguhnya: bukan hanya membantu seseorang bertahan hari ini, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. BAZNAS Kota Depok: Menghadirkan Manfaat untuk Masyarakat Di Kota Depok, BAZNAS Kota Depok menjalankan amanah masyarakat melalui berbagai program unggulan seperti: Depok Cerdas, mendukung pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan. Depok Sehat, membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak. Depok Peduli, memberikan bantuan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Depok Taqwa, mendukung kegiatan dakwah dan syiar Islam. Depok Sejahtera, memberdayakan pelaku usaha mikro melalui bantuan modal usaha dan pendampingan. Melalui program-program tersebut, zakat tidak hanya menjadi ibadah individual, tetapi juga menjadi kekuatan kolektif untuk membangun kesejahteraan masyarakat. Membangun Kepercayaan, Menebarkan Kebermanfaatan Rasulullah ? bersabda: "Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah." (HR. Bukhari dan Muslim) Hadis ini mengajarkan kemuliaan berbagi dan pentingnya membantu sesama. Ketika muzaki mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS, maka kepercayaan tersebut berubah menjadi pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan, layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, modal usaha bagi pelaku UMKM, hingga bantuan kemanusiaan bagi mereka yang tertimpa musibah. Setiap zakat yang ditunaikan membawa harapan baru bagi penerima manfaat dan menjadi investasi kebaikan yang pahalanya terus mengalir. BAZNAS, Penghubung Kebaikan untuk Umat BAZNAS bukan sekadar lembaga pengelola zakat, tetapi merupakan jembatan amanah yang menghubungkan kepedulian para muzaki dengan kebutuhan para mustahik. Ketika zakat dikelola secara profesional dan disalurkan secara tepat sasaran, maka zakat tidak hanya membersihkan harta dan menyucikan jiwa, tetapi juga menjadi kekuatan untuk mengurangi kemiskinan, mempersempit kesenjangan sosial, dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Depok agar setiap amanah yang dititipkan dapat menjadi keberkahan bagi pemberi dan harapan bagi penerima. BAZNAS: Jembatan Amanah antara Muzaki dan Mustahik.
09/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Mengapa Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAS Kota Depok Lebih Tepat? Pilihan Amanah untuk Zakat Depok yang Berdampak
Mengapa Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAS Kota Depok Lebih Tepat? Pilihan Amanah untuk Zakat Depok yang Berdampak
Menunaikan zakat bukan sekadar menggugurkan kewajiban sebagai seorang muslim, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap sesama. Di tengah perkembangan teknologi dan semakin banyaknya pilihan lembaga penyalur zakat, penting bagi setiap muzaki untuk memastikan bahwa zakat yang ditunaikan dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran. Bagi masyarakat Kota Depok, BAZNAS Kota Depok menjadi pilihan yang tepat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. Sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kota Depok berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. 1. BAZNAS Kota Depok adalah Lembaga Resmi dan Terpercaya Kepercayaan merupakan fondasi utama dalam pengelolaan zakat. BAZNAS Kota Depok mengelola dana zakat masyarakat berdasarkan prinsip syariat Islam dengan sistem yang profesional, transparan, dan akuntabel. Setiap dana yang dititipkan oleh para muzaki tidak hanya dicatat dan dilaporkan secara berkala, tetapi juga disalurkan kepada penerima manfaat sesuai dengan ketentuan syariat. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, amil zakat, para mualaf, untuk memerdekakan hamba sahaya, orang yang berutang, untuk jalan Allah, dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan..." (QS. At-Taubah: 60) Ayat tersebut menjadi pedoman bahwa zakat harus dikelola secara tepat agar benar-benar sampai kepada delapan golongan penerima (asnaf). 2. Zakat Anda Tepat Sasaran dan Memberikan Dampak Nyata Ketika Anda menunaikan zakat Depok melalui BAZNAS Kota Depok, zakat yang diberikan akan disalurkan melalui proses pendataan dan verifikasi yang cermat sehingga bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Lebih dari sekadar bantuan konsumtif, zakat juga diwujudkan dalam program pemberdayaan yang membantu mustahik meningkatkan kualitas hidupnya hingga mampu mandiri secara ekonomi. Inilah makna zakat yang sesungguhnya: menghadirkan harapan, mengurangi kesenjangan, dan membangun kesejahteraan bersama. 3. Mendukung Lima Program Unggulan BAZNAS Kota Depok Dana zakat yang Anda tunaikan akan memberikan manfaat melalui berbagai program unggulan, antara lain: Depok Cerdas, mendukung pendidikan melalui beasiswa dan bantuan perlengkapan sekolah. Depok Sehat, membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak. Depok Peduli, memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana, keluarga prasejahtera, dan masyarakat yang membutuhkan. Depok Taqwa, memperkuat syiar Islam serta mendukung kegiatan dakwah dan keagamaan. Depok Sejahtera, memberdayakan pelaku usaha mikro melalui bantuan modal usaha, pelatihan, dan pendampingan. Dengan demikian, zakat yang Anda tunaikan tidak hanya menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi juga menjadi investasi sosial yang membawa perubahan jangka panjang. 4. Bayar Zakat Online Lebih Mudah, Aman, dan Praktis Kini menunaikan zakat tidak lagi terbatas oleh waktu maupun tempat. Melalui layanan bayar zakat online, masyarakat dapat menunaikan zakat kapan saja dengan proses yang cepat, aman, dan nyaman. Kemudahan ini menjadi bentuk komitmen BAZNAS Kota Depok dalam menghadirkan layanan zakat yang modern tanpa mengurangi nilai ibadah dan amanah dalam pengelolaannya. Dengan beberapa langkah sederhana, zakat Anda dapat segera diterima dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. 5. Setiap Zakat Menjadi Ikhtiar Membangun Kota Depok yang Lebih Berdaya Rasulullah ? bersabda: "Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah." (HR. Bukhari dan Muslim) Hadis ini mengajarkan bahwa memberi adalah kemuliaan. Ketika masyarakat mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS Kota Depok, manfaatnya akan dirasakan lebih luas karena dikelola secara kolektif untuk menjawab berbagai persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kemanusiaan di Kota Depok. Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Depok, semakin besar pula dampak yang dapat diwujudkan bagi kesejahteraan umat. Tunaikan Zakat Anda Bersama BAZNAS Kota Depok Zakat adalah ibadah yang membersihkan harta sekaligus menyucikan jiwa. Allah SWT berfirman: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka." (QS. At-Taubah: 103) Jangan tunda kebaikan. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Depok agar setiap rupiah yang Anda amanahkan menjadi jalan keberkahan, membantu sesama, dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. BAZNAS Kota Depok mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai gaya hidup kepedulian. Bersama, kita dapat membangun Kota Depok yang lebih sejahtera, berdaya, dan penuh keberkahan.
08/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Menebar Kebaikan di Hari Jumat: BAZNAS Kota Depok, Jembatan Amanah untuk Berbagi
Menebar Kebaikan di Hari Jumat: BAZNAS Kota Depok, Jembatan Amanah untuk Berbagi
Hari Jumat merupakan hari yang istimewa dalam Islam. Selain menjadi hari terbaik dalam sepekan, Jumat juga menjadi momentum bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat ibadah, dan menebarkan kebaikan kepada sesama. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah bersedekah, karena setiap harta yang dikeluarkan di jalan Allah akan menjadi investasi pahala yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi kehidupan. Allah SWT berfirman: "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada setiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261) Ayat tersebut mengingatkan bahwa setiap rupiah yang diinfakkan dengan ikhlas tidak akan pernah berkurang nilainya di sisi Allah. Sebaliknya, Allah menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi hamba-Nya yang gemar berbagi. Keutamaan sedekah pada hari Jumat juga dijelaskan oleh ulama besar, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, yang mengatakan: "Sedekah pada hari Jumat dibandingkan dengan hari-hari lainnya seperti sedekah pada bulan Ramadan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya." Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa hari Jumat merupakan waktu yang sangat istimewa untuk memperbanyak amal kebaikan, terutama dengan membantu mereka yang membutuhkan. Namun, agar sedekah benar-benar memberikan manfaat yang luas dan tepat sasaran, diperlukan lembaga yang amanah, profesional, dan terpercaya dalam mengelolanya. Di sinilah BAZNAS Kota Depok hadir sebagai jembatan kebaikan antara para muzaki dengan masyarakat yang membutuhkan. Sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kota Depok mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara transparan, akuntabel, dan profesional. Dana yang dihimpun disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Penyaluran tersebut diwujudkan melalui lima pilar program, yaitu Depok Sehat, Depok Cerdas, Depok Peduli, Depok Makmur, dan Depok Taqwa. Melalui program-program tersebut, BAZNAS Kota Depok membantu masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, bantuan kemanusiaan, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan. Dengan demikian, setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan menjadi bagian dari upaya membangun kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Hari Jumat menjadi momentum terbaik untuk menguatkan kepedulian sosial. Ketika seseorang berbagi, bukan hanya penerima yang merasakan manfaatnya, tetapi juga pemberi yang memperoleh ketenangan hati, keberkahan rezeki, serta pahala yang terus mengalir. Semangat berbagi inilah yang menjadi fondasi terciptanya masyarakat yang saling peduli dan saling menguatkan. Mari jadikan setiap Jumat sebagai langkah nyata untuk menebarkan kebaikan. Salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Depok agar setiap amanah yang dititipkan dapat dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Bersama BAZNAS Kota Depok, setiap kebaikan yang kita berikan akan menjadi harapan bagi sesama, menghadirkan senyum bagi yang membutuhkan, serta menjadi jalan menuju keberkahan dunia dan akhirat. "Berbagi bukanlah tentang seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa besar kepedulian yang kita tanamkan. Melalui BAZNAS Kota Depok, setiap kebaikan menjadi lebih bermakna, tepat sasaran, dan membawa manfaat bagi umat."
03/07/2026 | M Hilmi Zuhdi

BAZNAS TV