Berita Terbaru
BAZNAS Kota Depok Salurkan Rp315 Juta untuk Program Kesejahteraan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyalurkan dana sebesar Rp315 juta untuk mendukung program kesejahteraan masyarakat di Kota Depok. Dana tersebut diperuntukkan bagi seluruh kelurahan, di mana masing-masing kelurahan menerima bantuan sebesar Rp5 juta. Senin, (19/01/26)
Penyerahan dana dilakukan secara simbolis pada Senin, 19 Januari 2026, bertepatan dengan apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, bertempat di Balai Kota Depok.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS Kota Depok yang terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengapresiasi BAZNAS Kota Depok yang secara konsisten menyalurkan dana ZIS untuk program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelurahan untuk mendukung kesejahteraan warga,” ujar Chandra Rahmansyah.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menegaskan bahwa penyaluran dana ini merupakan wujud amanah dari masyarakat yang telah mempercayakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah kepada BAZNAS.
“Dana sebesar Rp315 juta ini merupakan hasil penghimpunan ZIS dari masyarakat Kota Depok yang kami salurkan kembali untuk mendukung kegiatan kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga,” tutur Dr. Endang Ahmad Yani.
Melalui program ini, BAZNAS Kota Depok terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok dalam mendorong pemerataan kesejahteraan, memperluas manfaat zakat, serta memastikan bantuan sosial tepat sasaran hingga ke tingkat kelurahan.
BERITA20/01/2026 | M Hilmi Zuhdi
Wujudkan Pemerataan Layanan Kesehatan, BAZNAS Depok Gandeng RS Citra Ar Rafiq Cimanggis
Depok — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan RS Citra Ar Rafiq Cimanggis dalam pengembangan ekosistem layanan kesehatan berbasis Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Dalam kegiatan yang dihadiri jajaran manajemen RS Citra Ar Rafiq Cimanggis, BAZNAS Depok memaparkan konsep ekosistem layanan kesehatan berbasis ZIS sebagai upaya menghadirkan akses layanan kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan tepat sasaran bagi masyarakat kurang mampu.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendukung sektor kesehatan, khususnya bagi mustahik yang memiliki keterbatasan akses layanan medis.
“BAZNAS Depok mendorong terbangunnya ekosistem layanan kesehatan berbasis ZIS yang terintegrasi dengan fasilitas kesehatan. Kolaborasi dengan RS Citra Ar Rafiq menjadi langkah nyata agar dana zakat dapat dimanfaatkan secara produktif dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Dr. Endang Ahmad Yani.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Depok juga mengajak RS Citra Ar Rafiq Cimanggis untuk menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Depok, sebagai bagian dari sinergi kelembagaan dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan ZIS di lingkungan rumah sakit.
Direktur Umum RS Citra Ar Rafiq Cimanggis, dr. Rizky Viyana Sari Lubis, MARS, menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut dan menilai kerja sama dengan BAZNAS Depok sejalan dengan komitmen rumah sakit dalam memberikan layanan kesehatan yang berorientasi pada nilai kemanusiaan.
“Kami menyambut baik paparan konsep ekosistem layanan kesehatan berbasis ZIS dari BAZNAS Depok. Ini merupakan peluang kolaborasi yang sangat positif untuk memperluas manfaat layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap dr. Rizky Viyana Sari Lubis.
Melalui sinergi ini, BAZNAS Depok berharap dapat memperkuat peran zakat dalam mendukung sektor kesehatan sekaligus mendorong partisipasi aktif lembaga layanan kesehatan dalam membangun sistem kesejahteraan sosial yang berkeadilan di Kota Depok.
BERITA20/01/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Distribusikan 186.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan air bersih hingga 186.000 liter bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, sebagai respons cepat atas krisis kebutuhan dasar yang muncul pascabencana.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan M.A., mengatakan, penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas BAZNAS dalam penanganan situasi tanggap darurat bencana.
“Dalam kondisi darurat, akses terhadap air bersih sering terputus, padahal air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar untuk menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup para penyintas,” kata Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Ia menambahkan, ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian masyarakat terdampak bencana.
“BAZNAS memandang pemenuhan air bersih sebagai bagian dari upaya melindungi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, intervensi ini kami lakukan secepat mungkin sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Saidah.
Selain menyalurkan bantuan air bersih, Saidah menyampaikan, BAZNAS RI juga melakukan pipanisasi air bersih di Dusun 3 Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinang Sore, Kabupaten Tapanuli Tengah. "Upaya ini dilakukan untuk memulihkan akses air bersih masyarakat secara lebih berkelanjutan," jelas Saidah.
"Tidak hanya itu, kami (BAZNAS) turut melakukan perbaikan sumur bor dan mesin air di tiga kecamatan di wilayah Tapanuli Tengah untuk mengoptimalkan kembali sumber air yang sebelumnya tidak dapat dimanfaatkan akibat kerusakan," tambahnya.
Saidah berharap, perbaikan sarana air bersih ini dapat dimanfaatkan tidak hanya dalam masa tanggap darurat, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Lebih lanjut, Saidah menegaskan, seluruh bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzaki yang dikelola BAZNAS RI dan disalurkan secara tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan.
Ia menambahkan, BAZNAS RI akan terus memantau kebutuhan lanjutan masyarakat di wilayah terdampak sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam mendampingi warga sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan pascabencana.
“BAZNAS ada untuk Sumatra. Melalui dukungan para muzaki serta sinergi dengan berbagai pihak, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih hingga proses pemulihan pascabencana,” tegas Saidah.
BERITA15/01/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Salurkan 13.000 Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Bencana di Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan 13.000 paket logistik keluarga bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak 26 November hingga awal Januari 2026.
Dari total bantuan tersebut, sebanyak 6.488 paket logistik keluarga disalurkan di Provinsi Aceh, 4.000 paket di Provinsi Sumatra Utara, dan 3.500 paket di Provinsi Sumatra Barat.
“Paket logistik keluarga ini disalurkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. BAZNAS berupaya hadir dan mendampingi para penyintas bencana agar tetap memiliki ketahanan di tengah situasi yang sulit, dan tentunya angka ini juga masih terus bertambah menyesuaikan kebutuhan para pengungsi,” ujar Kiai Noor.
Selain paket logistik keluarga, BAZNAS juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan lainnya, di antaranya layanan dapur umum, layanan kesehatan, distribusi logistik pangan dan nonpangan, penyediaan air bersih, layanan dukungan psikososial, bantuan pendidikan, serta bantuan perlengkapan ibadah, sebagai bagian dari respons terpadu penanganan bencana di wilayah Sumatra.
Memasuki tahap pemulihan, Kiai Noor menyampaikan bahwa BAZNAS juga telah menyiapkan berbagai program bantuan recovery untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana. Program pemulihan tersebut difokuskan pada pemulihan kehidupan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat terdampak, agar aktivitas warga dapat kembali berjalan secara bertahap.
“Bantuan recovery menjadi bagian penting dari pendampingan jangka menengah dan panjang BAZNAS. Kami tidak hanya hadir pada saat darurat, tetapi juga berupaya memastikan masyarakat dapat pulih dan kembali mandiri setelah bencana,” kata Kiai Noor.
Kiai Noor menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra kemanusiaan, relawan, serta para muzaki yang telah mendukung dan mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan para muzaki atas kepercayaan dan dukungannya. Semoga kolaborasi dan kepedulian ini menjadi keberkahan serta memberikan manfaat nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ucap Kiai Noor.
Hingga 4 Januari 2026, BAZNAS telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan bagi 122.133 penerima manfaat di wilayah Sumatra.
BERITA07/01/2026 | M Hilmi Zuhdi
Perkuat Sinergi, BAZNAS Depok Adakan Sosialisasi Pengelolaan ZIS Bersama BKMM Kota Depok
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok terus memperkuat sinergi dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dengan menggelar Sosialisasi Pengelolaan ZIS kepada Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kota Depok, pada Senin, 05 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para pengurus majelis taklim se-Kota Depok dan dirangkaikan dengan pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 10 pengurus Majelis Taklim, sebagai bentuk perlindungan dan kepedulian terhadap para penggerak dakwah di tingkat masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Depok dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi dengan BKMM merupakan langkah strategis dalam memperluas literasi serta memperkuat tata kelola ZIS yang amanah, transparan, dan berdampak.
“Majelis taklim memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kesadaran umat tentang zakat, infak, dan sedekah. Melalui sinergi ini, kami berharap pengelolaan ZIS dapat semakin profesional dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Depok,” ujar Ketua BAZNAS Kota Depok.
Ketua BKMM Kota Depok, Ummi Hj. Elis Nendah Mardiah, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan BAZNAS Kota Depok. Menurutnya, kegiatan ini menjadi penguatan peran majelis taklim, baik dalam dakwah maupun pengelolaan sosial umat.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Sosialisasi pengelolaan ZIS sangat penting bagi pengurus majelis taklim agar mampu mengelola dana umat secara benar dan bertanggung jawab. Pemberian jaminan sosial ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap para pengurus majelis taklim yang selama ini berkhidmat untuk umat,” ungkap Ummi Hj. Elis Nendah Mardiah.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Novarina Azli, menyampaikan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting bagi seluruh pekerja, termasuk para pengurus majelis taklim yang menjalankan aktivitas sosial dan keagamaan.
“Pengurus majelis taklim juga memiliki risiko kerja dalam aktivitas sosialnya. Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, mereka mendapatkan perlindungan jaminan sosial sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan perlindungan bagi para pekerja sosial keagamaan,” jelas Novarina Azli.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Depok berharap sinergi bersama BKMM dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok dapat terus diperkuat, sehingga pengelolaan ZIS di Kota Depok semakin optimal, profesional, dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA06/01/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Bersama BPJS Ketenagakerjaan Berikan Jaminan Sosial kepada Pengurus Majelis Taklim di Kota Depok
Depok — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pengurus Majelis Taklim di Kota Depok, sebagai bentuk perlindungan dan kepedulian terhadap para penggerak dakwah dan sosial di tengah masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 05 Januari 2026, bertempat di Gedung BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok.
Pemberian jaminan sosial ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Depok dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memberikan perlindungan sosial yang berkelanjutan bagi para pegiat keagamaan.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., menyampaikan bahwa pengurus majelis taklim memiliki peran strategis dalam membangun nilai-nilai keislaman dan sosial di masyarakat, sehingga sudah sepatutnya mendapatkan perlindungan jaminan sosial.
“Pengurus majelis taklim adalah bagian penting dari penggerak umat. Melalui sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Kota Depok berupaya menghadirkan perlindungan jaminan sosial sebagai bentuk ikhtiar untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan para pejuang dakwah di Kota Depok,” ujar Dr. Endang Ahmad Yani.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Novarina Azli, menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga pekerja sektor informal dan sosial, termasuk pengurus majelis taklim.
“Pengurus majelis taklim memiliki aktivitas yang tidak lepas dari risiko kerja. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, mereka mendapatkan perlindungan berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Ini adalah wujud kehadiran negara dalam melindungi seluruh pekerja, termasuk mereka yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan,” jelas Novarina Azli.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kota Depok dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok berharap semakin banyak pengurus majelis taklim yang terlindungi jaminan sosial, sehingga mereka dapat menjalankan peran dakwah dan sosial dengan rasa aman serta lebih optimal dalam melayani umat.
BERITA06/01/2026 | M Hilmi Zuhdi
Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS, Paket Perlengkapan Belajar Disalurkan untuk Siswa Penyintas Banjir Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan paket perlengkapan belajar bagi siswa penyintas bencana banjir di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, sebagai bagian dari program Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, program tersebut merupakan ikhtiar BAZNAS untuk memastikan anak-anak tetap memperoleh akses pendidikan meskipun berada dalam situasi pascabencana.
“BAZNAS berkomitmen untuk memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan. Keterbatasan ekonomi akibat bencana tidak boleh menjadi penghalang bagi mereka untuk terus belajar,” ujar Kiai Noor dalam kegiatan penyaluran bantuan di Aceh, Senin (5/1/2026).
Kiai Noor menyampaikan, secara keseluruhan BAZNAS memberikan bantuan 20.000 paket perlengkapan siswa yang terdiri atas tas sekolah, sepatu, dan seragam, yang dibagikan kepada para siswa di tiga provinsi terdampak banjir di wilayah Sumatra, dan didistribusikan secara bertahap.
Selain bantuan pendidikan, BAZNAS juga menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah sebagai bagian dari dukungan pemulihan sosial dan keagamaan masyarakat. Bantuan tersebut meliputi 30.000 sarung dan mukena, 30.000 mushaf Al-Qur’an, serta karpet dan paket sound system masjid yang disalurkan di 500 titik di wilayah terdampak bencana.
“Wilayah Sumatra masih menjadi perhatian kami karena sejumlah daerah masih merasakan dampak banjir dan longsor yang berimbas langsung pada keberlangsungan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat,” kata Kiai Noor.
Ia menegaskan, BAZNAS akan terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga pada tahap pemulihan, termasuk memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan.
Kiai Noor juga berharap, “Semoga apa yang kita lakukan bersama ini dapat memberikan manfaat, menguatkan semangat anak-anak untuk terus belajar, serta menjadi keberkahan bagi para muzaki dan seluruh pihak yang terlibat.”
Turut hadir dalam kegiatan pendistribusian bantuan tersebut jajaran Pimpinan BAZNAS, antara lain Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di lokasi pendistribusian.
BERITA06/01/2026 | M Hilmi Zuhdi
Peluncuran UPZ Masjid Al Barkah Kampung Pulo Resmi Digelar
Kampung Pulo, Rangkapanjaya, Depok, 31 Desember 2025 – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al Barkah Kampung Pulo resmi diluncurkan pada akhir tahun 2025, memperkuat pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat masjid dan komunitas setempat. Acara yang digelar di masjid tersebut dihadiri tokoh masyarakat, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Abdul Muhsin, Ketua UPZ Masjid Al Barkah Dwi Karyadi S.H., serta Ketua ABZNAS Depok.?
Dukungan Penuh Pemimpin Lokal
Peluncuran UPZ ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jaringan pengumpulan ZIS secara aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, khususnya di wilayah Depok. Ketua ABZNAS Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, SE., MM., menyampaikan, “Peluncuran UPZ Masjid Al Barkah ini adalah langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ZIS di Kampung Pulo. Kami berkomitmen mendukung program ini agar manfaatnya dirasakan langsung oleh mustahik terdekat, membuka pintu rezeki berlipat di awal 2026.”?
Visi dan Harapan Ketua UPZ
Ketua UPZ Masjid Al Barkah, Dwi Karyadi S.H., menegaskan komitmen timnya dalam mengelola dana ZIS secara profesional. “Dengan dukungan DKM dan ABZNAS Depok, UPZ kami siap menjadi jembatan amanah antara muzakki dan mustahik. Mari bersama wujudkan kesejahteraan umat melalui zakat yang tepat sasaran,” ujar Dwi Karyadi.
BERITA31/12/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Salurkan Program Pencairan Sejahtera kepada 25 Penerima Manfaat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok kembali menyalurkan bantuan melalui Program Pencairan Sejahtera berupa modal usaha kepada 25 penerima manfaat. Kegiatan pencairan tersebut dilaksanakan pada Senin (29/12) sebagai bagian dari komitmen BAZNAS Depok dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang kemudian dikelola secara amanah untuk memberdayakan masyarakat.
“Program Pencairan Sejahtera ini kami harapkan dapat menjadi stimulus bagi para penerima manfaat agar mampu mengembangkan usahanya. Dana zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga harus mampu menggerakkan roda ekonomi keluarga mustahik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa para penerima manfaat dipilih melalui proses verifikasi agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, modal usaha tersebut akan digunakan untuk menambah bahan baku dan perlengkapan usaha kecil yang selama ini dijalankan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Insya Allah akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan usaha,” tuturnya.
BAZNAS Kota Depok berharap Program Pencairan Sejahtera dapat menjadi langkah awal bagi para mustahik untuk bangkit secara ekonomi, sehingga ke depan mereka tidak hanya menjadi penerima zakat, tetapi juga bertransformasi menjadi muzakki. Kolaborasi dengan berbagai pihak pun akan terus diperkuat agar penyaluran bantuan semakin luas, merata, dan tepat sasaran.
BERITA31/12/2025 | Mahmudah Widya Damayanti & Muzdalifah Arrobby
BAZNAS Depok dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama, Berikan Jaminan Sosial untuk 1.000 Pekerja Rentan
Depok, 29 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menjalin kerja sama strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan sosial bagi 1.000 pekerja rentan di wilayah Depok. Program ini menargetkan pekerja informal seperti buruh harian, ojek online, dan pedagang kecil yang selama ini kesulitan mengakses perlindungan sosial.
Kerja sama ini ditandai dengan dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Depok, yang difasilitasi melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat. BPJS Ketenagakerjaan akan menyediakan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT) secara gratis selama satu tahun pertama bagi peserta terpilih.
"Inisiatif ini sejalan dengan mandat BAZNAS untuk memberdayakan mustahik melalui program pemberdayaan ekonomi. Dengan dana ZIS yang terkumpul, kami berkomitmen melindungi 1.000 pekerja rentan dari risiko kecelakaan kerja dan masa depan yang lebih baik," ujar Dr. Endang Ahmad Yani, Ketua BAZNAS Kota Depok.
Novarina Azli, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok, menambahkan, "Kolaborasi ini memperluas cakupan jaminan sosial hingga ke pekerja informal yang jumlahnya mencapai puluhan ribu di Depok. Kami siap mendukung program ini agar pekerja rentan tidak lagi terpinggirkan dari hak dasar mereka."
Chandra Rahmansyah, Wakil Wali Kota Depok, turut menghadiri acara dan menyampaikan apresiasi. "Pemerintah Kota Depok mendukung penuh kerja sama ini sebagai wujud sinergi triple helix antara lembaga amal, BUMN, dan pemerintah daerah. Ini akan memperkuat ketahanan sosial masyarakat Depok di tengah tantangan ekonomi," katanya.
Program ini direncanakan mulai berlaku Januari 2026, dengan prioritas pendaftaran bagi pekerja di 11 kecamatan Depok.
BERITA29/12/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Salurkan Empat Kursi Roda untuk Warga Cisalak Pasar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyalurkan bantuan empat kursi roda kepada warga yang membutuhkan di Kelurahan Cisalak Pasar. Penyerahan dilakukan pada Selasa (26/11) di kantor Kelurahan Cisalak Pasar sebagai bentuk komitmen BAZNAS Depok dalam memperluas layanan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Depok yang kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhakan.
“Bantuan ini adalah amanah dari para muzakki. Kami ingin memastikan bahwa zakat tidak berhenti pada angka, tetapi hadir dalam bentuk kepedulian yang nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Pihak Kelurahan Cisalak Pasar mengapresiasi langkah cepat dan responsif BAZNAS Depok dalam memenuhi kebutuhan mobilitas warganya. Sekretaris Kelurahan Cisalak Pasar menambahkan, “Kami berterima kasih kepada BAZNAS Depok. Bantuan kursi roda ini sangat berarti bagi warga kami, terutama bagi mereka yang selama ini kesulitan untuk beraktivitas. Sinergi seperti ini penting untuk terus kita jaga,” ungkapnya.
BAZNAS Depok berharap kolaborasi dengan pemerintah kelurahan, stakeholder, dan masyarakat terus menguat sehingga penyaluran bantuan dapat semakin merata dan tepat sasaran.
BERITA27/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Gelar FGD: Kolaborasi Zakat untuk Pembangunan SDM Melalui Ekosistem Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Berbasis ZIS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Program Pembangunan SDM Masyarakat Melalui Ekosistem Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Berbasis ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah)” pada Rabu, 12 November 2025 di RSUD KiSA. Depok, (12/11/25)
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi strategis antara BAZNAS, Pemerintah Kota Depok, dan berbagai rumah sakit se-Kota Depok dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan manusia yang berkelanjutan.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari rumah sakit se-Kota Depok, unsur Pemerintah Kota Depok, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat. Para peserta berdiskusi mengenai strategi sinergi dan inovasi pengelolaan dana ZIS dalam membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat di tiga sektor prioritas: kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat harus ditempatkan sebagai motor penggerak pembangunan sosial yang nyata.
“BAZNAS Depok berkomitmen menjadikan ZIS bukan hanya sekadar ibadah ritual, tetapi juga sebagai kekuatan sosial ekonomi yang mampu membangun ekosistem SDM unggul. Melalui kolaborasi lintas sektor, kita ingin menghadirkan perubahan nyata di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat,” ujar Dr. Endang.
Sementara itu, Agung Sugiharti, S.Pd., M.Si, selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Depok, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Depok yang terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit di Kota Depok.
“Program pembangunan SDM melalui ekosistem berbasis ZIS ini merupakan langkah konkret yang sejalan dengan visi Pemerintah Kota Depok tentang kesejahteraan masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan FGD ini, BAZNAS Depok menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan SDM yang sehat, cerdas, dan produktif. Kolaborasi dengan rumah sakit, lembaga pendidikan, dan instansi pemerintah diharapkan menjadi pondasi kuat dalam membangun ekosistem ZIS yang inklusif dan berkeadilan di Kota Depok.
BERITA13/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Paparkan Konsep Jaminan Kesehatan Berbasis ZIS di Hadapan Direktur Rumah Sakit se-Kota Depok
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok memaparkan konsep Jaminan Kesehatan Berbasis Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit se-Kota Depok, bertempat di RSUD KiSA Depok. Depok, (12/11/25)
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Depok untuk memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan masyarakat melalui optimalisasi dana ZIS yang terarah, transparan, dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, BAZNAS Depok memperkenalkan model kolaborasi baru yang mengintegrasikan pengelolaan dana zakat dengan kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera. Program ini diharapkan mampu menjadi jaminan perlindungan kesehatan berbasis solidaritas sosial dan keadilan umat.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menjelaskan bahwa program jaminan kesehatan berbasis ZIS merupakan bentuk nyata peran zakat dalam mendukung sektor kesehatan publik.
“Selama ini, zakat sering dipahami hanya dalam konteks bantuan langsung. Padahal, ZIS memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi instrumen jaminan sosial. Melalui kolaborasi dengan rumah sakit, BAZNAS Depok berupaya memastikan masyarakat prasejahtera dapat mengakses layanan kesehatan yang layak dan bermartabat,” ujar Dr. Endang.
“Inilah wujud nyata zakat yang tidak hanya menolong, tetapi juga memberdayakan,” tambahnya.
Sementara itu, dr. Agus Gojali, Direktur RSUD KiSA Depok, memberikan testimoni positif terhadap kemitraan antara rumah sakit dan BAZNAS Depok dalam pelaksanaan program berbasis ZIS.
“Kami telah merasakan langsung manfaat sinergi dengan BAZNAS Depok, terutama dalam membantu pasien-pasien yang kesulitan biaya pengobatan. Program ini benar-benar menghadirkan keadilan sosial yang nyata di lapangan, dan kami berharap kerja sama ini terus diperluas ke seluruh rumah sakit di Kota Depok,” ungkap dr. Agus.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Depok menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan ekosistem kesehatan berbasis ZIS yang melibatkan seluruh rumah sakit, lembaga kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan sistem jaminan kesehatan alternatif yang inklusif, adil, dan sesuai dengan prinsip kesejahteraan umat.
BERITA13/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Berikan 100 Bantuan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan dan Pelaku UMKM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok memberikan bantuan 100 kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Depok, (12/11/25)
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pembangunan SDM Melalui Ekosistem Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Berbasis ZIS”, yang digelar di RSUD KiSA Depok.
Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Depok dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja yang belum memiliki akses terhadap jaminan ketenagakerjaan. Melalui dukungan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS berperan aktif melindungi para pekerja dari risiko sosial dan ekonomi yang dapat mengganggu keberlanjutan usaha serta kesejahteraan keluarga.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menyampaikan bahwa bantuan jaminan sosial ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan keadilan sosial melalui pengelolaan zakat yang produktif.
“Pekerja rentan dan pelaku UMKM adalah tulang punggung ekonomi lokal. Mereka berkontribusi besar terhadap perekonomian, namun seringkali belum terlindungi secara sosial. Melalui program ini, BAZNAS Depok ingin memastikan mereka mendapatkan perlindungan ketenagakerjaan yang layak dan berkelanjutan,” ujar Dr. Endang.
“Inilah bentuk nyata peran zakat dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus membangun SDM yang berdaya dan sejahtera,” tambahnya.
Program ini juga menjadi bagian dari implementasi konsep ekosistem ekonomi berbasis ZIS yang tengah dikembangkan oleh BAZNAS Depok, di mana zakat tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi menjadi fondasi pembangunan sosial dan perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui langkah ini, BAZNAS Depok berharap sinergi dengan berbagai pihak termasuk BPJS Ketenagakerjaan, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat dalam rangka mewujudkan Kota Depok yang lebih maju, berkeadilan, dan sejahtera.
BERITA13/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
Dorong Pemberdayaan UMKM Masjid, BAZNAS Depok Berikan Bantuan Modal Usaha Z-Chicken di 9 Masjid
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok terus memperkuat langkah nyata dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program berbasis masjid.
Dalam upaya tersebut, BAZNAS Depok memberikan bantuan modal usaha program Z-Chicken kepada 9 masjid di Kota Depok, yang secara simbolis diserahkan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pembangunan SDM Melalui Ekosistem Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Berbasis ZIS”, bertempat di RSUD KiSA. Rabu, (12/11/25)
Program Z-Chicken Masjid merupakan salah satu bentuk inovasi ekonomi berbasis Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dirancang BAZNAS Depok untuk menggerakkan roda ekonomi jamaah dan masyarakat sekitar masjid. Setiap masjid penerima bantuan akan mengelola usaha ini secara kolektif, dengan hasil yang dipergunakan untuk mendukung kegiatan sosial dan penguatan ekonomi umat di lingkungan masjid tersebut.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menegaskan bahwa masjid memiliki peran sentral bukan hanya dalam pembinaan spiritual, tetapi juga dalam pembangunan ekonomi masyarakat.
“Masjid adalah pusat peradaban umat. Dari masjid, kita bisa menumbuhkan kekuatan ekonomi yang berbasis keberkahan dan kebersamaan. Melalui program Z-Chicken ini, BAZNAS Depok ingin menjadikan masjid sebagai pilar pemberdayaan tempat di mana dakwah dan ekonomi berjalan beriringan,” ujar Dr. Endang.
“Zakat tidak boleh berhenti di tangan penerima, tetapi harus menjadi penggerak perubahan. Dengan menguatkan ekonomi berbasis masjid, kita menyiapkan umat yang berdaya, mandiri, dan berkemajuan,” tambahnya.
Program ini merupakan bagian dari ekosistem pembangunan ekonomi berbasis ZIS yang tengah dikembangkan oleh BAZNAS Depok, dengan fokus pada tiga sektor utama: kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian masyarakat sekaligus memperluas manfaat zakat sebagai instrumen pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Dengan inisiatif Z-Chicken Masjid, BAZNAS Depok berupaya memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pusat ilmu, dan pusat ekonomi umat, menjadikan masjid bukan hanya tempat berdoa, tetapi juga tempat bertumbuh bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA13/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Berikan Tali Kasih kepada 25 Keluarga Veteran di Momen Hari Pahlawan
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok memberikan tali kasih kepada 25 keluarga veteran sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Senin, (10/11/25)
Kegiatan yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Kalimulya, Cilodong, Kota Depok ini turut dihadiri oleh Wali Kota Depok Dr. Supian Suri. M.M, jajaran Forkopimda, serta Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M.
Dalam kegiatan tersebut, masing-masing keluarga veteran menerima tali kasih senilai Rp1.000.000, dengan total bantuan sebesar Rp25.000.000 yang bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah masyarakat Depok.
“Pahlawan adalah teladan nyata tentang keikhlasan dan pengorbanan. Hari ini kita berupaya meneladani semangat itu dengan berbagi kepada keluarga para pejuang bangsa. Semoga bantuan ini menjadi bentuk kecil dari rasa terima kasih kita semua,” ujar Supian Wali Kota Depok dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menegaskan bahwa pemberian tali kasih ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial BAZNAS yang berkelanjutan.
“Para veteran telah memberikan segalanya untuk negeri ini. Sudah selayaknya kita hadir untuk mereka. Melalui momentum Hari Pahlawan, kami ingin menegaskan kembali komitmen BAZNAS Depok untuk terus menyalurkan amanah umat bagi mereka yang berjasa dan membutuhkan,” tutur Dr. Endang Ahmad Yani.
Acara berlangsung khidmat dengan prosesi doa bersama, penyerahan simbolis bantuan, serta penghormatan kepada para pahlawan yang gugur di medan perjuangan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Depok berharap semangat kepahlawanan dapat terus hidup di tengah masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan nilai solidaritas, kepedulian, dan semangat berbagi untuk membangun Kota Depok yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
BERITA11/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Salurkan Bantuan Empat Program Utama di Bulan Oktober
BAZNAS Kota Depok menyalurkan bantuan dari empat program utama Depok Sejahtera, Depok Cerdas, Depok Peduli, dan Depok Sehat yang berlokasi di Aula Kecamatan Beji, Kota Depok. (Jum’at, 31/10/2025).
Melalui program Depok Sejahtera, BAZNAS menyalurkan bantuan usaha dengan nilai kurang lebih Rp98 juta untuk 78 mustahik. Bantuan ini diberikan untuk mendukung pengembangan usaha serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam memperluas manfaat dana zakat bagi masyarakat.
“Program ini kami lakukan untuk membantu masyarakat meningkatkan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan mereka. Semoga bantuan ini dapat menjadi dorongan awal bagi para penerima manfaat untuk terus berkembang,” ujar Dr. Endang.
Program Depok Peduli menyalurkan bantuan kurang lebih Rp26 juta kepada 36 mustahik, sebagai dukungan sosial bagi warga yang membutuhkan bantuan dalam kondisi tertentu.
Di bidang pendidikan, program Depok Cerdas menyalurkan sekitar Rp131 juta kepada 94 penerima manfaat. Bantuan ini diberikan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan bagi pelajar yang memerlukan dukungan biaya.
Sementara itu, program Depok Sehat memberikan bantuan sekitar Rp11 juta kepada 11 mustahik, yang meliputi pembayaran BPJS, biaya transportasi berobat, serta dukungan kebutuhan kesehatan lainnya.
Salah satu penerima bantuan usaha (Depok Sejahtera), Rohmawati, mengaku sangat terbantu melalui program Depok Sejahtera.
“Saya senang banget, saya berterima kasih kepada BAZNAS sudah membantu usaha saya,” ujarnya.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Depok untuk memperluas manfaat dana ZIS serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui program ekonomi, pendidikan, sosial, dan kesehatan.
BERITA10/11/2025 | Muzdalifah Arrobby & Mahmudah Widya Damayanti
BAZNAS Depok & PRM Pengasinan Gelar Cek Kesehatan Gratis di Momen Milad Muhammadiyah Ke-113
Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bersama Pengurus Ranting Muhammadiyah (PRM) Pengasinan menggelar kegiatan cek kesehatan gratis bagi warga, Minggu,(08/11/25).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Akmaliyah, Pengasinan, Sawangan, ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara lembaga dakwah dan lembaga zakat untuk menebar manfaat bagi masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PRM Pengasinan Wawan Sukmana, Ketua PCM Sawangan Khoirudin, Ketua PDM Kota Depok Ali Wartadinata, Ketua BAZNAS Kota Depok Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, serta perwakilan RSUD KiSA Ari Wibowo yang turut menjadi mitra pelayanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menyampaikan apresiasi atas sinergi ini sebagai wujud nyata kehadiran zakat untuk masyarakat.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan semangat kolaborasi yang luar biasa. Zakat bukan hanya berbagi materi, tapi juga menghadirkan keberkahan melalui layanan kesehatan dan kepedulian sosial. BAZNAS Depok berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menebar manfaat tanpa batas,” ujar Dr. Endang.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Depok, Ali Wartadinata, menegaskan bahwa semangat Milad Muhammadiyah harus menjadi dorongan untuk memperluas gerakan sosial yang berdampak langsung bagi umat.
“Muhammadiyah sejak awal berdiri telah menanamkan nilai amar ma’ruf nahi munkar dalam bentuk pelayanan umat. Melalui kolaborasi ini, kita ingin menghadirkan Islam yang membebaskan, mencerahkan, dan menyehatkan,” ungkapnya.
Sebagai tuan rumah, Ketua PRM Pengasinan, Wawan Sukmana, juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi dari warga.
“Kami bersyukur atas dukungan semua pihak, terutama BAZNAS Depok dan RSUD KiSA. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini bukti bahwa semangat Milad Muhammadiyah tak hanya dirayakan secara seremonial, tapi diwujudkan dalam aksi nyata yang menyehatkan dan membahagiakan umat,” ucap Wawan.
Kegiatan ini melayani berbagai pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta konsultasi medis umum. Puluhan warga hadir dan mendapatkan layanan kesehatan secara cuma-cuma dari tim medis RSUD KiSA.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat Milad Muhammadiyah menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar-lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Depok.
BERITA10/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Salurkan Bantuan Pokok untuk Mustahik
Dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada 25 orang mustahik di wilayah Kota Depok. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan 17 Oktober 2025 dengan total nilai bantuan mencapai kurang lebih Rp15 juta.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Kota Depok yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui distribusi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Paket bantuan kebutuhan pokok tersebut disalurkan secara langsung kepada para penerima manfaat yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh tim BAZNAS Kota Depok.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial lembaga dalam membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
“Bantuan kebutuhan pokok ini kami salurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Harapannya, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka dan menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Dr. Endang.
Beliau juga menambahkan bahwa BAZNAS Kota Depok akan terus memperkuat program pemberdayaan dan bantuan sosial agar manfaat dana umat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang berhak menerima.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Depok berharap dapat terus menjadi lembaga yang amanah, transparan, dan berdampak dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Depok.
BERITA30/10/2025 | Mahmudah Widya Damayanti & Muzdalifah Arrobby
BAZNAS dan DPD BKPRMI Depok Kolaborasi Gerakan Kebaikan Melalui Semarak Maulid Nabi
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bersama Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kota Depok menggelar kegiatan Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Gedung MUI Depok. Senin. (27/10/25)
Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi dalam menggerakkan kebaikan dan memberdayakan anak muda Kota Depok melalui berbagai ajang perlombaan bernuansa dakwah dan seni Islami.
Rangkaian kegiatan Semarak Maulid ini meliputi Lomba Pidato Dai Muda, Pembacaan Rawi Maulid, dan Festival Hadroh, yang diikuti oleh ratusan anak muda dari berbagai kecamatan di Kota Depok.
Ajang ini menjadi ruang ekspresi dan pembinaan bagi generasi muda agar mampu menyalurkan bakat, semangat dakwah, dan kecintaannya kepada Rasulullah SAW dengan cara yang kreatif dan positif.
Ketua DPD BKPRMI Kota Depok, Dr. Amsori Jayadih, M.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari gerakan membangun kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai dakwah, keislaman, dan kepedulian sosial.
“Melalui kolaborasi dengan BAZNAS, kami ingin menghidupkan semangat dakwah yang digerakkan oleh anak muda. Mereka bukan hanya peserta lomba, tapi calon pemimpin dan dai masa depan yang membawa semangat kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Dr. Amsori.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Depok untuk memperkuat peran pemuda dalam gerakan sosial dan dakwah berbasis masjid.
“BAZNAS Depok berkomitmen menjadikan zakat sebagai gerakan pemberdayaan. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan karakter pemuda yang cinta Rasulullah, berakhlak mulia, dan peduli pada sesama,” ujar Dr. Endang.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi langkah nyata membangun ekosistem dakwah yang sehat, kreatif, dan relevan dengan zaman.
“Kami percaya, dari kegiatan semacam ini akan lahir generasi dai muda dan pelaku seni Islami yang mampu menebar nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin di Kota Depok,” tambahnya.
Kegiatan Semarak Maulid Nabi ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga zakat dan organisasi pemuda Islam dalam memperkuat gerakan kebaikan, dakwah, dan pemberdayaan anak muda.
Melalui semangat kolaborasi ini, BAZNAS dan BKPRMI Depok berharap lahir generasi penerus yang tidak hanya cakap dalam berdakwah, tetapi juga aktif berkontribusi dalam membangun masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban.
BERITA29/10/2025 | M Hilmi Zuhdi

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
