Berita Terbaru
Bayar Zakat Penghasilan untuk Membantu Keluarga Prasejahtera
Zakat Anda Bisa Membantu Mustahik Bangkit dari Kemiskinan. Setiap rezeki yang kita terima terdapat hak orang lain yang membutuhkan. Dengan menunaikan zakat penghasilan, kita tidak hanya membersihkan harta dan menyempurnakan ibadah, tetapi juga menghadirkan jalan keluar nyata bagi keluarga prasejahtera untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.
Penyaluran zakat secara tepat sasaran mampu mengubah kehidupan para mustahik (penerima zakat) menjadi lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi.
Mengapa Zakat Penghasilan Penting Ditunaikan?
Zakat penghasilan atau zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari setiap pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan atau profesi yang tidak melanggar syariat. Membayar zakat penghasilan memiliki keutamaan yang sangat besar, baik dari sisi spiritual maupun sosial:
- Menyucikan Harta dan Jiwa: Zakat membersihkan harta dari hak orang lain serta membersihkan jiwa dari sifat kikir dan serakah.
- Kewajiban Syariah: Menunaikan zakat merupakan bentuk ketaatan atas perintah Allah SWT bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat nishab (batas minimum harta) dan haul.
- Solusi Efektif Pengentasan Kemiskinan: Pemanfaatan zakat untuk kemiskinan terbukti menjadi instrumen redistribusi ekonomi yang inklusif untuk memperkecil ketimpangan sosial.
Dampak Zakat bagi Keluarga Prasejahtera
Menyalurkan zakat bukan sekadar memberikan bantuan darurat, melainkan investasi sosial jangka panjang. Pengelolaan zakat untuk kemiskinan yang dikelola secara produktif memberikan dampak nyata bagi keluarga prasejahtera:
1. Pemenuhan Kebutuhan Dasar: Membantu keluarga miskin memenuhi kebutuhan pokok seperti pangan, kesehatan, dan tempat tinggal yang layak.
2. Akses Pendidikan Berkualitas: Memberikan beasiswa bagi anak-anak prasejahtera agar tetap dapat mengenyam pendidikan dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
3. Pemberdayaan Ekonomi Produktif: Memberikan modal usaha, pelatihan kerja, dan pendampingan bisnis mikro agar keluarga prasejahtera bisa bangkit dan mandiri secara finansial.
4. Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki: Dengan pendampingan yang tepat, penerima manfaat zakat bertahap bisa keluar dari status mustahik dan berpotensi menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan.
Menunaikan zakat penghasilan kini sangat mudah, cepat, dan aman melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok. Anda dapat melakukan pembayaran secara daring (online) dari mana saja
BERITA10/08/2026 | M Hilmi Zuhdi
Sinergi Kebaikan, BAZNAS Depok Sambangi Dinas PUPR untuk Wujudkan Kesejahteraan Berkelanjutan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi dan audiensi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok yang dilaksanakan pada Selasa, (04/08/26) di Ruang Sekretaris Dinas PUPR Kota Depok.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas PUPR Kota Depok, Bapak Budi Setiawan Kipson, S.STP, beserta jajaran, serta Wakil Ketua I BAZNAS Kota Depok, Dr. K.H. Encep Hidayat, M.A., didampingi jajaran BAZNAS Kota Depok. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Depok dalam menghadirkan berbagai program yang berdampak bagi masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, BAZNAS Kota Depok memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan melalui lima pilar pendistribusian zakat, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, serta dakwah dan advokasi. Selain itu, BAZNAS juga memperkenalkan program RW Ramah Zakat sebagai gerakan kolaboratif untuk membangun ekosistem zakat hingga tingkat lingkungan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Depok, Dr. K.H. Encep Hidayat, M.A., menegaskan bahwa kolaborasi dengan perangkat daerah menjadi salah satu strategi penting dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat demi kesejahteraan masyarakat.
"BAZNAS tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi dengan seluruh perangkat daerah menjadi kunci agar zakat dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat. Kami berharap sinergi bersama Dinas PUPR ini mampu melahirkan program-program yang tidak hanya membantu masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong terciptanya kesejahteraan yang berkelanjutan. Ketika pemerintah dan BAZNAS berjalan beriringan, maka ikhtiar menghadirkan keadilan sosial akan semakin kuat," ujar Dr. K.H. Encep Hidayat, M.A.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Depok senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun budaya gotong royong serta memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Kota Depok, Budi Setiawan Kipson, S.STP, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif BAZNAS Kota Depok yang aktif membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai perangkat daerah.
"Kami mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Depok yang terus menjalin sinergi dengan perangkat daerah. Program-program yang dijalankan BAZNAS telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang sehingga pembangunan di Kota Depok tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mampu memperkuat pembangunan sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menumbuhkan semangat gotong royong."
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan menjajaki berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Sinergi antara BAZNAS Kota Depok dan DPUPR Kota Depok diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pembangunan Kota Depok yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
BAZNAS Kota Depok meyakini bahwa zakat merupakan instrumen strategis dalam pembangunan sosial. Dengan dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat, pengelolaan zakat dapat semakin optimal dalam mengentaskan kemiskinan, memberdayakan ekonomi umat, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Melalui semangat "Sinergi Kebaikan", BAZNAS Kota Depok mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, sehingga manfaatnya dapat disalurkan secara amanah, profesional, dan tepat sasaran demi mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Depok.
BERITA06/08/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Ajak Umat Pererat Persatuan Melalui Gerakan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan nasional melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah.
Pesan kebangsaan ini mengemuka dalam gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026).
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam pesannya menegaskan bahwa zakat memiliki peran ganda yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Zakat bukan hanya sekadar kewajiban ibadah ritual, melainkan instrumen kebangsaan yang sangat ampuh untuk mempererat tali persaudaraan, merekatkan kebhinekaan, serta menyejahterakan umat secara adil dan merata,” tegasnya.
Sodik menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, dan gotong royong melalui gerakan zakat sebagai ikhtiar bersama mewujudkan kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., turut mengapresiasi pengelolaan zakat yang dilakukan oleh lembaga-lembaga filantropi di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan filantropi dan zakat nasional terus menunjukkan perkembangan positif.
“Bapak, Ibu sekalian, pengelolaan keuangan sosial keagamaan terus menunjukkan kinerja yang positif. Pada 2025, penghimpunan zakat nasional tumbuh 12 persen menjadi Rp44,6 triliun yang memberikan manfaat kepada 140 juta mustahik,” tuturnya.
"Bagi kami, seluruh capaian itu bukan garis akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara," ujarnya.
Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah ini digelar dalam rangka meneguhkan rasa syukur atas HUT ke-81 Republik Indonesia. Rangkaian acara diisi dengan salat magrib berjamaah, pembacaan selawat diiringi hadrah, zikir bersama, hingga doa untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Indonesia.
BERITA03/08/2026 | Admin
BAZNAS Raih Top Brand Award 2026 Kategori Lembaga Zakat dan Amal dengan Indeks Tertinggi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih nilai Top Brand Index tertinggi sebesar 43 persen sekaligus mempertahankan penghargaan Top Brand Award 2026 kategori zakat dan charity untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak 2022.
Penghargaan prestisius yang menegaskan posisi BAZNAS RI sebagai lembaga pengelola zakat tepercaya tersebut diserahkan langsung pada malam apresiasi di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, yang hadir menerima penghargaan tersebut menyampaikan bahwa capaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pimpinan, amil, hingga relawan BAZNAS di seluruh Indonesia.
"Tentu ini adalah berkah rahmat Allah atas ikhtiar, kerja keras, harapan dan doa seluruh amilin, amilat , para relawan, dan tentunya para pimpinan BAZNAS yang telah bahu-membahu melakukan ikhtiar nyata, menjadikan zakat berdampak bukan hanya di dunia saja, tetapi juga insya Allah berdampak di akhirat untuk para donaturnya," jelas Rizaludin usai acara penghargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Rizaludin memberikan apresiasi kepada para muzaki, donatur, dan munfik yang telah mengamanahkan dana kebajikan mereka untuk disalurkan secara berdampak kepada masyarakat yang membutuhkan melalui BAZNAS.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh mustahik yang terus berjuang meningkatkan taraf hidupnya, serta para mitra strategis yang konsisten berkolaborasi demi menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas.
"Jadi ini sebuah kebanggaan karena masyarakat Indonesia memilih BAZNAS sebagai Top Brand untuk menyalurkan zakat dan amalnya," tuturnya.
Sementara itu, CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D., memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS RI yang berhasil mempertahankan penghargaan Top Brand Award untuk kelima kalinya.
Capaian berkelanjutan tersebut dinilai membuktikan bahwa kanal crowdfunding milik BAZNAS sangat populer serta memiliki basis loyalitas publik yang amat besar.
"Harapan saya tentunya penghargaan ini terus memicu motivasi, inspirasi seluruh manajemen untuk kerja keras dan kerja cerdas untuk meningkatkan kualitas pelayanannya, sekaligus juga meningkatkan relasi dengan semua pelanggannya agar terus-menerus BAZNAS mampu mempertahankan Top Brand di masa-masa mendatang," ujar Handi Irawan D.
BERITA03/08/2026 | Admin
Kolaborasi BAZNAS-MUI Digital Tingkatkan Literasi Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat kolaborasi bersama Media Digital Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meningkatkan literasi zakat masyarakat di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Hal ini dibahas dalam Workshop Amplifikasi Literasi Keislaman Digital Era AI bertema “Penguatan Syiar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk Membangun Umat di Era Digital” yang diselenggarakan di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan kemitraan ini menjadi pijakan krusial untuk mentransformasi cara masyarakat memahami zakat di tengah melesatnya era inovasi digital dan kecerdasan buatan.
"Kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan Media Digital MUI ini sangat penting untuk memperkuat literasi zakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, kerja sama kedua lembaga ini berfokus pada tiga agenda utama, yakni peningkatan literasi zakat (Zakat Dipahami), publikasi program zakat (Zakat Dirasakan), dan mainstreaming isu aktual zakat (zakat dibucarakan).
Melalui sinergi ini, BAZNAS RI dan Media Digital MUI berkomitmen mengoptimalkan potensi zakat nasional sebagai instrumen utama dalam pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan umat.
"Sinergi ini kami harapkan mampu menghadirkan edukasi zakat yang jauh lebih luas, adaptif, serta mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat di era modern," katanya.
Agenda workshop ini diisi oleh beberapa pembicara, antara lain Ketua MUI Bidang Infokomdigi K.H. Masduki Baidlowi, M.Si., Wasekjen Bidang Infokomdigi Dr. H. Asrori S. Karni, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Bidang Riset Digital Ismail Fahmi, Ph.D., Wakil Ketua Komdigi MUI H. Muis Sobri, M.Kom., Sekretaris Komisi Infokomdigi H.M. Alvin Nur Choironi, M.A., serta Wakil Sekretaris Bidang Media Sosial Muhyiddin Hamis Setiawan, M.I.Kom.
BERITA03/08/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok dan Pemkot Depok Hadirkan Kebahagiaan Muharram Melalui 945 Paket Yatim
DEPOK – BAZNAS Kota Depok bersama Pemerintah Kota Depok menghadirkan kebahagiaan bagi ratusan anak yatim melalui penyaluran 945 Paket Yatim dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan Ngaji Hikam dan Peringatan Muharram Tingkat Kota Depok di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok, pada Jumat (24/07/2026).
Sebanyak 945 anak yatim menerima paket yang terdiri dari uang tunai senilai Rp150.000 serta perlengkapan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan dan kesejahteraan mereka. Program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Depok dan Pemerintah Kota Depok dalam menghadirkan keberkahan Muharram melalui aksi nyata berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, M.M., menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Depok beserta seluruh masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sehingga berbagai program sosial dapat terus dirasakan manfaatnya.
"Momentum Muharram mengajarkan kita untuk memperkuat kepedulian sosial. Kehadiran 945 paket yatim ini menjadi bukti bahwa kebersamaan antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Kota Depok. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ujar Supian Suri.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., mengatakan bahwa santunan Muharram merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk amanah dari para muzaki kepada masyarakat yang berhak menerima.
"Alhamdulillah, pada peringatan Muharram tahun ini BAZNAS Kota Depok dapat menyalurkan 945 paket yatim yang berisi bantuan tunai dan perlengkapan sekolah. Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan para penerima manfaat, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan serta semangat baru bagi anak-anak yatim dalam menyambut tahun hijriah. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Depok. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan dan melipatgandakan pahala atas setiap kebaikan yang diberikan."
Melalui kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kota Depok dan BAZNAS Kota Depok, diharapkan semangat berbagi pada bulan Muharram terus tumbuh di tengah masyarakat. Penyaluran santunan kepada anak yatim menjadi wujud nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah mampu menghadirkan manfaat yang luas sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di Kota Depok.
BERITA30/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Senyum Ibu Hayati, BAZNAS Depok Berikan Bantuan Biaya Rusunawa di Tapos
Depok – Senyum haru terpancar dari wajah Ibu Hayati saat menerima bantuan biaya sewa Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh jajaran BAZNAS Kota Depok di Rusunawa Tapos pada Senin (27/07/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Program bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Depok dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., mengatakan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS harus dapat memberikan manfaat nyata bagi mustahik.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Hayati dan keluarganya sehingga dapat tinggal dengan lebih tenang dan fokus menjalani kehidupan sehari-hari. Inilah wujud nyata amanah zakat yang disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya melalui BAZNAS Kota Depok. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda serta keberkahan dalam rezekinya," ujar Dr. Endang.
Sementara itu, Ibu Hayati mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi harapan di tengah kondisi ekonomi yang sedang dihadapi.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan dari BAZNAS Kota Depok. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga untuk membantu biaya Rusunawa. Terima kasih kepada BAZNAS dan seluruh para donatur yang telah peduli kepada kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu semua," ungkap Ibu Hayati dengan penuh haru.
Melalui program pendistribusian zakat yang tepat sasaran, BAZNAS Kota Depok terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kota Depok.
BAZNAS Kota Depok mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. Setiap amanah yang dititipkan menjadi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan Kota Depok yang lebih sejahtera.
BERITA29/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Bantu Warga Abadijaya dengan Biaya Kontrakan dan Sembako
Depok – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Program Depok Peduli. Pada Selasa (28/07/2026), BAZNAS Kota Depok menyalurkan bantuan berupa biaya kontrakan dan paket sembako kepada salah satu warga Kelurahan Abadijaya yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Bantuan yang diberikan senilai Rp1.500.000 tersebut terdiri atas bantuan biaya kontrakan serta kebutuhan pokok sebagai upaya meringankan beban penerima manfaat sekaligus memberikan rasa aman bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat sosial dan ekonomi.
"BAZNAS Kota Depok hadir untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzaki dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Bantuan biaya kontrakan dan sembako ini diharapkan mampu meringankan beban keluarga penerima manfaat serta menjadi penyemangat untuk bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih baik," ujar Dr. Endang Ahmad Yani.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Depok akan terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah agar manfaat zakat semakin luas dan tepat sasaran.
Sementara itu, penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Depok.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan dari BAZNAS Kota Depok. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama untuk membayar kontrakan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga Allah membalas kebaikan seluruh muzaki dan pengurus BAZNAS dengan keberkahan," ungkapnya.
Melalui program ini, BAZNAS Kota Depok berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Dukungan para muzaki yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS menjadi kekuatan dalam menghadirkan solusi nyata bagi warga yang membutuhkan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Depok.
BERITA29/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Kolaborasi BAZNAS Depok dan Dinas Koperasi Hadirkan Khitan Massal Gratis di Kelurahan Cipayung
Depok – BAZNAS Kota Depok bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok menggelar layanan Khitan Massal Gratis bagi 100 anak dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-79. Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Cipayung ini dihadiri oleh Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, M.M., serta diikuti ratusan peserta dan orang tua yang antusias memanfaatkan layanan kesehatan tersebut.
Program khitan massal ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS Kota Depok dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Didukung oleh tenaga medis profesional, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman.
Dalam sambutannya, Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, M.M., mengapresiasi sinergi yang terjalin antara BAZNAS Kota Depok dan Dinas Koperasi serta Usaha Mikro dalam menghadirkan program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Hari Koperasi bukan hanya menjadi momentum memperkuat ekonomi kerakyatan, tetapi juga memperkokoh semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Saya mengapresiasi kolaborasi BAZNAS Kota Depok bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro yang menghadirkan khitan massal gratis bagi 100 anak. Semoga program ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi inspirasi untuk terus menghadirkan pelayanan yang berpihak kepada warga," ujar Supian Suri.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Depok Sehat, yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah.
"Khitan massal ini merupakan salah satu ikhtiar BAZNAS Kota Depok untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui Program Depok Sehat. Kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dalam momentum Hari Koperasi ke-79 menunjukkan bahwa sinergi antar-lembaga mampu menghadirkan pelayanan yang lebih luas dan tepat sasaran. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, serta para mitra yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Depok sehingga program-program kemaslahatan seperti ini dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Dr. Endang Ahmad Yani.
Selain memberikan layanan khitan secara gratis, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat. Kehadiran BAZNAS Kota Depok dalam peringatan Hari Koperasi ke-79 menjadi bukti bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata di bidang kesehatan.
Melalui kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah dan mitra strategis, BAZNAS Kota Depok berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Kota Depok yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
BERITA24/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Perkuat Sinergi dengan OPD, BAZNAS Kota Depok Sampaikan Laporan Kinerja kepada Kecamatan Beji
Dalam upaya memperkuat sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta meningkatkan transparansi pengelolaan zakat di Kota Depok, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok melakukan audiensi sekaligus menyampaikan Laporan Kinerja Tahun 2025 kepada jajaran Kecamatan Beji. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (20/07/2026) di Ruang Rapat Kecamatan Beji.
Audiensi ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Depok dalam membangun kolaborasi yang semakin erat dengan pemerintah daerah guna mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menjelaskan bahwa penyampaian laporan kinerja kepada OPD merupakan bentuk akuntabilitas sekaligus upaya memperkuat kemitraan dalam pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan dana zakat di BAZNAS Kota Depok berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui silaturahmi dan penyampaian laporan kinerja ini, kami berharap sinergi antara BAZNAS dan Kecamatan Beji semakin kuat dalam mendukung program-program sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan dakwah di Kota Depok," ujar Dr. Endang Ahmad Yani.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Depok turut memaparkan capaian program sepanjang tahun 2025 yang mencakup lima pilar utama, yakni Depok Cerdas, Depok Sehat, Depok Peduli, Depok Taqwa, dan Depok Sejahtera. Berbagai program tersebut telah menjangkau ribuan penerima manfaat melalui bantuan pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, bantuan kemanusiaan, hingga penguatan syiar keagamaan.
Sekretaris Kecamatan Beji, Tono Hendratno Hasan, mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Depok yang secara aktif membangun komunikasi dengan pemerintah kecamatan serta menyampaikan laporan kinerja secara terbuka.
"Kami menyambut baik kunjungan BAZNAS Kota Depok sebagai bentuk transparansi dan kolaborasi yang positif. Program-program BAZNAS telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sehingga ke depan sinergi antara Kecamatan Beji dan BAZNAS diharapkan semakin erat untuk memperluas manfaat bagi warga yang membutuhkan," ungkap Tono Hendratno Hasan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Depok berharap kolaborasi bersama seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Depok terus terjalin dengan baik sehingga pengelolaan zakat dapat semakin optimal dan mampu mendukung percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat di Kota Depok.
BAZNAS Kota Depok berkomitmen untuk terus mengedepankan prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI, serta menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak bagi umat.
BERITA21/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Salurkan Bantuan Usaha kepada 10 Kelompok pada Launching Kampung Gelari Pelangi di Pengasinan
BAZNAS Kota Depok kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menyalurkan bantuan usaha kepada 10 kelompok usaha pada kegiatan Launching Kampung Gelari Pelangi yang diselenggarakan pada Rabu, 15 Juli 2026, di Kelurahan Pengasinan, Kota Depok.
Program tersebut menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Kota Depok, TP PKK Kota Depok, dan BAZNAS Kota Depok dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat berbasis keluarga. Melalui bantuan usaha yang diberikan, diharapkan kelompok penerima manfaat mampu meningkatkan produktivitas usaha, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, mengapresiasi kolaborasi yang terus terjalin antara Pemerintah Kota Depok dan BAZNAS Kota Depok dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami mengapresiasi BAZNAS Kota Depok yang terus mengoptimalkan dana zakat untuk mendukung usaha produktif masyarakat. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian para penerima manfaat," ujar Supian Suri.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Depok, Cing Ikah, menyampaikan bahwa Kampung Gelari Pelangi merupakan program yang bertujuan menggerakkan potensi keluarga melalui kegiatan ekonomi produktif, sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
"Terima kasih kepada BAZNAS Kota Depok yang telah berkolaborasi bersama TP PKK dalam mendukung kelompok-kelompok usaha di Kampung Gelari Pelangi. Bantuan ini bukan sekadar modal usaha, tetapi juga menjadi motivasi agar masyarakat, khususnya para ibu, semakin percaya diri mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujar Cing Ikah.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menegaskan bahwa program pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu prioritas BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberikan manfaat yang berkelanjutan.
"Zakat memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Melalui bantuan usaha kepada 10 kelompok ini, kami berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan keluarga, serta tumbuh menjadi masyarakat yang mandiri. Inilah wujud nyata zakat yang produktif dan berdampak," ungkap Dr. Endang Ahmad Yani.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Depok, TP PKK Kota Depok, dan BAZNAS Kota Depok, diharapkan program Kampung Gelari Pelangi dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. BAZNAS Kota Depok akan terus memperluas sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Depok.
BERITA16/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Launching Posyandu 6 SPM di Ratujaya, BAZNAS Kota Depok Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Anak-anak
Depok, 15 Juli 2026 – BAZNAS Kota Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan alat sekolah kepada anak-anak pada kegiatan Launching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diselenggarakan di Posyandu Mawar RW 04, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Rabu (15/7).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Depok Dr. Supian Suri, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok Cing Ikah, jajaran perangkat daerah, kader Posyandu, serta masyarakat setempat. Pada kesempatan itu, BAZNAS Kota Depok menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah sebagai bentuk dukungan agar anak-anak dapat belajar dengan lebih semangat sekaligus meringankan beban keluarga penerima manfaat.
Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus berkolaborasi dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, termasuk BAZNAS Kota Depok yang konsisten menjalankan program-program sosial.
"Posyandu 6 SPM merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Depok dalam memberikan pelayanan yang semakin lengkap kepada masyarakat. Kehadiran BAZNAS Kota Depok melalui bantuan alat sekolah menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat mampu memberikan manfaat nyata, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk terus menempuh pendidikan," ujar Supian Suri.
Ketua TP PKK Kota Depok, Cing Ikah, mengatakan bahwa Posyandu kini memiliki peran yang semakin luas, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
"Kami mengapresiasi kepedulian BAZNAS Kota Depok yang turut melengkapi semangat Launching Posyandu 6 SPM melalui pemberian bantuan alat sekolah. Semoga bantuan ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk semakin giat belajar dan menjadi generasi yang sehat, cerdas, serta berakhlak mulia," tuturnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menegaskan bahwa bantuan pendidikan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kota Depok melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
"Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Melalui bantuan alat sekolah ini, kami berharap anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan percaya diri. BAZNAS Kota Depok akan terus hadir melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, maupun dakwah," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Depok.
"Setiap amanah yang dititipkan oleh para muzaki kami kelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya," tambahnya.
Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota Depok dan TP PKK Kota Depok, BAZNAS Kota Depok berharap program-program sosial yang dijalankan dapat semakin memperkuat upaya mewujudkan masyarakat Depok yang sehat, cerdas, mandiri, dan sejahtera.
BERITA15/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Gebyar Muharram MUI Depok, BAZNAS Kota Depok Bantu Penuhi Kebutuhan Sekolah Anak Yatim
Semangat berbagi di bulan Muharram kembali diwujudkan melalui kegiatan Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok. Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Depok turut berpartisipasi dengan menyalurkan bantuan alat tulis sekolah kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan mereka. Sabtu (11/07/26)
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Depok dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Wali Kota Depok Dr. H. Supian Suri, M.M menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara MUI Kota Depok dan BAZNAS Kota Depok dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di momentum Tahun Baru Islam.
"Muharram adalah bulan yang mengajarkan kepedulian dan kasih sayang kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim. Saya mengapresiasi kolaborasi MUI Kota Depok dan BAZNAS Kota Depok yang terus menghadirkan program-program bermanfaat. Semoga bantuan perlengkapan sekolah ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih masa depan yang lebih baik." Ujcap Supain Suri
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., mengatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus utama penyaluran zakat melalui program Depok Cerdas. Menurutnya, bantuan alat tulis sekolah menjadi bentuk perhatian agar anak-anak yatim dapat mengikuti proses belajar dengan lebih optimal.
"Kami meyakini bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak. Melalui bantuan alat tulis sekolah ini, BAZNAS Kota Depok ingin memastikan bahwa anak-anak yatim tetap memiliki semangat belajar tanpa terkendala kebutuhan perlengkapan sekolah. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Depok. Amanah yang diberikan terus kami salurkan kepada mereka yang membutuhkan." Ujar Endang Ahmad Yani
Ketua MUI Kota Depok juga menyampaikan bahwa Gebyar Muharram bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial umat Islam terhadap anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
"Gebyar Muharram menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperbanyak kepedulian dan berbagi. Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Depok yang senantiasa hadir sebagai mitra strategis dalam berbagai program kemaslahatan umat. Semoga sinergi ini terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kota Depok, khususnya anak-anak yatim yang merupakan amanah bagi kita bersama." Ujar KH. Syihabuddin Ahmad
Melalui kolaborasi ini, MUI Kota Depok dan BAZNAS Kota Depok berharap semangat Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi momentum refleksi, tetapi juga menjadi penggerak aksi nyata dalam memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS Kota Depok mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak program pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah yang dapat diwujudkan demi terbangunnya Kota Depok yang lebih sejahtera dan berdaya.
BERITA14/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS dan KuduSS Ramah Depok Bersinergi Salurkan Kafalah kepada 315 Guru Ngaji
BAZNAS Kota Depok terus memperkuat perannya dalam mendukung kesejahteraan para pejuang dakwah melalui program kafalah guru ngaji. Bersama KuduSS Ramah (Komunitas Ulama, Da'i, dan Ustadz se-Kota Depok Ramah), BAZNAS Kota Depok menyalurkan kafalah kepada 315 guru ngaji sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina masyarakat melalui pendidikan Al-Qur'an.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Depok, Kecamatan Beji, pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Depok serta pengurus KuduSS Ramah, sebagai wujud sinergi antara lembaga pengelola zakat dan komunitas ulama dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., mengatakan bahwa guru ngaji merupakan sosok yang memiliki peran strategis dalam membangun karakter umat dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an kepada generasi penerus.
"Guru ngaji adalah pejuang dakwah yang telah mengabdikan diri untuk mencetak generasi Qurani. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kota Depok ingin menghadirkan manfaat zakat yang tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian mereka. Semoga program kafalah ini memberikan keberkahan dan menambah semangat para guru ngaji dalam menjalankan amanahnya," ujar Dr. Endang Ahmad Yani.
Ketua KuduSS Ramah, KH. Abu Bakar Madris, turut menyampaikan apresiasi atas komitmen BAZNAS Kota Depok dalam memberikan perhatian kepada para guru ngaji di Kota Depok.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Depok yang terus membangun kolaborasi dengan para ulama dan guru ngaji. Kafalah ini menjadi bukti bahwa para pejuang dakwah mendapatkan perhatian dan dukungan nyata. Semoga sinergi ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah," ungkap KH. Abu Bakar Madris.
Program kafalah guru ngaji merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS Kota Depok. Melalui program ini, BAZNAS berupaya memberikan dukungan kepada para pendidik Al-Qur'an yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membangun akhlak dan pemahaman keislaman masyarakat.
Kolaborasi dengan KuduSS Ramah juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Depok untuk memperluas sinergi dengan berbagai elemen keagamaan, sehingga manfaat zakat dapat disalurkan secara tepat sasaran, profesional, dan berkelanjutan.
Sebagai lembaga resmi yang diberi amanah mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Depok terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat Depok melalui lembaga yang terpercaya. Setiap dana yang dititipkan akan dikelola secara amanah, transparan, dan profesional guna mendukung berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta pemberdayaan umat di Kota Depok.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Depok, karena setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat Depok yang lebih sejahtera, berdaya, dan penuh keberkahan.
BERITA14/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Salurkan Bantuan kepada 1.205 Penerima Manfaat Selama Juni 2026
Depok – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Sepanjang bulan Juni 2026, BAZNAS Kota Depok telah menyalurkan bantuan kepada 1.205 penerima manfaat dengan total nilai penyaluran mencapai Rp246.038.500.
Penyaluran tersebut disalurkan melalui empat program unggulan BAZNAS Kota Depok, yaitu:
Depok Peduli: 1.089 penerima manfaat
Depok Cerdas: 82 penerima manfaat
Depok Sehat: 30 penerima manfaat
Depok Taqwa: 4 penerima manfaat
Program-program tersebut merupakan wujud nyata kehadiran BAZNAS Kota Depok dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di bidang sosial kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan dakwah.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh masyarakat merupakan amanah yang harus dikelola secara akuntabel dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik.
"Alhamdulillah, pada bulan Juni 2026 BAZNAS Kota Depok kembali menyalurkan amanah para muzaki kepada 1.205 penerima manfaat melalui berbagai program kemaslahatan. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan setiap dana zakat, infak, dan sedekah disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi para donatur serta keluarganya." Ucap Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M. (Kamis, 09/07/26)
BAZNAS Kota Depok juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, para muzaki, munfik, dan para dermawan yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Depok.
Kepercayaan tersebut menjadi energi bagi BAZNAS untuk terus menghadirkan program-program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat pemberdayaan ekonomi, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta membantu warga yang menghadapi kondisi darurat maupun kesulitan sosial.
Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Depok. Setiap rupiah yang dititipkan telah menjadi harapan bagi ribuan saudara kita yang membutuhkan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah, membersihkan harta, melipatgandakan pahala, serta melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan rezeki yang luas kepada seluruh donatur dan keluarga.
Mari terus hadirkan manfaat yang lebih luas dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Depok, agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan dan kepedulian bersama.
BERITA09/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
Ketua DSN-MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat melalui BAZNAS
Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) K.H.M. Cholil Nafis, Lc., Ph.D. mengajak seluruh perusahaan, khususnya perusahaan berbasis syariah, untuk menunaikan zakat perusahaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga resmi negara yang mengelola zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Hal tersebut disampaikannya disela-sela rangkaian Silaturahmi Nasional BAZNAS RI dan DSN-MUI Awards 2026 di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
"Saya mengajak kepada umat Islam, kepada pengusaha-pengusaha muslim hendaklah berbayar zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional. Bayar zakat karyawannya, bayar zakat perusahaannya dan ini bisa memanfaatkan sebaik-baiknya insentif pemerintah, di mana bisa mengurangi penghasilan yang kena wajib pajak itu," kata Cholil.
Cholil menilai, sistem pengelolaan zakat melalui BAZNAS kini semakin transparan dan akuntabel. Seluruh dana zakat yang disalurkan dapat ditelusuri pemanfaatannya sehingga masyarakat maupun perusahaan memiliki kepastian bahwa dana tersebut digunakan untuk kepentingan umat dan bangsa.
Lebih lanjut, Cholil meminta seluruh lembaga dan perusahaan syariah untuk menjadikan kepatuhan membayar zakat sebagai bagian dari indikator kepatuhan syariah. Menurutnya, kepatuhan syariah tidak cukup hanya diukur dari kesesuaian akad, tetapi juga dari komitmen perusahaan dalam menunaikan kewajiban zakat.
"Kita minta nanti laporan syariah compliance itu bukan hanya berdasarkan akadnya yang benar, tetapi juga berdasarkan pembayaran zakatnya yang rajin dan patuh. Itu harus menjadi bagian dari kepatuhan syariah," tegasnya.
Cholil berharap sinergi antara DSN-MUI, BAZNAS, pemerintah, dan pelaku usaha dapat semakin memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.
Melalui optimalisasi zakat perusahaan, ia menilai manfaat zakat akan semakin luas dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan dan pembangunan bangsa.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku usaha dan perusahaan yang telah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan ekonomi syariah melalui pembayaran zakat, infak, dan sedekah.
"Dengan dukungan Dewan Syariah Nasional, BAZNAS memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pelaku usaha syariah yang menurut penilaian kami telah menunjukkan komitmen dan kepeloporan dalam pengembangan ekonomi syariah, antara lain melalui penunaian zakat, infak, dan sedekah," ujarnya.
Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada DSN-MUI yang selama ini terus mendukung penguatan tata kelola zakat nasional.
Lebih lanjut, Sodik mengungkapkan, BAZNAS turut menerima berbagai testimoni positif dari perusahaan yang menunaikan zakat melalui BAZNAS.
"Alhamdulillah kami mendapatkan testimoni dari beberapa perusahaan. Pertama, pajaknya terkurangi dengan zakat. Kedua, mereka mengatakan bahwa zakat melalui BAZNAS dianggap kredibel karena benar-benar sampai kepada mustahik," ujarnya.
BERITA09/07/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS RI: Integrasi Filantropi Islam Kunci Pengentasan Kemiskinan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan pentingnya integrasi berbagai instrumen filantropi Islam, seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, serta dana sosial keagamaan lainnya, sebagai kunci untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertema “Sinergi Pilar Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan” yang diselenggarakan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia secara daring.
Dalam paparannya, Zainut menjelaskan bahwa potensi besar yang dimiliki instrumen filantropi Islam akan memberikan dampak yang lebih optimal apabila dikelola dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Menurutnya, setiap instrumen memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, namun dapat saling melengkapi untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.
“Zakat dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha produktif untuk membangun kemandirian ekonomi umat, wakaf dapat digunakan untuk penyediaan aset dan infrastruktur produktif, sedangkan infak dapat mendukung program pelatihan dan pendampingan usaha,” ujar Zainut.
Ia menambahkan, sedekah juga memiliki peran penting sebagai bantuan darurat yang menjadi bagian dari jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang menghadapi kondisi rentan. Karena itu, seluruh instrumen filantropi Islam tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus disinergikan melalui intervensi yang terintegrasi agar manfaatnya semakin optimal.
“Karena itu, instrumen-instrumen tersebut tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus saling menguatkan melalui intervensi yang terintegrasi,” katanya.
Zainut menjelaskan, intervensi filantropi Islam dapat dilakukan secara bertahap mulai dari bantuan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan kondisi masyarakat pascakrisis, pemberdayaan ekonomi, hingga mendorong transformasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, filantropi Islam diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan nasional.
Lebih lanjut, Zainut mendorong transformasi paradigma filantropi dari sekadar charity menuju transformasi sosial yang berkelanjutan. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan jangka pendek mustahik, tetapi juga harus mampu mendorong pemulihan ekonomi, memperluas inklusi ekonomi, dan meningkatkan kemandirian masyarakat.
“Saat ini, kita masih menghadapi tantangan nyata berupa kemiskinan, masalah kesejahteraan sosial, serta kerentanan ekonomi. Kondisi ini memerlukan solusi yang tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga harus berbasis pada nilai-nilai solidaritas dan nilai-nilai spiritualitas Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap sinergi dan integrasi seluruh pilar filantropi Islam dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, tujuan akhir dari upaya tersebut adalah terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
BERITA29/06/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Santripreneur 2026 Siapkan Santri Jadi Pengusaha Fesyen Berdaya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Bootcamp Santripreneur Kompetisi Klaster Fesyen 2026 guna mencetak santri yang berdaya saing dan mandiri secara ekonomi melalui penguatan keterampilan bisnis serta pengembangan usaha fesyen.
Kegiatan yang mengusung tagline "Brand Santri Mengguncang Industri" ini berlangsung pada 25–29 Juni 2026 di Jakarta. Sebanyak 50 peserta terpilih mengikuti bootcamp tersebut setelah melalui proses seleksi yang menjaring 927 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan, Program Santripreneur merupakan salah satu program pendayagunaan BAZNAS yang bertujuan mengembangkan potensi santri agar mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.
"Santripreneur ini memang kami adakan untuk membangun santri yang tidak hanya memiliki spirit dan jiwa usaha, tetapi kami ingin menciptakan santri-santri pengusaha, bukan sekadar pengusaha yang kebetulan santri," ujar Idy saat membuka Program Santripreneur BAZNAS 2026 Klaster Fesyen, di Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Ia menambahkan, klaster fesyen dipilih karena memiliki prospek yang besar dan kebutuhan pasar yang terus meningkat. Karena itu, BAZNAS ingin mendorong tumbuhnya industri fesyen yang digerakkan oleh para santri.
"Potensinya (dunia fesyen) sebenarnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hanya saja kami ingin industri itu tumbuh dari kalangan santri," kata dia.
Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut.
"Sejak pendaftaran dibuka pada 12 hingga 26 Mei 2026, tercatat sebanyak 927 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi ini," kata Agus.
"Tujuan besar kita adalah mengubah para santri yang semula merupakan mustahik menjadi muzaki. Melalui program ini, teman-teman (para peserta) sekalian akan ikut mewujudkan visi besar kita bersama, yaitu memperkuat peran zakat agar menjadi lebih bermakna dan berdayaguna bagi masyarakat," ujarnya.
Bootcamp Santripreneur disambut antusias oleh para santri. Salah satunya, Arifin, santri asal Rembang yang saat ini menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Kiai Galang Sewu, Semarang.
Dalam program ini, Arifin membawa usaha fesyen yang dirintisnya, yakni brand Rembang Klod, yang memproduksi kaos, jaket, serta berbagai merchandise bertema budaya dan identitas daerah Rembang.
Arifin mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari 50 peserta terbaik yang lolos seleksi. Ia mengatakan, Program Santripreneur BAZNAS ini selaras dengan kebutuhan pengembangan usahanya.
"Terima kasih BAZNAS. Program ini pastinya akan sangat bermanfaat bagi kami, terutama santri yang masih membutuhkan banyak pengetahuan tentang kewirausahaan, khususnya di bidang fesyen. Jadi bukan hanya bantuan modal, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, dan relasi," ucapnya.
Selama lima hari, para peserta akan mendapatkan pelatihan intensif yang berfokus pada strategi digitalisasi, manajemen pemasaran, serta berbagai materi pendukung untuk memperkuat kemampuan santri dalam mengembangkan usaha.
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, BAZNAS akan memilih tiga peserta terbaik untuk menerima bantuan modal usaha, serta mendapatkan pembinaan dan pendampingan dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis fesyen yang dirintisnya.
BERITA29/06/2026 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Hadirkan Layanan Kurban Berkah untuk Palestina, Sediakan Beragam Pilihan Hewan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan Kurban Berkah untuk Palestina guna memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban yang ditujukan khusus bagi warga Palestina.
Adapun pilihan hewan kurban dalam program tersebut, di antaranya Doka Reguler dengan berat sekitar 35 kilogram seharga Rp5,9 juta, Doka Premium dengan berat sekitar 45 kilogram seharga Rp9 juta, Sapi Al Quds dengan berat sekitar 450 kilogram dibanderol seharga Rp59 juta, serta pilihan 1/7 sapi dalam bentuk kaleng dengan berat sekitar 20 kilogram seharga Rp5,9 juta.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas manfaat kurban, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah konflik kemanusiaan, seperti di Palestina.
“BAZNAS ingin menghadirkan solusi agar masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban sekaligus membantu saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Sodik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, momentum Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan, terutama bagi masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai kesulitan.
Lebih lanjut, Sodik menegaskan, seluruh proses pengadaan hingga penyaluran hewan kurban dilakukan secara profesional dan sesuai dengan prinsip syariah, serta memperhatikan kualitas dan kelayakan hewan.
"Pengemasan dalam bentuk kaleng juga menjadi salah satu solusi untuk memastikan daging kurban dapat bertahan lebih lama dan menjangkau penerima manfaat secara lebih luas," jelas Sodik.
Sodik juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan program Kurban Berkah untuk Palestina sebagai sarana berbagi dan menunjukkan solidaritas kemanusiaan.
"Dalam genggaman ponsel, masyarakat kini dapat dengan mudah menunaikan ibadah kurban untuk Palestina melalui berbagai kanal yang disediakan BAZNAS. Tidak hanya praktis, tapi juga aman dan terpercaya karena dikelola secara profesional serta sesuai dengan prinsip syariah," jelas Sodik.
Sempurnakan ibadah kurban dengan bantu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Setiap helai bulu hewan kurban adalah kebaikan, dan setiap suap dagingnya adalah kekuatan bagi mereka.
BERITA21/05/2026 | M Hilmi Zuhdi
Percepat Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Depok Adakan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Kecamatan Bojongsari
Depok — Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penguatan gerakan zakat di tingkat masyarakat, BAZNAS Kota Depok menggelar kegiatan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Aula Kecamatan Bojongsari, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Bojongsari sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam membangun kepedulian sosial masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menyampaikan bahwa program RW Ramah Zakat merupakan langkah strategis untuk menghadirkan manfaat zakat secara lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui program RW Ramah Zakat, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang mampu membantu percepatan pengentasan kemiskinan. Kolaborasi antara pemerintah, ASN, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memperkuat peran ASN sebagai penggerak dan teladan dalam menumbuhkan budaya zakat di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Bojongsari, Suhendar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai program RW Ramah Zakat dapat menjadi salah satu solusi sosial berbasis kebersamaan dan kepedulian warga.
“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui zakat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Bojongsari,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan pemaparan mengenai konsep RW Ramah Zakat, optimalisasi pengelolaan zakat, serta peran ASN dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir lingkungan masyarakat yang lebih peduli, berdaya, dan sejahtera melalui penguatan gerakan zakat di Kota Depok.
BERITA20/05/2026 | M Hilmi Zuhdi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Depok.
Lihat Daftar Rekening →