Zakat: Pilar Keuangan Islam Yang Membangun Solidaritas Sosial
11/07/2025 | Penulis: M Hilmi Zuhdi
Zakat
Pengertian Zakat
Dalam Islam, zakat merupakan salah satu dari lima Rukun Islam, yang tidak hanya berperan sebagai ibadah spiritual tetapi juga sebagai alat untuk kesejahteraan sosial dan ekonomi. Zakat berasal dari kata Arab yang berarti “tumbuh” atau “bersih”. Secara esensial, zakat adalah bagian dari harta yang diwajibkan oleh Allah untuk diberikan kepada golongan tertentu dalam masyarakat, sebagai bentuk pembersihan harta dan jiwa.
Pentingnya Zakat
Zakat memiliki peran penting dalam pembangunan dan solidaritas sosial dalam masyarakat Islam. Melalui zakat, distribusi kekayaan diharapkan lebih merata, mengurangi kesenjangan sosial, dan membantu mereka yang membutuhkan. Zakat juga berfungsi sebagai alat pembersihan jiwa, mengingatkan umat Islam akan pentingnya berbagi, kesederhanaan, dan menghindari keserakahan.
Jenis-jenis Zakat
Ada dua jenis utama zakat dalam Islam: Zakat Fitrah dan Zakat Maal. Zakat Fitrah adalah zakat yang diberikan pada akhir bulan Ramadhan, sebelum hari raya Idul Fitri. Zakat ini wajib bagi setiap Muslim, tanpa memandang usia atau status ekonomi. Sementara itu, Zakat Maal adalah zakat yang diwajibkan atas harta tertentu yang telah memenuhi nisab (batas minimum) dan haul (periode kepemilikan).
Penghitungan dan Distribusi Zakat
Penghitungan zakat dilakukan berdasarkan nisab yang telah ditetapkan. Nisab biasanya dihitung dari nilai emas atau perak. Untuk Zakat Maal, harta yang dizakatkan meliputi uang tunai, emas, perak, saham, properti, hasil pertanian, ternak, dan lain-lain. Setiap jenis harta memiliki aturan penghitungan yang berbeda.
Distribusi zakat harus sesuai dengan delapan asnaf (golongan penerima) yang disebutkan dalam Al-Qur’an: fakir, miskin, amil (pengelola zakat), muallaf (orang yang baru masuk Islam), riqab (budak yang ingin memerdekakan diri), gharim (orang yang berhutang), fisabilillah (di jalan Allah), dan ibnusabil (musafir yang kekurangan).
Kesimpulan
Zakat bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga alat pemberdayaan sosial dan ekonomi yang esensial dalam Islam. Dengan melaksanakan zakat, seorang Muslim tidak hanya mematuhi perintah agama tetapi juga berkontribusi secara aktif dalam mengurangi kemiskinan dan ketidakadilan sosial. Melalui zakat, umat Islam dapat membangun masyarakat yang lebih harmonis, adil, dan sejahtera.
Artikel Lainnya
Zakat, Infak, dan Sedekah: Pilar Spiritual dan Sosial Menuju Depok yang Penuh Berkah
Global Sumud Flotilla: Pelayaran Ketabahan Menembus Blokade Gaza
Peran Generasi Milenial dan Gen Z dalam Membangun Peradaban Zakat Digital
Kefakiran Dekat Dengan Kekufuran?
Menyalakan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Kepedulian Sosial
Titipan (Wadiah) di Dalam Ekonomi Islam

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
