WhatsApp Icon
BAZNAS Santripreneur 2026 Siapkan Santri Jadi Pengusaha Fesyen Berdaya

 

 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Bootcamp Santripreneur Kompetisi Klaster Fesyen 2026 guna mencetak santri yang berdaya saing dan mandiri secara ekonomi melalui penguatan keterampilan bisnis serta pengembangan usaha fesyen.

Kegiatan yang mengusung tagline "Brand Santri Mengguncang Industri" ini berlangsung pada 25–29 Juni 2026 di Jakarta. Sebanyak 50 peserta terpilih mengikuti bootcamp tersebut setelah melalui proses seleksi yang menjaring 927 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan, Program Santripreneur merupakan salah satu program pendayagunaan BAZNAS yang bertujuan mengembangkan potensi santri agar mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.

"Santripreneur ini memang kami adakan untuk membangun santri yang tidak hanya memiliki spirit dan jiwa usaha, tetapi kami ingin menciptakan santri-santri pengusaha, bukan sekadar pengusaha yang kebetulan santri," ujar Idy saat membuka Program Santripreneur BAZNAS 2026 Klaster Fesyen, di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Ia menambahkan, klaster fesyen dipilih karena memiliki prospek yang besar dan kebutuhan pasar yang terus meningkat. Karena itu, BAZNAS ingin mendorong tumbuhnya industri fesyen yang digerakkan oleh para santri.

"Potensinya (dunia fesyen) sebenarnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hanya saja kami ingin industri itu tumbuh dari kalangan santri," kata dia.

Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut.

"Sejak pendaftaran dibuka pada 12 hingga 26 Mei 2026, tercatat sebanyak 927 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi ini," kata Agus.

"Tujuan besar kita adalah mengubah para santri yang semula merupakan mustahik menjadi muzaki. Melalui program ini, teman-teman (para peserta) sekalian akan ikut mewujudkan visi besar kita bersama, yaitu memperkuat peran zakat agar menjadi lebih bermakna dan berdayaguna bagi masyarakat," ujarnya.

Bootcamp Santripreneur disambut antusias oleh para santri. Salah satunya, Arifin, santri asal Rembang yang saat ini menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Kiai Galang Sewu, Semarang.

Dalam program ini, Arifin membawa usaha fesyen yang dirintisnya, yakni brand Rembang Klod, yang memproduksi kaos, jaket, serta berbagai merchandise bertema budaya dan identitas daerah Rembang.

Arifin mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari 50 peserta terbaik yang lolos seleksi. Ia mengatakan, Program Santripreneur BAZNAS ini selaras dengan kebutuhan pengembangan usahanya.

"Terima kasih BAZNAS. Program ini pastinya akan sangat bermanfaat bagi kami, terutama santri yang masih membutuhkan banyak pengetahuan tentang kewirausahaan, khususnya di bidang fesyen. Jadi bukan hanya bantuan modal, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, dan relasi," ucapnya.

Selama lima hari, para peserta akan mendapatkan pelatihan intensif yang berfokus pada strategi digitalisasi, manajemen pemasaran, serta berbagai materi pendukung untuk memperkuat kemampuan santri dalam mengembangkan usaha.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, BAZNAS akan memilih tiga peserta terbaik untuk menerima bantuan modal usaha, serta mendapatkan pembinaan dan pendampingan dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis fesyen yang dirintisnya.

29/06/2026 | Kontributor: M Hilmi Zuhdi
BAZNAS RI: Integrasi Filantropi Islam Kunci Pengentasan Kemiskinan

 

 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan pentingnya integrasi berbagai instrumen filantropi Islam, seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, serta dana sosial keagamaan lainnya, sebagai kunci untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertema “Sinergi Pilar Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan” yang diselenggarakan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia secara daring.

Dalam paparannya, Zainut menjelaskan bahwa potensi besar yang dimiliki instrumen filantropi Islam akan memberikan dampak yang lebih optimal apabila dikelola dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Menurutnya, setiap instrumen memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, namun dapat saling melengkapi untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

“Zakat dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha produktif untuk membangun kemandirian ekonomi umat, wakaf dapat digunakan untuk penyediaan aset dan infrastruktur produktif, sedangkan infak dapat mendukung program pelatihan dan pendampingan usaha,” ujar Zainut.

Ia menambahkan, sedekah juga memiliki peran penting sebagai bantuan darurat yang menjadi bagian dari jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang menghadapi kondisi rentan. Karena itu, seluruh instrumen filantropi Islam tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus disinergikan melalui intervensi yang terintegrasi agar manfaatnya semakin optimal.

“Karena itu, instrumen-instrumen tersebut tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus saling menguatkan melalui intervensi yang terintegrasi,” katanya.

Zainut menjelaskan, intervensi filantropi Islam dapat dilakukan secara bertahap mulai dari bantuan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan kondisi masyarakat pascakrisis, pemberdayaan ekonomi, hingga mendorong transformasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, filantropi Islam diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan nasional.

Lebih lanjut, Zainut mendorong transformasi paradigma filantropi dari sekadar charity menuju transformasi sosial yang berkelanjutan. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan jangka pendek mustahik, tetapi juga harus mampu mendorong pemulihan ekonomi, memperluas inklusi ekonomi, dan meningkatkan kemandirian masyarakat.

“Saat ini, kita masih menghadapi tantangan nyata berupa kemiskinan, masalah kesejahteraan sosial, serta kerentanan ekonomi. Kondisi ini memerlukan solusi yang tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga harus berbasis pada nilai-nilai solidaritas dan nilai-nilai spiritualitas Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap sinergi dan integrasi seluruh pilar filantropi Islam dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, tujuan akhir dari upaya tersebut adalah terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

 

29/06/2026 | Kontributor: M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Hadirkan Layanan Kurban Berkah untuk Palestina, Sediakan Beragam Pilihan Hewan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan Kurban Berkah untuk Palestina guna memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban yang ditujukan khusus bagi warga Palestina.

Adapun pilihan hewan kurban dalam program tersebut, di antaranya Doka Reguler dengan berat sekitar 35 kilogram seharga Rp5,9 juta, Doka Premium dengan berat sekitar 45 kilogram seharga Rp9 juta, Sapi Al Quds dengan berat sekitar 450 kilogram dibanderol seharga Rp59 juta, serta pilihan 1/7 sapi dalam bentuk kaleng dengan berat sekitar 20 kilogram seharga Rp5,9 juta.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas manfaat kurban, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah konflik kemanusiaan, seperti di Palestina.

“BAZNAS ingin menghadirkan solusi agar masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban sekaligus membantu saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Sodik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, momentum Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan, terutama bagi masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai kesulitan.

Lebih lanjut, Sodik menegaskan, seluruh proses pengadaan hingga penyaluran hewan kurban dilakukan secara profesional dan sesuai dengan prinsip syariah, serta memperhatikan kualitas dan kelayakan hewan.

"Pengemasan dalam bentuk kaleng juga menjadi salah satu solusi untuk memastikan daging kurban dapat bertahan lebih lama dan menjangkau penerima manfaat secara lebih luas," jelas Sodik.

Sodik juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan program Kurban Berkah untuk Palestina sebagai sarana berbagi dan menunjukkan solidaritas kemanusiaan.

"Dalam genggaman ponsel, masyarakat kini dapat dengan mudah menunaikan ibadah kurban untuk Palestina melalui berbagai kanal yang disediakan BAZNAS. Tidak hanya praktis, tapi juga aman dan terpercaya karena dikelola secara profesional serta sesuai dengan prinsip syariah," jelas Sodik.

 

Sempurnakan ibadah kurban dengan bantu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Setiap helai bulu hewan kurban adalah kebaikan, dan setiap suap dagingnya adalah kekuatan bagi mereka.

21/05/2026 | Kontributor: M Hilmi Zuhdi
Percepat Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Depok Adakan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Kecamatan Bojongsari

 

Depok — Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penguatan gerakan zakat di tingkat masyarakat, BAZNAS Kota Depok menggelar kegiatan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Aula Kecamatan Bojongsari, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Bojongsari sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam membangun kepedulian sosial masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menyampaikan bahwa program RW Ramah Zakat merupakan langkah strategis untuk menghadirkan manfaat zakat secara lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui program RW Ramah Zakat, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang mampu membantu percepatan pengentasan kemiskinan. Kolaborasi antara pemerintah, ASN, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memperkuat peran ASN sebagai penggerak dan teladan dalam menumbuhkan budaya zakat di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Bojongsari, Suhendar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai program RW Ramah Zakat dapat menjadi salah satu solusi sosial berbasis kebersamaan dan kepedulian warga.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui zakat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Bojongsari,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan pemaparan mengenai konsep RW Ramah Zakat, optimalisasi pengelolaan zakat, serta peran ASN dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir lingkungan masyarakat yang lebih peduli, berdaya, dan sejahtera melalui penguatan gerakan zakat di Kota Depok.

20/05/2026 | Kontributor: M Hilmi Zuhdi
Percepat Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Depok Adakan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Kecamatan Bojongsari

Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penguatan gerakan zakat di tingkat masyarakat, BAZNAS Kota Depok menggelar kegiatan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Aula Kecamatan Bojongsari, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Bojongsari sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam membangun kepedulian sosial masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menyampaikan bahwa program RW Ramah Zakat merupakan langkah strategis untuk menghadirkan manfaat zakat secara lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui program RW Ramah Zakat, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang mampu membantu percepatan pengentasan kemiskinan. Kolaborasi antara pemerintah, ASN, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memperkuat peran ASN sebagai penggerak dan teladan dalam menumbuhkan budaya zakat di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Bojongsari, Suhendar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai program RW Ramah Zakat dapat menjadi salah satu solusi sosial berbasis kebersamaan dan kepedulian warga.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui zakat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Bojongsari,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan pemaparan mengenai konsep RW Ramah Zakat, optimalisasi pengelolaan zakat, serta peran ASN dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir lingkungan masyarakat yang lebih peduli, berdaya, dan sejahtera melalui penguatan gerakan zakat di Kota Depok.

 

20/05/2026 | Kontributor: M Hilmi Zuhdi

Berita Terbaru

Perkuat Sinergi Program Kesehatan, BAZNAS Depok Paparkan Laporan Kinerja Ke RSUD ASA
Perkuat Sinergi Program Kesehatan, BAZNAS Depok Paparkan Laporan Kinerja Ke RSUD ASA
Badan Amil Zakat Nasional Kota Depok (BAZNAS Depok) melakukan kunjungan silaturahmi ke RSUD AS. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin hubungan yang lebih erat dan membuka peluang kolaborasi baru serta melaporkan kinerja pengelolaan ZIS tahun 2024 BAZNAS Depok. Selasa, (22/07/25) Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Depok Dr. Endang Ahmad Yani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala RSUD ASA yang telah menjadi UPZ BAZNAS Depok serta turut mendukung program-program BAZNAS. BAZNAS Depok. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Kota Depok terkhusus RSUD ASA sinergi yang telah terjalin selama ini, Kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS dan RSUD ASA telah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Depok, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” ujar Endang Ahmad Yani Selanjutnya Ketua BAZNAS Depok menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024 BAZNAS Depok berhasil mengelola dana ZIS sebesar 9.1 Miliar “Capaian BAZNAS Depok sebesar 9,1 Miliat ini tidak lepas dari kontribusi pemerintah kota serta RSUD ASA yang telah menjadi UPZ BAZNAS Depok, memang masih jauh dari potensi dan kami berharap RSUD ASA bisa meningkatkan kinerja pengelolaan ZIS di rumah sakit, sehingga semakin banyak Masyarakat yang bisa dibantu” ujar Endang Ahmad Yani Menanggapi hal tersebut, Dirut RSUD ASA dr. Enny Ekasari, MARS menyatakan komitmennya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi BAZNAS Depok. Dr, Enny juga menyampaikan bahwa pihaknya sedang berusaha untuk meningkatkan penghimpunan serta pelayanan bagi Masyarakat” ujar dr. Enny Pada pertemuan tersebut Ketua BAZNAS Depok membahas tentang konsep Ekosistem Kesehatan berbasis ZIS yang nanti akan melibatkan Pemerintah Kota, UPZ Rumah Sakit, UPZ Sekolah dan Masjid
BERITA22/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Sinergi BAZNAS dan Pemkot Depok, Wali Kota Sebut Tugas Pemerintah Sejahterakan Warga
Sinergi BAZNAS dan Pemkot Depok, Wali Kota Sebut Tugas Pemerintah Sejahterakan Warga
Badan Amil Zakat (BAZNAS) & Pemerintah Kota (PEMKOT) Depok menggelar kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, yang dirangkai dengan pemberian santunan anak yatim se-Kota Depok di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok, Selasa (15/07/2025). Wali Kota Depok, Supian Suri menegaskan hakikat tugas pemerintah ialah menyejahterakan warga melalui pelayanan yang diberikan. Pelayanan yang dimaksud antara lain pelayanan pendidikan, kesehatan dan ekonomi. "Kenapa ada pemerintah? Supaya warganya bahagia. Itu saja, enggak usah ribet-ribet. Tugas pemerintah itu membuat warganya bahagia," ujarnya, disela kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H Tingkat Kota Depok yang digelar di Masjid Baitul Kamal, Selasa (15/07/25). Menurutnya, kebahagiaan warga dapat diwujudkan melalui tiga hal pokok yakni otak yang pintar, badan yang sehat, dan ekonomi yang kuat. Tiga hal inilah yang menjadi fokus pelayanan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. "Salah satu pelayanan utama pemerintah adalah memastikan setiap warga mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas. Kalau mau pintar, pendidikan harus jadi prioritas. Pemerintah bertanggung jawab untuk itu," tegasnya. Ketua BAZNAS Depok, Dr Endang Ahmad Yani menyampaikan bahwa hal diatas sejalan dengan program-program yang dijalankan BAZNAS Depok, “BAZNAS Depok memiliki pilar program Depok Cerdas, Depok Sehat dan Depok Sejahtera, hal ini senantiasa kami sinergikan dengan pemerintah kota agar harapan besar wali kota dapat terwujud terkait 3 hal penting yang menjadi focus pelayanan Pemerintah Kota” Ujar Endang Ahmad yani Pada kegiatan peringatan tahun bari hijriah ini, Pemkot Depok, bekerja sama dengan Baznas Kota Depok, memberikan santunan kepada 630 anak yatim yang tersebar di 11 kecamatan. Selain uang santunan, anak yatim juga menerima paket perlengkapan sekolah, dengan total nominal mencapai Rp 142 juta.
BERITA16/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H, Pemkot & Baznas Depok Santuni 630 Anak Yatim
Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H, Pemkot & Baznas Depok Santuni 630 Anak Yatim
Badan Amil Zakat (BAZNAS) & Pemerintah Kota (PEMKOT) Depok menggelar kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, yang dirangkai dengan pemberian santunan anak yatim se-Kota Depok di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok, Selasa (15/07/2025). Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperingati tahun baru Islam, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam. Selain itu untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan para pemangku kepentingan serta masyarakat luas. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Depok Dr Supian Suri, Ketua BAZNAS Kota Depok Dr Endang Ahmad yani, Ketua MUI Kota Depok KH. Syihabuddin Ahmad, ASN dilingkungan pemerintah kota serta para tamu undangan lainnya. “Melalui kegiatan dengan tema semangat hijrah dalam mewujudkan Depok Maju ini, kita ingin menanamkan semangat dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai komitmen mewujudkan Kota Depok Maju,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Depok, Mangnguluang Mansur. Pemkot Depok, bekerja sama dengan Baznas Kota Depok, memberikan santunan kepada 630 anak yatim yang tersebar di 11 kecamatan. Selain uang santunan, anak yatim juga menerima paket perlengkapan sekolah, dengan total nominal mencapai Rp 142 juta. Ketua BAZNAS Depok Dr Endang Ahmad Yani menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan BAZNAS Depok menjadi satu keharusan, “BAZNAS sebagai Lembaga pemerintah non struktur sudah semestinya terus bersinergi dengan pemerintah kota agar cita-cita mensejahterakan Masyarakat bisa terwujud secara maksimal” ucap Endang Ahmad yani
BERITA16/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Kolaborasi Wujudkan Kepedulian Sosial, BAZNAS Depok Adakan Gathering Bersama Muzaki dan Mustahik
Kolaborasi Wujudkan Kepedulian Sosial, BAZNAS Depok Adakan Gathering Bersama Muzaki dan Mustahik
TP PKK Kota Depok bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyalurkan bantuan Program Depok Rp.50.190.000,- (34 PM), Depok Peduli Rp. 4.900.000,- ( 3 PM), Depok Sehat Rp. 1.837.500,- ( 2 PM), Depok Takwa Rp. 2.000.000,- ( 2 PM), Depok Sejahtera Rp. 26.900.000,- (19 PM) dalam acara Gathering BAZNAS Depok dengan tema “Tentramnya Muzaki, Bahagiannya Mustahik” yang bertempat di Auditorium RS Grha Permata Ibu. Rabu, (14/07/25) Ketua BAZNAS Depok, Dr, Endang Ahmad Yani menyampaikan penting acara ini dalam rangka Edukasi zakat dan Penjelasan Program BAZNAS Depok “Kegiatan ini bermaksud untuk mempertemukan para muzaki (pembayar zakat) dan mustahik (penerima zakat) serta kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya zakat, serta memberikan informasi mengenai program-program BAZNAS” Ucap Endang Ahmad Yani Pada acara Gethering BAZNAS Depok juga dilakukan penyaluran dana zakat dengan rincian 5 Pilar Program : Depok Rp.50.190.000,- (34 PM), Depok PEduli Rp. 4.900.000,- ( 3 PM), Depok Sehat Rp. 1.837.500,- ( 2 PM), Depok Takwa Rp. 2.000.000,- ( 2 PM), Depok Sejahtera Rp. 26.900.000,- (19 PM) Bapak Muhammad Nur Rizal salah satu Muzaki turut mengomentari kegiatan Gathering BAZNAS Depok ini, “Kegiatan ini saya rasa sangat positif yang bermanfaat bagi semua pihak. Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang zakat dan transparansi pengelolaan dana zakat. Dengan adanya sinergi antara muzaki, mustahik, dan BAZNAS, diharapkan kesejahteraan umat dapat meningkat dan kemiskinan dapat dientaskan” Ucap Rizal Mewakili PKK Kota Depok, Hj Imas Masiti berharap kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan, “Saya mewakili PKK Kota Depok berharap kegiatan ini terus dilakukan, agar kedepan kolaborasi dalam kebaikan bisa menular keberbagai stakeholders lainnya agar cita-cita besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Bapak Supian Suri & Bapak Chandra Rahmansyah untuk menjadi Bersama Depok Maju bisa terwujud melalui Gerakan sosial” ujar Hj Imas Kegiatan ini di hadiri oleh Hj Imas Masiti (TP PKK Kota Depok), Dr. Endang Ahmad Yani. S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua (Direktur Utama RS GPI), Firsa (Ketua Yayasan Permata Hisyam Rahman) serta Para Muzaki dan Mustahik BAZNAS Depok.
BERITA14/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Komitmen Wujudkan UMKM Naik Kelas, BAZNAS & PKK Depok Berikan Bantuan Modal Usaha   
Komitmen Wujudkan UMKM Naik Kelas, BAZNAS & PKK Depok Berikan Bantuan Modal Usaha  
BAZNAS & TP PKK Depok melaksanakan program bantuan untuk UMKM senilai Rp. 26.900.000 kepada 19 UMKM dalam acara Gathering BAZNAS Depok Bersama Muzaki dan Mustahik. Rabu, (11/07/25) Selain itu dalam acara Gathering BAZNAS Depok juga dilakukan penyaluran dana zakat dengan rincian Pilar Program : Depok Rp.50.190.000,- (34 PM), Depok PEduli Rp. 4.900.000,- ( 3 PM), Depok Sehat Rp. 1.837.500,- ( 2 PM), Depok Takwa Rp. 2.000.000,- ( 2 PM), Depok Sejahtera Rp. 26.900.000,- (19 PM) Dr. Endang Ahmad Yani, Ketua BAZNAS Depok menyampaikan bahwa salah satu pilar ekonomi Kota Depok yang berkontribusi besar terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB). “UMKM menyumbang sekitar 60 persen terhadap PDRB Kota Depok. Mereka juga berperan penting dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di wilayah ini,” ujar Endang Ahmad Yani Selanjutnya Ketua BAZNAS Depok menyampaikan dukungan atas program UMKM Naik Kelas yang diluncurkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok “Pemerintah melalui dana APBD mendukung penuh UMKM untuk naik kelas, sedangkan disisi lain BAZNAS Depok mendukung program UMKM naik kelas melalui penggunaan dana zakat, infak dan sedekah” ujar Endang Ahmad Yani Pada tahun 2024 BAZNAS Depok telah mengalokasikan dana untuk pendukung kegiatan UMKM sebesar Rp. 2,2 Miliar dengan total 855 pelaku UMKM. Mewakili PKK Kota Depok, Hj Imas Masiti menegaskan bahwa “ PKK dan UMKM di Depok memiliki hubungan yang erat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah. PKK berperan aktif dalam mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program dan kegiatan seperti BAZAR dan Pelatihan serta Pendampingan” ujar Hj Imas Selanjutnya Hj Imas menyampaikan “dengan sinergi yang erat dengan BAZNAS Depok, kami yakin UMKM di Depok akan naik kelas sehingga meningkatnya kesejahteraan dimasyarakat” ujarnya Kegiatan ini di hadiri oleh Hj Imas Masiti (TP PKK Kota Depok), Dr. Endang Ahmad Yani. S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua (Direktur Utama RS GPI), Firsa (Ketua Yayasan Permata Hisyam Rahman) serta Para Muzaki dan Mustahik BAZNAS Depok.
BERITA11/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Kolaborasi Wujudkan Kepedulian Sosial, BAZNAS Depok Adakan Gathering Bersama Muzaki dan Mustahik
Kolaborasi Wujudkan Kepedulian Sosial, BAZNAS Depok Adakan Gathering Bersama Muzaki dan Mustahik
TP PKK Kota Depok bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyalurkan bantuan Program Depok Rp.50.190.000,- (34 PM), Depok Peduli Rp. 4.900.000,- ( 3 PM), Depok Sehat Rp. 1.837.500,- ( 2 PM), Depok Takwa Rp. 2.000.000,- ( 2 PM), Depok Sejahtera Rp. 26.900.000,- (19 PM) dalam acara Gathering BAZNAS Depok dengan tema “Tentramnya Muzaki, Bahagiannya Mustahik” yang bertempat di Auditorium RS Grha Permata Ibu. Rabu, (10/07/25) Ketua BAZNAS Depok, Dr, Endang Ahmad Yani menyampaikan penting acara ini dalam rangka Edukasi zakat dan Penjelasan Program BAZNAS Depok “Kegiatan ini bermaksud untuk mempertemukan para muzaki (pembayar zakat) dan mustahik (penerima zakat) serta kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya zakat, serta memberikan informasi mengenai program-program BAZNAS” Ucap Endang Ahmad Yani Pada acara Gethering BAZNAS Depok juga dilakukan penyaluran dana zakat dengan rincian 5 Pilar Program : Depok Rp.50.190.000,- (34 PM), Depok PEduli Rp. 4.900.000,- ( 3 PM), Depok Sehat Rp. 1.837.500,- ( 2 PM), Depok Takwa Rp. 2.000.000,- ( 2 PM), Depok Sejahtera Rp. 26.900.000,- (19 PM) Bapak Muhammad Nur Rizal salah satu Muzaki turut mengomentari kegiatan Gathering BAZNAS Depok ini, “Kegiatan ini saya rasa sangat positif yang bermanfaat bagi semua pihak. Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang zakat dan transparansi pengelolaan dana zakat. Dengan adanya sinergi antara muzaki, mustahik, dan BAZNAS, diharapkan kesejahteraan umat dapat meningkat dan kemiskinan dapat dientaskan” Ucap Rizal Mewakili PKK Kota Depok, Hj Imas Masiti berharap kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan, “Saya mewakili PKK Kota Depok berharap kegiatan ini terus dilakukan, agar kedepan kolaborasi dalam kebaikan bisa menular keberbagai stakeholders lainnya agar cita-cita besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Bapak Supian Suri & Bapak Chandra Rahmansyah untuk menjadi Bersama Depok Maju bisa terwujud melalui Gerakan sosial” ujar Hj Imas Kegiatan ini di hadiri oleh Hj Imas Masiti (TP PKK Kota Depok), Dr. Endang Ahmad Yani. S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua (Direktur Utama RS GPI), Firsa (Ketua Yayasan Permata Hisyam Rahman) serta Para Muzaki dan Mustahik BAZNAS Depok.
BERITA10/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Kasus Kecalakaan Mahasiswa UGM, BAZNAS Depok Berikan Bantuan Modal Usaha untuk Ibunda Alm Argo Ericko
Kasus Kecalakaan Mahasiswa UGM, BAZNAS Depok Berikan Bantuan Modal Usaha untuk Ibunda Alm Argo Ericko
Keluarga besar BAZNAS Depok kembali berduka atas berpulangnya Argo Ericko Achfandi (19), mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2024 yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Sabtu dini hari (24/5), di kawasan Jalan Palagan, Sleman, Yogyakarta. Alm Argo Ericko adalah seorang warga kota Depok yang sedang menempuh bangku perkuliahan di UGM, Alm Argo meninggalkan seorang adik dan Ibundanya BAZNAS Kota Depok berupaya memberi dukungan melalui pemberian modal usaha dan bantuan biaya hidup untuk Ibunda Argo Ericko senilai 4 jt rupiah Bantuan tersebut langsung diberikan oleh Ketua TP PKK Kota Depok Cing Ikah dan di damping oleh Ketua BAZNAS Depok Dr. Endang Ahmad Yani, Kepala DP3AP2KB Ibu Nessi dan pihak kelurahan setempat Ketua BAZNAS Kota Depok Dr. Endang Ahmad Yani menyampaikan belasungkawa melalui Upaya pemberian bantuan modal usaha dan bantuan biaya hidup, “Kami BAZNAS Depok mengucapkan duka yang mendalam atas kepergian Alm Argo Ericko, Insyallah Alm Meninggal dalam keadaan syahid karena sedang menuntut ilmu, selain itu kami menyampaikan Upaya dukungan melalui bantuan modal usaha dan biaya hidup keluarga, semoga bisa membantu meringankan beban yang sedang ditanggung” ucap Endang Ahmad yani Keluarga Argo Ericko (19), mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), yang tewas ditabrak mobil BMW, mengaku telah ikhlas atas kepergian anaknya. Namun keluarga tetap menginginkan proses hukum terus berjalan demi keadilan. Hal itu disampaikan ibunda Argo Ericko, Meiliana (48). Dia meyakini segala yang terjadi telah atas izin Yang Kuasa. "Kalau masalah kepergian Argo Ericko, saya sudah ikhlas. Karena ini merupakan takdir dari Yang di Atas," kata Meiliana saat ditemui di kediamannya di kawasan Kalibaru, Depok, Selasa (10/06/2025) Selain itu ketua TP PKK Kota Depok menyampaikan bahwa pemerintah kota Depok akan membantu proses pendampingan keluarga alm Argo “Kami mewakili pemerintah turut berduka cita atas kejadian ini dan akan melakukan pendampingan psikologis untuk keluarga Alm Argo Ericko, semoga hal ini bisa membantu” Ucap Cing Ikah Atas kejadian ini, BAZNAS Depok berharap bahwa proses hukum dan pendampingan keluarga korban betul-betul diprioritaskan sehingga kasus ini mendapatkan titik terang
BERITA24/05/2025 | M Hilmi Zuhdi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Depok.

Lihat Daftar Rekening →