WhatsApp Icon
BAZNAS Santripreneur 2026 Siapkan Santri Jadi Pengusaha Fesyen Berdaya

 

 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Bootcamp Santripreneur Kompetisi Klaster Fesyen 2026 guna mencetak santri yang berdaya saing dan mandiri secara ekonomi melalui penguatan keterampilan bisnis serta pengembangan usaha fesyen.

Kegiatan yang mengusung tagline "Brand Santri Mengguncang Industri" ini berlangsung pada 25–29 Juni 2026 di Jakarta. Sebanyak 50 peserta terpilih mengikuti bootcamp tersebut setelah melalui proses seleksi yang menjaring 927 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan, Program Santripreneur merupakan salah satu program pendayagunaan BAZNAS yang bertujuan mengembangkan potensi santri agar mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.

"Santripreneur ini memang kami adakan untuk membangun santri yang tidak hanya memiliki spirit dan jiwa usaha, tetapi kami ingin menciptakan santri-santri pengusaha, bukan sekadar pengusaha yang kebetulan santri," ujar Idy saat membuka Program Santripreneur BAZNAS 2026 Klaster Fesyen, di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Ia menambahkan, klaster fesyen dipilih karena memiliki prospek yang besar dan kebutuhan pasar yang terus meningkat. Karena itu, BAZNAS ingin mendorong tumbuhnya industri fesyen yang digerakkan oleh para santri.

"Potensinya (dunia fesyen) sebenarnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hanya saja kami ingin industri itu tumbuh dari kalangan santri," kata dia.

Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut.

"Sejak pendaftaran dibuka pada 12 hingga 26 Mei 2026, tercatat sebanyak 927 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi ini," kata Agus.

"Tujuan besar kita adalah mengubah para santri yang semula merupakan mustahik menjadi muzaki. Melalui program ini, teman-teman (para peserta) sekalian akan ikut mewujudkan visi besar kita bersama, yaitu memperkuat peran zakat agar menjadi lebih bermakna dan berdayaguna bagi masyarakat," ujarnya.

Bootcamp Santripreneur disambut antusias oleh para santri. Salah satunya, Arifin, santri asal Rembang yang saat ini menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Kiai Galang Sewu, Semarang.

Dalam program ini, Arifin membawa usaha fesyen yang dirintisnya, yakni brand Rembang Klod, yang memproduksi kaos, jaket, serta berbagai merchandise bertema budaya dan identitas daerah Rembang.

Arifin mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari 50 peserta terbaik yang lolos seleksi. Ia mengatakan, Program Santripreneur BAZNAS ini selaras dengan kebutuhan pengembangan usahanya.

"Terima kasih BAZNAS. Program ini pastinya akan sangat bermanfaat bagi kami, terutama santri yang masih membutuhkan banyak pengetahuan tentang kewirausahaan, khususnya di bidang fesyen. Jadi bukan hanya bantuan modal, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, dan relasi," ucapnya.

Selama lima hari, para peserta akan mendapatkan pelatihan intensif yang berfokus pada strategi digitalisasi, manajemen pemasaran, serta berbagai materi pendukung untuk memperkuat kemampuan santri dalam mengembangkan usaha.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, BAZNAS akan memilih tiga peserta terbaik untuk menerima bantuan modal usaha, serta mendapatkan pembinaan dan pendampingan dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis fesyen yang dirintisnya.

29/06/2026 | Kontributor: M Hilmi Zuhdi
BAZNAS RI: Integrasi Filantropi Islam Kunci Pengentasan Kemiskinan

 

 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan pentingnya integrasi berbagai instrumen filantropi Islam, seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, serta dana sosial keagamaan lainnya, sebagai kunci untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertema “Sinergi Pilar Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan” yang diselenggarakan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia secara daring.

Dalam paparannya, Zainut menjelaskan bahwa potensi besar yang dimiliki instrumen filantropi Islam akan memberikan dampak yang lebih optimal apabila dikelola dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Menurutnya, setiap instrumen memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, namun dapat saling melengkapi untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

“Zakat dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha produktif untuk membangun kemandirian ekonomi umat, wakaf dapat digunakan untuk penyediaan aset dan infrastruktur produktif, sedangkan infak dapat mendukung program pelatihan dan pendampingan usaha,” ujar Zainut.

Ia menambahkan, sedekah juga memiliki peran penting sebagai bantuan darurat yang menjadi bagian dari jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang menghadapi kondisi rentan. Karena itu, seluruh instrumen filantropi Islam tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus disinergikan melalui intervensi yang terintegrasi agar manfaatnya semakin optimal.

“Karena itu, instrumen-instrumen tersebut tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus saling menguatkan melalui intervensi yang terintegrasi,” katanya.

Zainut menjelaskan, intervensi filantropi Islam dapat dilakukan secara bertahap mulai dari bantuan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan kondisi masyarakat pascakrisis, pemberdayaan ekonomi, hingga mendorong transformasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, filantropi Islam diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan nasional.

Lebih lanjut, Zainut mendorong transformasi paradigma filantropi dari sekadar charity menuju transformasi sosial yang berkelanjutan. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan jangka pendek mustahik, tetapi juga harus mampu mendorong pemulihan ekonomi, memperluas inklusi ekonomi, dan meningkatkan kemandirian masyarakat.

“Saat ini, kita masih menghadapi tantangan nyata berupa kemiskinan, masalah kesejahteraan sosial, serta kerentanan ekonomi. Kondisi ini memerlukan solusi yang tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga harus berbasis pada nilai-nilai solidaritas dan nilai-nilai spiritualitas Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap sinergi dan integrasi seluruh pilar filantropi Islam dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, tujuan akhir dari upaya tersebut adalah terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

 

29/06/2026 | Kontributor: M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Hadirkan Layanan Kurban Berkah untuk Palestina, Sediakan Beragam Pilihan Hewan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan Kurban Berkah untuk Palestina guna memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban yang ditujukan khusus bagi warga Palestina.

Adapun pilihan hewan kurban dalam program tersebut, di antaranya Doka Reguler dengan berat sekitar 35 kilogram seharga Rp5,9 juta, Doka Premium dengan berat sekitar 45 kilogram seharga Rp9 juta, Sapi Al Quds dengan berat sekitar 450 kilogram dibanderol seharga Rp59 juta, serta pilihan 1/7 sapi dalam bentuk kaleng dengan berat sekitar 20 kilogram seharga Rp5,9 juta.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas manfaat kurban, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah konflik kemanusiaan, seperti di Palestina.

“BAZNAS ingin menghadirkan solusi agar masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban sekaligus membantu saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Sodik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, momentum Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan, terutama bagi masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai kesulitan.

Lebih lanjut, Sodik menegaskan, seluruh proses pengadaan hingga penyaluran hewan kurban dilakukan secara profesional dan sesuai dengan prinsip syariah, serta memperhatikan kualitas dan kelayakan hewan.

"Pengemasan dalam bentuk kaleng juga menjadi salah satu solusi untuk memastikan daging kurban dapat bertahan lebih lama dan menjangkau penerima manfaat secara lebih luas," jelas Sodik.

Sodik juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan program Kurban Berkah untuk Palestina sebagai sarana berbagi dan menunjukkan solidaritas kemanusiaan.

"Dalam genggaman ponsel, masyarakat kini dapat dengan mudah menunaikan ibadah kurban untuk Palestina melalui berbagai kanal yang disediakan BAZNAS. Tidak hanya praktis, tapi juga aman dan terpercaya karena dikelola secara profesional serta sesuai dengan prinsip syariah," jelas Sodik.

 

Sempurnakan ibadah kurban dengan bantu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Setiap helai bulu hewan kurban adalah kebaikan, dan setiap suap dagingnya adalah kekuatan bagi mereka.

21/05/2026 | Kontributor: M Hilmi Zuhdi
Percepat Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Depok Adakan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Kecamatan Bojongsari

 

Depok — Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penguatan gerakan zakat di tingkat masyarakat, BAZNAS Kota Depok menggelar kegiatan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Aula Kecamatan Bojongsari, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Bojongsari sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam membangun kepedulian sosial masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menyampaikan bahwa program RW Ramah Zakat merupakan langkah strategis untuk menghadirkan manfaat zakat secara lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui program RW Ramah Zakat, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang mampu membantu percepatan pengentasan kemiskinan. Kolaborasi antara pemerintah, ASN, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memperkuat peran ASN sebagai penggerak dan teladan dalam menumbuhkan budaya zakat di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Bojongsari, Suhendar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai program RW Ramah Zakat dapat menjadi salah satu solusi sosial berbasis kebersamaan dan kepedulian warga.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui zakat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Bojongsari,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan pemaparan mengenai konsep RW Ramah Zakat, optimalisasi pengelolaan zakat, serta peran ASN dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir lingkungan masyarakat yang lebih peduli, berdaya, dan sejahtera melalui penguatan gerakan zakat di Kota Depok.

20/05/2026 | Kontributor: M Hilmi Zuhdi
Percepat Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Depok Adakan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Kecamatan Bojongsari

Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penguatan gerakan zakat di tingkat masyarakat, BAZNAS Kota Depok menggelar kegiatan Sosialisasi RW Ramah Zakat di Aula Kecamatan Bojongsari, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Bojongsari sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam membangun kepedulian sosial masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menyampaikan bahwa program RW Ramah Zakat merupakan langkah strategis untuk menghadirkan manfaat zakat secara lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui program RW Ramah Zakat, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang mampu membantu percepatan pengentasan kemiskinan. Kolaborasi antara pemerintah, ASN, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memperkuat peran ASN sebagai penggerak dan teladan dalam menumbuhkan budaya zakat di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Bojongsari, Suhendar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai program RW Ramah Zakat dapat menjadi salah satu solusi sosial berbasis kebersamaan dan kepedulian warga.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui zakat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Bojongsari,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan pemaparan mengenai konsep RW Ramah Zakat, optimalisasi pengelolaan zakat, serta peran ASN dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir lingkungan masyarakat yang lebih peduli, berdaya, dan sejahtera melalui penguatan gerakan zakat di Kota Depok.

 

20/05/2026 | Kontributor: M Hilmi Zuhdi

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Depok Berikan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi 100 Pekerja Rentan dan Pelaku UMKM
BAZNAS Kota Depok Berikan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi 100 Pekerja Rentan dan Pelaku UMKM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi dan perlindungan sosial. Kali ini, BAZNAS Kota Depok memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi 100 pekerja rentan dan pelaku UMKM, sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan dan perlindungan kerja mereka. Selasa, (21/10/25) Penyerahan simbolis program jaminan sosial ini dilakukan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok, bersamaan dengan kegiatan Pembinaan Mitra Strategis Pemberdayaan UMKM BAZNAS Depok. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, para pelaku UMKM binaan, serta pengurus BAZNAS Kota Depok Dalam sambutannya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok, Ibu Novarina Azli, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Kota Depok yang secara nyata memperhatikan perlindungan sosial para pelaku usaha kecil dan pekerja rentan “Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS Depok yang tidak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek perlindungan kerja. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat Depok yang terlindungi dan mendapatkan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi mereka yang masuk kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU),” ujar Novarina Program ini memberikan manfaat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 100 penerima manfaat, yang terdiri dari pekerja informal, pedagang kecil, hingga pengusaha mikro yang tergabung dalam binaan Srikandi Pejuang Ekonomi Keluarga BAZNAS Depok Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi besar BAZNAS untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dalam bekerja “Kami ingin memastikan bahwa para pelaku usaha kecil dan pekerja rentan tidak hanya berdaya secara ekonomi, tetapi juga terlindungi secara sosial. Program ini adalah bentuk nyata sinergi antara zakat dan perlindungan kerja, agar masyarakat mustahik bisa naik kelas dan hidup lebih sejahtera,” tutur Endang Lebih lanjut, Dr. Endang menjelaskan bahwa program ini juga terintegrasi dengan kegiatan Pembinaan Mitra Strategis Pemberdayaan UMKM BAZNAS Depok, yang menjadi wadah peningkatan kapasitas dan kolaborasi antar lembaga dalam menggerakkan ekonomi umat “BAZNAS Depok ingin menjadi jembatan kebaikan antara lembaga pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kerja sama seperti ini, kita membangun Depok yang lebih kuat dan berdaya,” tambahnya Melalui program ini, BAZNAS Kota Depok berharap dapat terus memperluas jangkauan penerima manfaat, serta mendorong semakin banyak pelaku UMKM dan pekerja informal untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan
BERITA21/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Gelar Pembinaan Mitra Strategis Pemberdayaan UMKM di Kantor BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Kota Depok Gelar Pembinaan Mitra Strategis Pemberdayaan UMKM di Kantor BPJS Ketenagakerjaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menggelar kegiatan Pembinaan Mitra Strategis Pemberdayaan UMKM yang bertujuan memperkuat kolaborasi dalam upaya peningkatan kesejahteraan pelaku usaha mikro. Acara ini diselenggarakan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk para pelaku UMKM binaan BAZNAS serta perwakilan dari lembaga mitra. Selasa, (21/10/25) Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Depok, Ibu Novarina Azli, yang menyampaikan pentingnya perlindungan sosial bagi para pelaku usaha mikro, khususnya mereka yang masuk dalam kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) “Kami ingin memastikan para pelaku UMKM juga mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui sinergi dengan BAZNAS Depok, kami berharap semakin banyak masyarakat yang terlindungi dan berdaya secara ekonomi,” ujar Novarina Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan penjelasan menyeluruh mengenai manfaat program BPU, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), yang dapat diakses dengan biaya terjangkau oleh para pelaku usaha kecil Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menguatkan ekosistem pemberdayaan ekonomi umat “BAZNAS Depok tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi juga membangun jejaring strategis agar para pelaku UMKM binaan dapat naik kelas. Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan ini adalah langkah penting untuk memastikan mereka tumbuh dalam ekosistem usaha yang aman, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Endang Salah satu program unggulan yang turut dikembangkan dalam kegiatan ini adalah Program Srikandi Pejuang Ekonomi Keluarga, yaitu inisiatif BAZNAS Depok yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, khususnya para ibu rumah tangga dari keluarga mustahik. Melalui program ini, para peserta mendapatkan pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, dan akses permodalan produktif agar mampu mandiri secara ekonomi “Program Srikandi Pejuang Ekonomi Keluarga menjadi bukti nyata bahwa zakat bisa menjadi instrumen perubahan. Kami ingin para perempuan di Depok menjadi tulang punggung ekonomi keluarga yang tangguh dan inspiratif,” tambah Endang Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta UMKM dan pihak BPJS Ketenagakerjaan, yang diharapkan dapat memperkuat pemahaman tentang pentingnya sinergi antara pemberdayaan ekonomi dan perlindungan sosial
BERITA21/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
Forsil Satu Kalam Kota Depok Serahkan Donasi untuk Palestina pada Acara Manasik Haji TK Islam di Motel Bumi Wiyata   
Forsil Satu Kalam Kota Depok Serahkan Donasi untuk Palestina pada Acara Manasik Haji TK Islam di Motel Bumi Wiyata  
Silaturahmi (Forsil) Satu Kalam Kota Depok menunjukkan kepeduliannya terhadap kemanusiaan dengan menyerahkan donasi untuk rakyat Palestina sebesar Rp. 5.000.000 melalui BAZNAS Kota Depok pada acara Manasik Haji TK Islam se-Kota Depok, yang diselenggarakan di Motel Bumi Wiyata. Kamis, (16/10/25) Acara manasik haji yang berlangsung meriah ini diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari anak-anak TK Islam, guru pendamping, serta para orang tua murid. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukatif bagi anak-anak dalam mengenal rukun Islam kelima, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai empati dan solidaritas terhadap sesama umat manusia. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Forsil Satu Kalam secara simbolis menyerahkan donasi kemanusiaan untuk Palestina kepada BAZNAS Depok yang diwakili oleh M Hilmi Zuhdi S.Pd., M.Ag, sebagai wujud nyata kepedulian masyarakat pendidikan Islam Kota Depok terhadap penderitaan saudara-saudara di Gaza. Muhammad Hilmi Zuhdi S.Pd., M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendidikan karakter bagi anak-anak sejak dini. “Kegiatan ini menjadi proses menanamkan nilai cinta damai dan peduli terhadap sesama. Anak-anak belajar bahwa ibadah tidak hanya tentang ritual, tetapi juga tentang kemanusiaan,” ujar hilmi Acara Manasik Haji TK Islam ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti simulasi prosesi haji, doa bersama untuk kedamaian dunia, dan pengumpulan donasi dari peserta dan orang tua murid. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh keceriaan dan kekhidmatan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Forsil Satu Kalam berharap nilai-nilai spiritual, empati, dan solidaritas dapat terus tumbuh di kalangan anak-anak dan masyarakat luas. “Semoga donasi yang telah diberikan menjadi bentuk dukungan kecil dari kita semua masyarakat kota Depok untuk saudara-saudara kita di Palestina, serta menjadi pelajaran berharga bagi generasi muda agar selalu peka terhadap penderitaan sesama,” ujar hilmi Acara ditutup dengan doa bersama dan pesan moral untuk terus menjaga kepedulian sosial sebagai bagian dari praktik iman dalam kehidupan sehari-hari
BERITA16/10/2025 | Admin
BAZNAS RI Gencarkan Syiar Zakat dan Inovasi di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025
BAZNAS RI Gencarkan Syiar Zakat dan Inovasi di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025
JAKARTA, 12 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan ekonomi syariah dan mempermudah layanan zakat dengan berpartisipasi aktif dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025. Festival bergengsi ini secara resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIEXPO) Convention Centre dan Theatre Kemayoran, Jakarta, dan berlangsung meriah mulai tanggal 8 hingga 12 Oktober 2025. Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 merupakan inisiasi yang dilakukan oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan seluruh pemegang kepentingan yang terkait dengan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, ISEF menjadi platform penting yang menghadirkan beragam kegiatan ekonomi syariah, pameran produk halal, Indonesia Internasional Halal Chef (IN2HCC), Fashion Show IN2MOTIONFEST hingga talk show inspiratif dengan tema ekonomi syariah dengan menghadirkan narasumber ahli dan penuh wawasan, seluruhnya ditujukan untuk memperkuat fondasi ekonomi syariah nasional. Dalam momentum ini, BAZNAS RI memanfaatkan kehadirannya sebagai wadah strategis untuk menyiarkan zakat dan menunjukkan kepada publik bahwa BAZNAS terus berkembang dan semakin dipercaya oleh masyarakat. Inovasi Layanan dan Pemberdayaan Mustahik: Di booth yang disediakan, BAZNAS RI menawarkan berbagai inovasi untuk memberikan pengalaman berzakat yang modern dan mudah. Pengunjung disajikan kemudahan untuk menunaikan zakat secara langsung melalui berbagai kanal digital yang telah disediakan. Lebih dari sekadar layanan zakat, booth BAZNAS RI juga berfungsi sebagai etalase keberhasilan program pemberdayaan mustahik. Dipamerkan berbagai produk unggulan hasil karya mustahik binaan BAZNAS, meliputi: 1. Kerajinan tangan khas daerah yang menunjukkan kekayaan budaya lokal. 2. Produk kopi hasil program pemberdayaan ekonomi mustahik. 3. Baju bertema Palestina, yang menjadi simbol kepedulian kemanusiaan dan solidaritas umat Islam. Pengalaman Interaktif dan Edukatif: Untuk menarik minat dan memberikan edukasi yang inspiratif, BAZNAS RI juga melengkapi booth dengan fasilitas interaktif. Pengunjung dapat mencoba fasilitas VR interaktif dan menyaksikan tayangan video inspiratif yang menampilkan berbagai program unggulan BAZNAS dan dampak nyata penyaluran zakat bagi peningkatan kesejahteraan umat. Keikutsertaan BAZNAS RI di ISEF 2025 diharapkan mampu semakin mendekatkan masyarakat dengan ekosistem zakat yang mudah, interaktif, dan penuh inspirasi, sekaligus mendorong kesadaran kolektif dalam menunaikan kewajiban zakat. Reporter BAZNAS TV Winda Yulianti, melaporkan liputan mendalam ini secara langsung dari lokasi acara di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Sumber: Youtube BAZNAS TV
BERITA15/10/2025 | Hamdan Fathurrahman
BAZNAS Kota Depok Berikan Bantuan Renovasi Rumah untuk Warga Pengasinan
BAZNAS Kota Depok Berikan Bantuan Renovasi Rumah untuk Warga Pengasinan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok kembali menyalurkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni senilai 5 juta bagi warga pra-sejahtera. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Ena (82 tahun), warga Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi yang memprihatinkan. Kamis, (09/10/25) Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani.S.E., M.M, menyampaikan bahwa program bantuan renovasi rumah ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia yang hidup dalam keterbatasan. “BAZNAS hadir bukan hanya menyalurkan zakat, tapi juga membangun harapan. Kondisi rumah Ibu Ena sudah tidak layak huni, sehingga kami merasa perlu segera membantu agar beliau bisa tinggal dengan aman dan nyaman di masa tuanya,” ujar Endang Beliau menambahkan, program bantuan renovasi rumah merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Depok untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pendistribusian zakat yang tepat sasaran. “Kami ingin memastikan dana zakat yang dititipkan masyarakat benar-benar sampai kepada yang berhak, dan memberikan manfaat nyata dalam kehidupan mereka,” tambahnya. Sementara itu, Ibu Ena, penerima manfaat, mengaku sangat bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Depok. “Alhamdulillah, saya tidak menyangka rumah saya akan diperbaiki. Dulu kalau hujan, air masuk ke dalam, atap juga banyak bocor. Sekarang saya bisa tinggal dengan lebih tenang. Terima kasih kepada BAZNAS dan semua yang sudah peduli,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Program bantuan renovasi rumah ini merupakan bagian dari program Depok Makmur yang digagas BAZNAS Kota Depok, dengan tujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin agar dapat hidup lebih layak dan bermartabat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Depok terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya bisa lebih luas dan berkelanjutan
BERITA09/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Apresiasi Festival Anak Muslim HIMPAUDI, Dorong Penanaman Nilai Iman Sejak Dini
BAZNAS Kota Depok Apresiasi Festival Anak Muslim HIMPAUDI, Dorong Penanaman Nilai Iman Sejak Dini
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Depok, K.H. Dr. Encep Hidayat. M.A, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Festival Anak Muslim yang digelar oleh HIMPAUDI Kota Depok yang dilaksanakan di Masjid Kuba Emas Depok. Acara yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai PAUD ini dinilai menjadi sarana penting dalam membangun karakter dan menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Selasa, (07/10/25) Dalam sambutannya, K.H. Dr. Encep Hidayat. M.A menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki makna strategis untuk membentuk generasi muslim yang berakhlak mulia dan mencintai agama sejak kecil. “Kami sangat mengapresiasi HIMPAUDI Kota Depok atas inisiatifnya menyelenggarakan Festival Anak Muslim. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan semangat belajar anak-anak, tapi juga menguatkan nilai iman, taqwa, dan akhlak. Ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan berketuhanan,” ujar Encep BAZNAS Kota Depok juga melihat bahwa sinergi antara lembaga pendidikan anak usia dini dan lembaga zakat sangat penting. Melalui kolaborasi tersebut, program-program edukatif dan sosial dapat berjalan beriringan untuk memperkuat ketahanan spiritual keluarga muslim Festival Anak Muslim HIMPAUDI menghadirkan berbagai lomba edukatif dan islami seperti lomba hafalan doa, mewarnai tema Islami, serta penampilan kreatif anak-anak PAUD. Kegiatan ini turut didukung oleh para guru dan orang tua yang antusias mendampingi putra-putrinya. K.H. Dr. Encep Hidayat. M.A berharap, kegiatan semacam ini bisa terus dilaksanakan dan dikembangkan di seluruh wilayah Kota Depok “Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga pendidikan lain. Mari kita bersama-sama membentuk generasi Qur’ani yang kuat iman dan akhlaknya,” tambahnya Dengan apresiasi ini, BAZNAS Kota Depok menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada pembangunan karakter dan spiritual umat, khususnya sejak usia dini
BERITA07/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Salurkan Daging DAM Haji 2025 kepada Mustahik
BAZNAS Kota Depok Salurkan Daging DAM Haji 2025 kepada Mustahik
Dalam rangka menunaikan amanah penyaluran daging dari pembayaran dam jamaah haji tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok melaksanakan kegiatan pembagian daging kurban dari dam kepada para mustahik di wilayah Kota Depok. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS dalam menyalurkan hasil ibadah umat agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran daging kurban dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Depok serta beberapa titik distribusi di wilayah Depok, Jumat (3/10/2025). Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Depok membagikan total 1.150 pouch daging, dengan rincian setiap pouch seberat 250 gram, dikemas dalam 46 kardus, yang masing-masing berisi 25 pouch. Seluruh paket daging ini disalurkan langsung kepada para mustahik, baik melalui pembagian di kantor BAZNAS maupun di sejumlah titik distribusi di wilayah Kota Depok. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus komitmen BAZNAS dalam memastikan hasil ibadah umat dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. “Pembagian daging dam ini bukan hanya bentuk pelaksanaan syariat, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial BAZNAS untuk menyalurkan amanah umat kepada mereka yang berhak. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Dr. Endang. Beliau menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bukti sinergi antara lembaga pengelola zakat dan masyarakat dalam memperkuat semangat berbagi, khususnya bagi mustahik yang membutuhkan. Dengan adanya kegiatan pembagian daging kurban dari dam ini, BAZNAS Kota Depok berharap dapat terus memperluas jangkauan penyaluran manfaat dan memperkuat peran lembaga zakat sebagai mitra pemerintah dalam menyejahterakan umat
BERITA06/10/2025 | Muzdalifah Arrobby & Mahmudah Widya Damayanti
UMKM Naik Kelas, BAZNAS Depok Gelar Pelatihan dan Pendampingan Bisnis
UMKM Naik Kelas, BAZNAS Depok Gelar Pelatihan dan Pendampingan Bisnis
Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan mewujudkan kemandirian mustahik, BAZNAS Kota Depok menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan pendampingan bisnis secara online bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan, pada Sabtu (04/10/25) Kegiatan ini diikuti oleh 275 UMKM dari berbagai sektor usaha yang menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Depok. Para peserta mendapatkan materi seputar manajemen pengelolaan keuangan sederhana, serta strategi meningkatkan daya saing produk di pasar lokal maupun digital. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani. S.E., M.M menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk tidak hanya menyalurkan zakat dalam bentuk konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan “Kami ingin memastikan bahwa dana zakat benar-benar membawa perubahan nyata. Melalui pelatihan dan pendampingan ini, kami harap pelaku UMKM bisa naik kelas, mandiri secara ekonomi, dan bahkan menjadi muzaki di masa depan,” ujar Endang Ahmad Yani Selain pelatihan, peserta juga akan mendapatkan pendampingan intensif untuk memastikan hasil pelatihan dapat diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing. Pendampingan meliputi monitoring usaha, konsultasi bisnis, serta fasilitasi akses pemasaran dan permodalan Program ini sejalan dengan misi BAZNAS Kota Depok untuk menciptakan ekosistem ekonomi umat yang kuat dan berdaya saing, serta mendukung visi Pemerintah Kota Depok dalam penguatan sektor ekonomi kerakyatan BAZNAS Kota Depok berharap, melalui kegiatan ini, pelaku UMKM dapat mengoptimalkan potensi usaha, memperluas jaringan pasar, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga
BERITA06/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Serahkan SK UPZ SMP PGRI Cimanggis dan Gelar Sosialisasi Fikih Zakat
BAZNAS Kota Depok Serahkan SK UPZ SMP PGRI Cimanggis dan Gelar Sosialisasi Fikih Zakat
Dalam upaya memperluas jangkauan pengelolaan zakat di lingkungan pendidikan, BAZNAS Kota Depok secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada SMP PGRI Cimanggis. Kamis, (03/10/25) Kegiatan penyerahan SK ini diselenggarakan di lingkungan sekolah dan dirangkaikan dengan Sosialisasi Fikih Zakat yang disampaikan oleh Ustadz Heri Pratomo. S.E.I, selaku narasumber dari BAZNAS Kota Depok. Pembentukan UPZ di SMP PGRI Cimanggis merupakan bagian dari strategi BAZNAS Kota Depok untuk memperkuat edukasi dan kesadaran zakat sejak dini, sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai zakat dalam dunia pendidikan. Melalui UPZ sekolah, diharapkan para guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dapat memahami pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai sarana pembinaan karakter dan pemberdayaan sosial. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi secara terpisah di Kantor ABZNAS Depok atas komitmen SMP PGRI Cimanggis dalam mendukung program zakat. “Kami sangat mengapresiasi langkah SMP PGRI Cimanggis yang siap menjadi bagian dari ekosistem zakat di Kota Depok. UPZ sekolah bukan hanya wadah pengumpulan zakat, tetapi juga tempat pembelajaran tentang nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial,” ujar Dr. Endang. Sementara itu, dalam materi sosialisasinya, Ustadz Heri Pratomo. S.E.I menjelaskan pentingnya memahami fikih zakat secara menyeluruh, baik dari aspek hukum, perhitungan, maupun pendistribusiannya. “Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tapi juga sarana memperkuat keadilan sosial. Dengan memahami fikih zakat, kita dapat menunaikannya dengan benar dan memastikan manfaatnya dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” jelasnya. Dengan adanya UPZ SMP PGRI Cimanggis, BAZNAS Kota Depok berharap sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga zakat semakin kuat, serta melahirkan generasi muda yang sadar zakat dan peduli terhadap sesama.
BERITA03/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
BPJS Ketenagakerjaan Depok Gandeng BAZNAS Kota Depok Gelar Sosialisasi Zakat
BPJS Ketenagakerjaan Depok Gandeng BAZNAS Kota Depok Gelar Sosialisasi Zakat
Dalam upaya meningkatkan kesadaran zakat di kalangan pekerja dan pegawai, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Depok menggelar kegiatan Sosialisasi Zakat dengan tema "Zakat Sebagai Pilar Kesejahteraan dan Solidaritas Sosial", bertempat di kantor BPJS Ketenagakerjaan Depok. Kamis, (02/10/25) Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pegawai dan peserta BPJS Ketenagakerjaan tentang pentingnya zakat sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan, sekaligus memperkenalkan peran BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Kota Depok. Dalam sambutannya, Wakil Ketua I Dr. K.H Encep M.A , menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. “Kami menyambut baik kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Depok. Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak para pekerja untuk memahami bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga solusi sosial dalam membangun kesejahteraan umat. Dengan zakat, kita bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan agar lebih berdaya dan mandiri,” ujarnya. Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok, Novarina Azli, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara lembaga pemerintah dalam membangun kesadaran sosial. “Kami percaya bahwa kesejahteraan pekerja tidak hanya diukur dari perlindungan jaminan sosial, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama. Melalui sosialisasi zakat bersama BAZNAS Depok, kami berharap para peserta memahami makna zakat dan dapat menyalurkannya melalui lembaga resmi agar lebih tepat sasaran,” jelasnya. Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif seputar penghitungan zakat penghasilan, manfaat zakat bagi masyarakat, serta mekanisme pembayaran zakat melalui BAZNAS Kota Depok. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat dan pekerja yang sadar akan pentingnya zakat, serta menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup keuangan yang berkah dan bermanfaat bagi sesama.
BERITA03/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Serahkan Bantuan Renovasi Rumah ke 7 Penerima Manfaat di Cilodong
BAZNAS Kota Depok Serahkan Bantuan Renovasi Rumah ke 7 Penerima Manfaat di Cilodong
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyerahkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni kepada 7 penerima manfaat di Kecamatan Cilodong, masing-masing mendapatkan bantuan senilai 2 juta. Selasa (30/09/25) Penyerahan bantuan ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Sekolah Perempuan yang digelar di wilayah tersebut, serta dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Depok Dr. Endang Ahmad Yani. S.E.,M.M, Kepala Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, Nessi Annisa Handari dan turut dihadiri oleh Camat Cilodong serta tokoh Masyarakat sekitar. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani.S.E.,M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. “Melalui program renovasi rumah ini, kami berharap keluarga penerima manfaat bisa memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman untuk ditinggali,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Depok, Nessi Annisa Handari, mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Depok yang selalu bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Program ini sejalan dengan upaya Pemkot Depok dalam memberdayakan keluarga, khususnya perempuan, agar memiliki lingkungan hunian yang lebih baik dan mendukung ketahanan keluarga,” ujarnya. Acara penyerahan bantuan yang dikolaborasikan dengan kegiatan Sekolah Perempuan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam mendorong peran perempuan sebagai agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan adanya dukungan berupa rumah layak huni, diharapkan perempuan dapat lebih berdaya dalam menjalankan peran strategisnya di tengah keluarga.
BERITA30/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Renovasi Rumah Ibu Sa’anih, Wujudkan Hunian Layak Bagi Warga Kurang Mampu
BAZNAS Kota Depok Renovasi Rumah Ibu Sa’anih, Wujudkan Hunian Layak Bagi Warga Kurang Mampu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bekerjasama dengan BAZNAS RI kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan renovasi rumah tidak layak huni. Kali ini, BAZNAS Depok melaksanakan renovasi rumah milik Ibu Sa’anih, warga kurang mampu yang tinggal di Cilangkap Depok Sebelum direnovasi, rumah Ibu Sa’anih berada dalam kondisi memprihatinkan. Dinding yang rapuh, atap bocor, serta lantai yang tidak layak membuatnya sulit menjalani kehidupan yang nyaman dan aman. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Depok turun tangan melakukan renovasi total agar Ibu Sa’anih dapat menempati rumah yang lebih layak dan sehat. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah. “Kami tidak hanya menyalurkan bantuan dalam bentuk konsumtif, tapi juga berkomitmen untuk memberikan manfaat jangka panjang. Hunian yang layak adalah hak setiap warga, dan melalui program ini kami ingin memastikan mereka bisa hidup lebih baik dan bermartabat,” ujar Dr. Endang. Renovasi rumah ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat miskin dan rentan. Selain renovasi rumah, BAZNAS Depok juga terus menjalankan berbagai program lain seperti bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta tanggap bencana. Ibu Sa’anih mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Depok. Sekarang saya punya rumah yang layak dan aman. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang telah membantu,” ungkapnya dengan haru. Melalui program ini, BAZNAS Depok berharap dapat terus memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat dan sedekah agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.
BERITA29/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Bersama PKK Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok untuk Korban Ledakan Tabung Gas di Harjamukti
BAZNAS Kota Depok Bersama PKK Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok untuk Korban Ledakan Tabung Gas di Harjamukti
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak musibah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi korban ledakan tabung gas yang terjadi di wilayah Harjamukti Cimanggis. Jum’at, (26/09/25) Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS dan TP-PKK kepada 2 korban yang kini tengah menjalani masa pemulihan. Paket bantuan kebutuhan pokok masing-masing senilai 1.5 juta Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggap darurat dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah “Kami hadir untuk memastikan para korban mendapatkan perhatian dan bantuan yang mereka butuhkan. Ini adalah wujud sinergi antara BAZNAS dan TP-PKK Kota Depok dalam membantu masyarakat, terutama saat menghadapi situasi sulit seperti bencana atau musibah rumah tangga,” ujarnya Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Depok, Siti Barkah Hasanah (Cing Ikah), mengungkapkan bahwa peran kolaboratif antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat sangat penting dalam memperkuat ketahanan sosial “Kami turut berempati atas musibah yang menimpa warga. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi para korban agar segera pulih dan bangkit kembali,” tutur Cing Ikah Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Depok dalam memperkuat jaringan sosial dan kemanusiaan di setiap wilayah. BAZNAS bersama TP-PKK akan terus melakukan aksi nyata melalui berbagai program tanggap bencana, bantuan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para korban mendapatkan dukungan moral dan material untuk memulai kembali aktivitas kehidupan mereka pasca musibah
BERITA29/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
Wujudkan Ketahanan Keluarga, BAZNAS & DP3AP2KB Depok Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Tapos
Wujudkan Ketahanan Keluarga, BAZNAS & DP3AP2KB Depok Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Tapos
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Tapos senilai 1,8 Juta. Kamis, (26/09/25) Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Depok dalam rangka memperkuat ketahanan keluarga dan mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dengan berbagai perangkat daerah Pemerintah Kota Depok. Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian sosial dan komitmen untuk membantu warga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. “BAZNAS Kota Depok terus berupaya hadir di tengah masyarakat dengan memberikan manfaat langsung. Bantuan sembako ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk kasih sayang dan solidaritas untuk meringankan beban warga. Kami akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata,” ujar Endang Sinergi antara BAZNAS Depok dan DP3AP2KB ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menanggulangi kemiskinan, memperkuat ketahanan keluarga, serta menciptakan lingkungan sosial yang inklusif. “Pemerintah Kota Depok melalui berbagai dinas terus berkolaborasi dengan BAZNAS untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan Masyarakat” ucap perwakilan DP3AP2KB Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa Pemkot Depok dan BAZNAS memiliki visi yang sama dalam mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan umat, serta membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya saing melalui pendekatan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat penerima manfaat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah dan lembaga zakat dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar serta memberikan semangat untuk terus berjuang memperbaiki kualitas hidup.
BERITA26/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
Muliakan Nabi, BAZNAS Depok & SDN 04 Beji Gelar Peringatan Maulid Nabi
Muliakan Nabi, BAZNAS Depok & SDN 04 Beji Gelar Peringatan Maulid Nabi
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bersama SDN 04 Beji menyelenggarakan acara penuh makna dengan tema “Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Menumbuhkan Cinta Kepada Rasulullah SAW dengan Memperbanyak Membaca Al-Qur’an dan Berakhlak Mulia”. Kegiatan ini diisi dengan lantunan sholawat, tausiyah, serta doa bersama sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Senin, 22/09/25) Kepala Sekolah SDN 04 Beji, Indah Nurmiyaningsih, S.Pd, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Peringatan Maulid Nabi di sekolah kami tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi anak-anak. Dengan menghadirkan kerja sama bersama BAZNAS Depok, kami berharap nilai-nilai akhlak Rasulullah dapat tertanam kuat dalam diri siswa sejak dini,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan BAZNAS Kota Depok, Heri Pratomo, S.E.I, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan di sekolah menjadi sarana penting untuk melahirkan generasi beriman dan berakhlak mulia. “BAZNAS Depok hadir mendukung kegiatan ini karena kami yakin pendidikan akhlak dan spiritualitas anak-anak merupakan pondasi penting. Semoga sinergi dengan sekolah-sekolah, termasuk SDN 04 Beji, dapat terus terjalin demi lahirnya generasi Qur’ani yang cinta Rasulullah,” ucap Heri Pratomo Acara Maulid Nabi di SDN 04 Beji berlangsung meriah dan khidmat dengan partisipasi guru, siswa, serta beberapa tamu undangan dari sekolah lain. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai keislaman yang kuat
BERITA23/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS & Dishub Depok Berikan Santunan Yatim Kepada 15 Anak
BAZNAS & Dishub Depok Berikan Santunan Yatim Kepada 15 Anak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok menyalurkan santunan kepada 15 anak yatim dalam rangka bulan maulid nabi, masing-masing anak mendapatkan uang tunai sebesar 200 rb. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat. Selasa, (23/09/25) Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, M.M, mengapresiasi langkah kolaboratif tersebut, “Kegiatan ini adalah wujud nyata dari kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim. Semoga santunan ini bisa meringankan beban mereka, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat. Saya berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar Supian Suri Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Depok Rovi Octaviano Vustany S.P ., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin BAZNAS Depok untuk memperhatikan kebutuhan yatim dan dhuafa “Kami berterima kasih kepada pemerintah kota yang terus mendukung Gerakan zakat di Kota Depok. Santunan untuk 15 anak yatim ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk dukungan moral agar mereka tetap semangat dalam menatap masa depan,” ungkap Rovi Santunan tersebut diserahkan langsung kepada anak-anak yatim dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh rasa solidaritas serta kepedulian sosial di lingkungan Kota Depok, sejalan dengan misi BAZNAS untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran
BERITA23/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
HKG PKK, BAZNAS Depok Berikan Bantuan Modal Usaha Kepada 40 Anggota PKK
HKG PKK, BAZNAS Depok Berikan Bantuan Modal Usaha Kepada 40 Anggota PKK
Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyalurkan bantuan modal usaha kepada 40 penerima manfaat senilai 80 juta. Penyaluran bantuan ini berlangsung di Hotel Bumi Wiyata. Kamis, (18/09/25) Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Depok Dr. Supian Suri, M.M, Ketua BAZNAS Kota Depok Dr. Endang Ahmad Yani, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok Siti Barkah Hasanah (Cing Ikah) serta perangkat daerah se Kota Depok Wali Kota Depok, Dr. Supian Suri, M.M menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi antara BAZNAS dan PKK dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Kami berharap bantuan modal usaha ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat, sehingga mampu mendorong kemandirian ekonomi dan memperkuat ketahanan keluarga di Kota Depok,” ujar Supian Suri Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyaluran bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari program BAZNAS dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. “BAZNAS Depok tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga berkomitmen menghadirkan program produktif yang dapat meningkatkan taraf hidup mustahik. Melalui sinergi dengan PKK, kami optimis modal usaha ini akan menjadi langkah awal lahirnya keluarga-keluarga yang lebih berdaya dan mandiri,” ungkap Endang Ahmad Yani. Sementara itu, Ketua PKK Kota Depok, Siti Barkah Hasanah (Cing Ikah), menambahkan bahwa program bantuan modal usaha ini selaras dengan misi PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. “PKK senantiasa hadir mendampingi masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar lebih mandiri dan produktif. Dengan adanya dukungan modal usaha dari BAZNAS ini, kami berharap para penerima manfaat mampu mengembangkan usaha kecilnya dan menjadi teladan bagi keluarga lain,” tutur Cing Ikah. Penyaluran bantuan ini disambut antusias oleh para penerima manfaat, yang mayoritas adalah pelaku usaha mikro. Diharapkan, program kolaboratif antara BAZNAS Depok dan PKK dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi masyarakat Kota Depok
BERITA22/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
Wujudkan Gerakan Zakat, Pondok Pesantren Al Awwabin Adakan Sosialisasi dan Pembentukan UPZ
Wujudkan Gerakan Zakat, Pondok Pesantren Al Awwabin Adakan Sosialisasi dan Pembentukan UPZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok ter berupaya menguatkan gerakan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat, Pondok Pesantren Al Awwabin mengadakan kegiatan Sosialisasi Zakat dan Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Minggu, (22/09/25) Kegiatan ini dihadiri oleh para santri, pengurus pondok, tokoh masyarakat, serta Wakil Ketua I BAZNAS Depok Dr. K.H. Encep M.A Acara dibuka dengan sambutan dari Perwakilan Pondok Pesantren Al Awwabin Ustad Darul Qutni S.Si., M.Pd, yang menyampaikan pentingnya zakat sebagai sarana ibadah sekaligus pilar pembangunan ekonomi umat “Zakat bukan hanya kewajiban individual, tetapi juga gerakan kolektif untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan mengurangi kesenjangan. Dengan terbentuknya UPZ di lingkungan Pondok Pesantren Al Awwabin, kami berharap dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dengan lebih terstruktur, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Darul Qutni Wakil Ketua I BAZNAS Kota Depok Dr. K.H. Encep. M.A juga memberikan arahan terkait peran UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS di tingkat lembaga pendidikan dan masyarakat. “Pembentukan UPZ di pesantren ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat. Kami berharap UPZ Al Awwabin dapat menjadi contoh dalam menggerakkan semangat berzakat, sekaligus mengoptimalkan penyaluran zakat untuk program pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat,” ungkap Encep Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif, di mana para peserta diberikan pemahaman mengenai kewajiban zakat, mekanisme penyaluran, serta potensi zakat dalam pengentasan kemiskinan. Dengan adanya UPZ Pondok Pesantren Al Awwabin, diharapkan zakat yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program keumatan, khususnya dalam bidang pendidikan santri, bantuan sosial, dan pemberdayaan masyarakat sekitar.
BERITA22/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
Meneladani Kedermawanan Nabi Muhammad SAW Melalui Zakat dan Sedekah
Meneladani Kedermawanan Nabi Muhammad SAW Melalui Zakat dan Sedekah
Kedermawanan Nabi Muhammad SAW merupakan teladan agung bagi seluruh umat Islam dalam menunaikan kewajiban zakat maupun anjuran sedekah. Dalam sejarah hidup beliau, kedermawanan Nabi tidak hanya tampak dalam ucapan, tetapi juga diwujudkan secara nyata melalui tindakan yang konsisten membantu orang-orang miskin, anak yatim, serta kaum dhuafa. Dengan meneladani kedermawanan Nabi, setiap muslim diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian sosial yang tinggi serta mengutamakan keberkahan harta melalui zakat dan sedekah. Kedermawanan Nabi Muhammad SAW begitu menonjol sehingga beliau digambarkan oleh para sahabat sebagai orang yang lebih dermawan dibandingkan angin yang berhembus. Hal ini menunjukkan bahwa kedermawanan Nabi tidak terbatas pada momen tertentu, tetapi menjadi karakter utama dalam kehidupannya sehari-hari. Oleh karena itu, memahami kedermawanan Nabi menjadi hal penting agar umat Islam bisa mengaplikasikan nilai tersebut dalam kehidupan modern saat ini. Selain menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT, kedermawanan Nabi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Dengan meneladani kedermawanan Nabi, seorang muslim akan senantiasa sadar bahwa harta bukanlah milik pribadi semata, melainkan titipan yang harus dikelola dan disalurkan untuk kemaslahatan umat. Zakat dan sedekah pun menjadi instrumen utama untuk mewujudkan kedermawanan tersebut. Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana kedermawanan Nabi bisa diteladani melalui zakat dan sedekah, nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya, serta relevansinya bagi kehidupan umat Islam di era sekarang. Dengan begitu, kedermawanan Nabi tidak hanya menjadi cerita masa lalu, melainkan juga menjadi inspirasi abadi yang terus hidup dalam kehidupan umat Islam. Kedermawanan Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari Kedermawanan Nabi Muhammad SAW telah menjadi ciri khas yang melekat pada dirinya sejak muda. Bahkan sebelum diangkat menjadi Rasul, beliau sudah dikenal sebagai pribadi yang jujur, amanah, dan senantiasa menolong orang lain. Kedermawanan Nabi terlihat dari kebiasaannya memberi makan fakir miskin, menolong orang yang terlilit hutang, serta membantu anak yatim. Dalam hadis-hadis shahih, diceritakan bahwa kedermawanan Nabi semakin bertambah pada bulan Ramadan. Pada saat itu, beliau tidak hanya menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak sedekah, tetapi juga mencontohkannya langsung. Kedermawanan Nabi pada bulan Ramadan bahkan digambarkan lebih deras daripada angin yang berhembus. Hal ini menunjukkan betapa besar semangat beliau untuk menolong sesama di saat bulan penuh berkah. Kedermawanan Nabi tidak pernah dibatasi oleh kondisi harta yang dimiliki. Bahkan ketika beliau sendiri berada dalam keadaan kekurangan, kedermawanan Nabi tetap tampak. Beliau sering mendahulukan kepentingan orang lain dibandingkan kebutuhan pribadinya. Banyak riwayat menyebutkan bahwa ketika mendapatkan hadiah atau harta, Nabi segera membagikannya kepada para sahabat dan kaum dhuafa. Kedermawanan Nabi juga terwujud dalam ajaran beliau tentang pentingnya zakat dan sedekah. Nabi menegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana membersihkan harta dan jiwa. Dengan menunaikan zakat, seorang muslim meneladani kedermawanan Nabi sekaligus melaksanakan perintah Allah SWT untuk menjaga keadilan sosial di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, kedermawanan Nabi Muhammad SAW menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat Islam yang penuh kepedulian. Melalui teladan beliau, umat Islam diajak untuk senantiasa peka terhadap penderitaan sesama, serta menjadikan harta sebagai jalan menuju keberkahan hidup. Meneladani Kedermawanan Nabi Melalui Zakat Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran penting dalam menciptakan kesejahteraan sosial. Dalam hal ini, kedermawanan Nabi Muhammad SAW menjadi contoh nyata bagaimana zakat mampu menyatukan umat dan menolong orang-orang yang membutuhkan. Beliau dengan tegas menekankan pentingnya zakat sebagai kewajiban yang tidak boleh diabaikan oleh setiap muslim yang telah memenuhi syarat nisab. Kedermawanan Nabi dalam mengajarkan zakat tampak dari konsistensinya mengingatkan umat agar tidak lalai menunaikan kewajiban tersebut. Beliau sering menghubungkan zakat dengan keberkahan harta, sehingga siapa pun yang menunaikan zakat akan mendapatkan keberlimpahan rezeki dari Allah SWT. Meneladani kedermawanan Nabi berarti memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap keadilan sosial. Dalam praktiknya, kedermawanan Nabi mengajarkan bahwa zakat tidak boleh dipandang sebagai beban, melainkan kesempatan untuk berbagi. Rasulullah SAW mencontohkan bahwa zakat bisa menjadi penghubung yang kuat antara si kaya dan si miskin. Dengan zakat, jurang sosial dapat dikurangi, rasa kebersamaan dapat ditingkatkan, dan ukhuwah Islamiyah dapat dipererat. Meneladani kedermawanan Nabi melalui zakat juga berarti memahami bahwa zakat bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga membersihkan hati dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa orang yang enggan menunaikan zakat akan merugi, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan demikian, meneladani kedermawanan Nabi dalam zakat menjadikan seorang muslim lebih peka, rendah hati, dan penuh syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan. Oleh karena itu, umat Islam sepatutnya meneladani kedermawanan Nabi dengan menunaikan zakat tepat waktu, menyalurkannya kepada mustahik yang berhak, serta menjadikan zakat sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial. Dengan begitu, kedermawanan Nabi akan terus hidup dalam praktik nyata umat Islam hingga akhir zaman. Meneladani Kedermawanan Nabi Melalui Sedekah Selain zakat, kedermawanan Nabi Muhammad SAW juga tercermin dalam kebiasaannya bersedekah. Rasulullah SAW menekankan bahwa sedekah tidak terbatas pada harta benda, melainkan mencakup segala bentuk kebaikan, bahkan senyuman sekalipun. Hal ini memperlihatkan betapa luasnya makna kedermawanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Kedermawanan Nabi dalam bersedekah dapat dilihat dari banyaknya riwayat yang menyebutkan bahwa beliau hampir tidak pernah menolak permintaan seseorang. Bahkan ketika beliau tidak memiliki apa-apa, Nabi tetap memberikan dengan cara memotivasi atau mendoakan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kedermawanan Nabi tidak pernah terhenti, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Dengan meneladani kedermawanan Nabi dalam bersedekah, umat Islam akan semakin sadar bahwa sedekah bukanlah pengurang harta, melainkan justru mendatangkan keberkahan. Rasulullah SAW bersabda bahwa harta tidak akan berkurang karena sedekah, melainkan semakin bertambah dan diberkahi. Inilah salah satu bentuk mukjizat kedermawanan Nabi yang menjadi pelajaran penting bagi seluruh umat. Selain itu, kedermawanan Nabi dalam sedekah juga mengajarkan umat Islam untuk senantiasa menolong orang lain tanpa pamrih. Beliau mencontohkan bahwa sedekah harus dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT, bukan untuk pamer atau mencari pujian. Dengan cara ini, sedekah menjadi ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Meneladani kedermawanan Nabi melalui sedekah juga berarti memperluas kepedulian sosial. Umat Islam didorong untuk tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga memperhatikan kebutuhan orang lain. Dengan demikian, nilai kedermawanan Nabi akan terus hidup dalam diri setiap muslim yang gemar bersedekah, baik dalam bentuk kecil maupun besar. Relevansi Kedermawanan Nabi di Era Modern Kedermawanan Nabi Muhammad SAW tetap relevan untuk diteladani di era modern saat ini. Meskipun zaman telah berubah, nilai-nilai kedermawanan Nabi masih sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Dengan meneladani kedermawanan Nabi, umat Islam dapat berperan aktif dalam mengatasi kesenjangan sosial, kemiskinan, dan ketidakadilan yang masih banyak terjadi. Dalam konteks zakat, kedermawanan Nabi bisa diwujudkan melalui pengelolaan zakat yang lebih profesional dan transparan. Lembaga-lembaga zakat yang berkembang saat ini adalah perwujudan dari semangat kedermawanan Nabi dalam mengatur distribusi kekayaan agar lebih adil dan merata. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, umat Islam ikut menjaga amanah kedermawanan Nabi sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat. Sedangkan dalam konteks sedekah, kedermawanan Nabi bisa diimplementasikan melalui berbagai program sosial modern. Misalnya, bantuan pendidikan untuk anak-anak yatim, pemberdayaan ekonomi untuk fakir miskin, atau bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam. Semua itu mencerminkan nilai kedermawanan Nabi yang selalu mengutamakan kepedulian terhadap sesama. Kedermawanan Nabi juga sangat relevan dalam membentuk karakter generasi muda muslim. Di tengah budaya individualisme yang semakin kuat, meneladani kedermawanan Nabi menjadi cara efektif untuk menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian sosial. Generasi muda yang meneladani kedermawanan Nabi akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia. Dengan demikian, kedermawanan Nabi Muhammad SAW bukan hanya inspirasi masa lalu, tetapi juga pedoman hidup untuk masa kini dan masa depan. Dengan zakat dan sedekah, umat Islam bisa terus menghidupkan nilai kedermawanan Nabi, sekaligus menjadi solusi nyata bagi permasalahan sosial di dunia modern. Kedermawanan Nabi Muhammad SAW adalah teladan utama bagi seluruh umat Islam dalam mengelola harta melalui zakat dan sedekah. Dari kehidupan sehari-hari beliau, kita dapat melihat bagaimana kedermawanan Nabi menjadi bagian tak terpisahkan dari akhlak mulia yang dimilikinya. Dengan meneladani kedermawanan Nabi, umat Islam tidak hanya melaksanakan ibadah, tetapi juga berkontribusi dalam membangun masyarakat yang adil, sejahtera, dan penuh kepedulian. Di era modern, nilai kedermawanan Nabi tetap relevan dan harus dihidupkan kembali melalui berbagai bentuk zakat dan sedekah. Dengan menyalurkan zakat secara profesional dan bersedekah dengan ikhlas, umat Islam dapat menjadikan kedermawanan Nabi sebagai inspirasi abadi yang menuntun langkah dalam kehidupan sehari-hari. Akhirnya, meneladani kedermawanan Nabi bukan hanya sebuah anjuran, tetapi sebuah kebutuhan agar umat Islam mampu menjaga persaudaraan, memperkuat solidaritas sosial, serta meraih keberkahan hidup di dunia dan akhirat. Semoga semangat kedermawanan Nabi Muhammad SAW senantiasa hidup dalam hati setiap muslim dan menjadi amal yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
BERITA22/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Apresiasi Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II, Tegaskan Komitmen Bantu Palestina
BAZNAS Apresiasi Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II, Tegaskan Komitmen Bantu Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyambut kedatangan Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II yang juga terdiri atas personel BAZNAS, kini telah kembali ke tanah air pada Sabtu (13/9/2025). Hal ini menandakan misi penyaluran bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina via airdrop telah selesai dilaksanakan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. Caj (Purn.) Drs. Nur Chamdani, hadir bersama Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA., CFRM., dalam acara penyambutan yang dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Acara ini turut dihadiri Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair S.M. Al-Shun, perwakilan Kedutaan Mesir dan Yordania, jajaran pejabat kementerian, serta tamu undangan lainnya. Pimpinan BAZNAS, Kol. Caj (Purn.) Drs. Nur Chamdani, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan misi kemanusiaan ini.. “BAZNAS RI mengucapkan puji syukur Alhamdulillah bahwa semua personel Satgas Garuda Merah Putih II yang didalamnya termasuk beberapa personel dari BAZNAS RI, atas ijin dan perlindungan dari Allah SWT telah berhasil dan sukses melaksanakan tugas bantuan kemanusiaan di Gaza Palestina melalui Airdrop. Kolaborasi antara TNI dan BAZNAS RI yang merupakan perintah Presiden Prabowo bisa dilaksanakan dengan baik. Tugas ini juga merupakan salah satu tanggungjawab BAZNAS RI kepada masyarakat Indonesia yang telah menitipkan bantuannya kepada BAZNAS RI. Tentu BAZNAS tetap akan menerima bantuan dari masyarakat, sehingga kita tetap bisa memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang di Palestina,” ujarnya. Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah personel Satgas dan mitra, di antaranya Kolonel Pnb Puguh Yulianto, Letkol Cba Supriyanto, S.I.P., M.Si., Letkol Pnb Chandra Danang Jaya, serta media TVOne, yang diwakili Mohammad Fahrial Nugraha. Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono menegaskan bahwa misi kemanusiaan ke Palestina tidak lepas dari kerja sama lintas lembaga, termasuk BAZNAS. “Total yang sudah didrop seberat 91,4 ton dengan jumlah 520 bakal yang diterjunkan di Gaza. Semua terselenggara atas kerja sama dari Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, kemudian atas perintah Panglima TNI, TNI AU melaksanakan penerbangan di Gaza,” kata Kasau. Ia menambahkan bahwa misi ini menjadi bukti konsistensi bangsa Indonesia dalam solidaritas kemanusiaan internasional. “Sekali lagi ini adalah komitmen bangsa Indonesia untuk ikut dalam solidaritas perjuangan kemanusiaan yang ada di saudara-saudara kita di Gaza,” tegasnya. Walau misi airdrop telah usai, BAZNAS tetap membuka jalan kebaikan. Bersama pemerintah, TNI, dan mitra strategis, BAZNAS berkomitmen terus menyalurkan donasi rakyat Indonesia bagi warga Gaza melalui jalur darat maupun cara lain yang memungkinkan.
BERITA16/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Depok.

Lihat Daftar Rekening →