Berita Terbaru
Dukung Kesehatan Masyarakat, RSUD KiSA Gelar Operasi Katarak dan Santunan Yatim Bersama Baznas Depok
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Khitmat Sehat Afiat (KiSA) yang merupakan Unit Pengumbul Zakat (UPZ) terus melakukan kolaborasi dengan Baznas Kota Depok.
Plt. Direktur KiSA dr. Agus Gojali mengatakan dirinya akan memaksimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari seluruh karyawan di rumah sakit kami, Insya allah penghimpunan ZIS dapat meningkat dan membantu program-program kegiatan RSUD.
“Di Agustus ini, dalam rangka meperingati hari kemerdekaan ke-80, Kami gelar operasi Katarak gratis pada tanggal 30 Agustus” terang Plt. Direktur RSUD KiSA dr. Agus Gojali didampingi Kabid Keperawatan Dyah Fitri Wulandari, S.Kp.,M.Kep, Kasie keperawatan khusus Sri Suyatmi, S.Kp, Kasie Pelayanan Non Medis dr. Yuniarsih, dan Ari Wibowo, S. Kep., Ners selaku Humas RSUD KiSA, pada Jumat (8/8/2025) saat mengunjungi pasien rawat inap di lantai 8.
Kemudian, lanjut dr. Agus, Baznas setiap pekan di hari Jumat mengadakan sarapan gratis minimal 100 paket sarapan bagi penunggu pasien di kelas III.
“Kami juga sudah melakukan santunan anak yatim, sunatan masal, dan kami juga bekerja dengan Baznas untuk pembiayaan kepada pasien diluar ketentuan BPJS Kesehatan” ungkapnya.
Sebagai informasi, Ketua Baznas Depok menyampaikan dalam laporan kinerja BAZNAS bahwa potensi penghimpunan UPZ RSUD KiSA cukup besar sekitar Rp 1,3 miliar dalam satu tahun.
“Oleh karena itu, RSUD memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam sektor kesehatan, melalui pendistribusian zakat yang dilakukan oleh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ),” ujar Dr. Endang Ahmad Yani.
BERITA12/08/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kirim 50 Truk Bantuan Pangan untuk Warga Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir mengirimkan 50 truk bantuan pangan berisi tepung senilai 1 juta dolar AS (sekitar Rp16 M) untuk masyarakat Palestina.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan pangan berisi tepung merupakan hasil koordinasi dengan pemerintah Mesir, yang menetapkan bahwa kebutuhan utama warga Palestina saat ini adalah bahan pokok makanan, seperti tepung.
Kiai Noor menjelaskan, distribusi bantuan dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan pihak Mesir. “Pemerintah Mesir telah menyampaikan bahwa mulai bulan ini, ketika pintu Rafah bisa digunakan untuk penyeberangan atau pemasukan bantuan, prioritas utama adalah tepung dan makanan,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Sabtu (9/8/2025),
Kiai Noor menambahkan, pemilihan bantuan berupa tepung ini bukan tanpa alasan. “Kami menyesuaikan dengan ketetapan pemerintah Mesir agar bantuan yang masuk benar-benar sesuai kebutuhan warga di Palestina,” katanya.
Selain itu, Kiai Noor menilai, tepung memiliki manfaat strategis karena dapat diolah menjadi berbagai makanan pokok yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari, seperti roti dan pita bread, yang menjadi konsumsi utama warga Palestina.
“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan bukan hanya tepat sasaran, tetapi juga tahan lama dan dapat diolah sesuai kebiasaan konsumsi masyarakat setempat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor mengatakan, Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir merupakan lembaga zakat resmi negara yang terpercaya, dan merupakan lembaga di bawah naungan Grand Syekh Al Azhar, sehingga pendistribusian bantuan ini dapat tepat sasaran
Kiai Noor menegaskan, seluruh proses penyaluran bantuan BAZNAS mengikuti prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Prinsip ini menjadi pedoman agar penyaluran bantuan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga sesuai syariat, mematuhi aturan hukum, dan menjaga kepentingan negara,” ujarnya.
Kiai Noor juga menyampaikan, apresiasi kepada masyarakat Indonesia atas kepercayaannya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan terbaik bagi warga Palestina melalui kanal donasi resmi BAZNAS.
"Dukungan ini menjadi bukti bahwa jarak tidak menghalangi rasa persaudaraan. Insya Allah, bantuan ini kami salurkan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menegaskan, pihaknya akan terus memantau situasi di Palestina dan siap menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan. Koordinasi dengan Pemerintah Mesir dan mitra lokal akan tetap menjadi acuan utama.
“Ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia. Semoga bantuan ini dapat menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Palestina dalam menghadapi masa sulit,” ucapnya.
BERITA11/08/2025 | M Hilmi Zuhdi
Wamen Diktisaintek Apresiasi Beasiswa Cendekia BAZNAS, Dorong Kolaborasi Wujudkan Indonesia Emas 2045
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., mengapresiasi langkah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas peluncuran program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) tahun 2025, sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi dan mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Hal itu disampaikan pada acara peluncuran Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) tahun 2025 yang digelar di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Senin (4/8/2025). Hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Kasubdit Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Muhibuddin, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., para Rektor, Wakil Rektor, dan Pejabat yang mewakili dari 183 kampus, serta para penerima manfaat.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., mengucapkan terima kasih atas langkah baik dari BAZNAS dalam memberikan Beasiswa Cendekia BAZNAS kepada mahasiswa Indonesia yang kurang mampu.
“Beasiswa ini tentu menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia berkualitas, sebagaimana yang terus ditekankan oleh Bapak Presiden Prabowo dalam Asta Cita nomor 4, yaitu pengembangan SDM unggul demi terciptanya pembangunan yang mandiri di Indonesia,” ucap Fauzan.
Fauzan mengatakan, pentingnya bantuan pendidikan tinggi, terutama bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Ia mengungkapkan, saat ini Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia masih tergolong rendah, yakni sekitar 31 persen.
“Ini penting. Kenapa? Karena kita memang masih sangat memerlukan banyak pertolongan, khususnya dalam rangka memberikan akses pendidikan kepada anak-anak usia kuliah,” katanya.
Ia menilai, beasiswa seperti BCB dapat menjawab sebagian problematika rendahnya partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia. Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya strategi konkret untuk mengurangi angka pengangguran seiring meningkatnya APK.
“Menuju Indonesia Emas 2045, kita membutuhkan generasi yang unggul. Maka, pemberian beasiswa dari BAZNAS sangat penting sebagai bentuk pemetaan sekaligus investasi masa depan,” kata dia.
Lebih lanjut, Fauzan mengatakan, pemberian beasiswa ini menjadi fenomena menarik, bahwa urusan pendidikan tidak semata-mata dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, tetapi juga melibatkan kementerian lain, termasuk juga berbagai lembaga.
"Jika setiap lembaga, baik dari sektor swasta maupun pemerintah, turut berkontribusi dalam penyediaan beasiswa, maka upaya memperluas akses pendidikan akan semakin kuat dan berdampak luas. Itu merupakan langkah yang sangat mulia," ucap Fauzan.
Fauzan juga menyoroti dampak sosial dari pemberian beasiswa yang dinilai mampu mengubah kehidupan mahasiswa dari keluarga tidak mampu, sekaligus meningkatkan martabat mereka.
“Harapan besarnya, program ini tidak hanya sekadar menciptakan SDM unggul, tetapi juga mengubah tata kehidupan sosial mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan akses pendidikan yang lebih merata, beasiswa dapat membantu menurunkan jumlah mustahik dalam jangka panjang.
“Kita berharap jumlah penerima manfaat zakat tidak terus meningkat. Kalau terus bertambah, itu menunjukkan masih banyak masyarakat belum sejahtera. Idealnya, jumlahnya menurun, kecuali yang berbasis intelektualitas,” ucapnya.
Turut hadir dalam peluncuran tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., serta Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri, serta Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI Farid Septian
BERITA05/08/2025 | M Hilmi Zuhdi
Bismillah dan keberkahan
Bagi umat muslim, tentu tidak asing dengan lafadz _bismillah_ . Karena merupakan ayat pertama dari Al-qur'an, dan wajib dibaca ketika sholat, Juga disunnahkan membacanya ketika wudhu, mandi ataupun hendak makan.
Salah satu anjuran Rosululloh shollallohu 'alayhi wasallam kepada umatnya yaitu untuk mengucapkan Basmalah sebelum memulai mengerjakan segala sesuatu sebagaimana yang tertera pada sebuah Hadits:
Setiap perkara yang mengandung kebaikan didalamnya yang tidak diawali dengan membaca ‘Bismillahirrahmanirrahim’ maka kebaikan tersebut akan terputus, yakni sedikit atau kurang berkahnya.
Demikian pula dalam kitab Ianatu at-Tholibin, yang ditulis oleh as-Sayyid Abu Bakar Ibnu al-'Arifbillah as-Sayyid Muhammad Syatho ad-Dimyati, yang dikutip oleh Muallim Kh. Muhammad Syafii Hadzami didalam kitabnya taudihul adillah :
Apabila kamu membaca Al-Fatihah maka bacalah bismillahir-rohmanir-rohim. Sesungguhnya ia itu ibunya Al-Qur'an, dan tujuh pujian yang mana lafadz bismillahir-rohmanir-rohim itu salah satu ayat darinya.
dan bahkan didalam kitab kayfa taqro'ul qur'an Imam Hafsh rohimahulloh berpendapat bahwa sesungguhnya basmalah itu merupakan ayat dari surah Al-Fatihah dan dari setiap surah, kecuali surah Baro'ah.
Maka lafadz Bismillahi ar-rohmani ar-rohim adalah salah satu ayat dari surat Al-Fa-tihah, yang mana membaca Al-Fatihah adalah rukun dari pada sholat yaitu merupakan rukun qouli/ucapan yang wajib terdengar minimal untuk diri sendiri. Membaca Al-Fatihah tanpa bismillahi ar-rohmani ar-rohim dalam sholat berarti belum sempurna rukun sholatnya. Belum sempurna rukun, berarti belum sah melakukan sholatnya.
Bismillahirrahmanirrahim atau basmalah merupakan lafadz yang sangat istimewa. Lafadz basmalah ini memiliki banyak sekali makna dan rahasia-rahasia dari Allah ta'ala. Maka dari itu seseorang yang membaca lafadz basmalah insyaallah akan memperoleh banyak keistimewaan dan keutamaan.
BERITA05/08/2025 | Muhamad Alfian
Keutamaan Sedekah Jumat: Amalan yang Mendatangkan Berkah
Sedekah merupakan salah satu amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Namun, ada keutamaan khusus dalam bersedekah pada hari Jumat. Hari Jumat adalah hari yang istimewa bagi umat Islam, dikenal sebagai "sayyidul ayyam" atau penghulu segala hari. Pada hari ini, pahala setiap amalan baik, termasuk sedekah, dilipatgandakan. Berikut ini adalah pembahasan tentang keutamaan sedekah Jumat dan mengapa kita dianjurkan untuk melakukannya. 1. Hari Penuh Keberkahan
Jumat merupakan hari yang penuh berkah dan istimewa dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda: "Hari terbaik di mana matahari terbit adalah hari Jumat..." (HR. Muslim). Pada hari ini, segala kebaikan yang kita lakukan, termasuk sedekah, dilipatgandakan pahalanya. Allah SWT membuka pintu-pintu rahmat-Nya lebih luas bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah dan beramal sholeh. 2. Sedekah Jumat Mendapat Pahala Berlipat Ganda
Sedekah di hari apa pun sangat dianjurkan, tetapi bersedekah pada hari Jumat memiliki keutamaan tersendiri. Keberkahan hari Jumat membuat pahala sedekah menjadi lebih besar. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang bersedekah pada hari Jumat, maka pahalanya akan dilipatgandakan." Dalam kehidupan sehari-hari, memberikan sedekah pada hari Jumat akan menambah keberkahan dalam rezeki dan kehidupan, baik bagi yang memberi maupun yang menerima. 3. Sedekah Sebagai Bentuk Syukur atas Nikmat Allah
Hari Jumat adalah saat yang tepat untuk merenungi nikmat-nikmat yang telah Allah SWT berikan. Sedekah menjadi salah satu cara terbaik untuk mengungkapkan rasa syukur tersebut. Dengan memberikan sebagian dari rezeki yang kita miliki kepada orang lain, kita menunjukkan kepedulian dan syukur kepada Allah. "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah sebaik-baik pemberi rezeki." (QS. Saba: 39) Ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan, termasuk sedekah, tidak akan mengurangi rezeki kita. Justru, Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. 4. Menghapus Dosa dan Kesalahan
Sedekah di hari Jumat juga menjadi salah satu cara untuk menghapus dosa-dosa yang telah kita perbuat. Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi) Dengan memperbanyak sedekah di hari Jumat, kita mendapatkan kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memohon ampunan-Nya atas segala kesalahan yang kita lakukan. 5. Menambah Keberkahan Rezeki
Sedekah adalah salah satu kunci untuk membuka pintu rezeki yang lebih luas. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: "Tidaklah sedekah itu mengurangi harta." (HR. Muslim) Justru dengan bersedekah, terutama pada hari yang penuh berkah seperti Jumat, kita membuka jalan untuk mendapatkan keberkahan rezeki yang lebih besar. Allah menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi orang-orang yang ikhlas berbagi dengan sesama. 6. Sedekah pada Hari Jumat sebagai Pengingat Kematian
Hari Jumat juga merupakan hari yang istimewa karena berkaitan dengan kematian. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa Jumat adalah hari terbaik untuk meninggal. Dengan bersedekah pada hari ini, kita dapat mengingat kematian dan mempersiapkan diri untuk hari akhir. Amal kebaikan yang kita lakukan, termasuk sedekah, akan menjadi bekal yang bermanfaat setelah kematian. "Setiap amal anak Adam akan terputus kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang sholeh yang mendoakannya." (HR. Muslim) Sedekah yang kita lakukan di hari Jumat akan terus mengalir pahalanya, terutama jika kita berpartisipasi dalam amal jariyah yang manfaatnya dirasakan oleh banyak orang. 7. Meningkatkan Kepedulian Sosial
Sedekah bukan hanya mendatangkan keberkahan bagi yang bersedekah, tetapi juga membantu mengatasi masalah sosial. Dengan memperbanyak sedekah di hari Jumat, kita ikut berperan dalam meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama, terutama kepada mereka yang hidup dalam kesulitan. 8. Doa yang Terkabul di Hari Jumat
Hari Jumat juga dikenal sebagai waktu di mana doa-doa dikabulkan. Dengan bersedekah, kita berharap agar Allah SWT mengabulkan doa-doa dan permohonan kita. Rasulullah SAW bersabda: "Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang jika seorang hamba muslim berdoa kepada Allah ketika itu, niscaya Allah akan mengabulkan doanya." (HR. Bukhari dan Muslim) Memanfaatkan momen ini dengan bersedekah dapat membuka peluang lebih besar untuk doa kita dikabulkan. Semoga artikel tentang sedekah Jumat ini dapat meningkatkan ketakwaan kita semua. Aamiin.
BERITA01/08/2025 | M Hilmi Zuhdi
Latih Siswa Berbagi, BAZNAS Depok & SDN Sawangan 2 Gulirkan Program Sedekah
Dalam rangka dakwah Gerakan zakat disekolah, tim bidang pengumpulan BAZNAS Depok terus melakukan upaya-upaya dalam mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Depok. Salah satu program yang terus dioptimalkan adalah Program JUMPA SI BERKAH (Jum’at Pagi Sedekah Infak Berkah). Program ini sudah di jalankan 3 tahun terakhir hingga saat ini sudah lebih dari 230 sekolah SD dan SMP di Kota Depok sudah mengikuti program ini.
Tepat pada Senin, 28/07/2025, salah satu sekolah yang ada di Kacamatan Sawangan yakni SDN Sawangan 2 yang diwakili oleh kepala Sekolah Bapak Andi Wijaya menerima kupon infak BAZNAS Depok untuk diberikan kepada siswa dalam rangka membiasakan bersedekah sejak dini
Wakil Ketua I BAZNAS Depok, Dr. K.H. Encep. M.A menyampaikan pentingnya pembiasaan bersedekah sejak dini sebagai bentuk implementasi nilai profile Pancasila di sekolah,
Gerakan JUMPA SIBERKAH (Jum’at Pagi Sedekah Infak Berkah) ini merupakan bentuk implementasi nilai-nilai profile pelajar pancasila, melalui gerakan berbagi ini peserta didik dilatih menjadi seorang anak yang peduli dengan lingkungan sekitar melalui uang infak yang ia sisihkan di setiap Jum’atnya” Ujar Dr K.H Encep
Wakil Ketua I BAZNAS Depok melanjutkan bahwa “Program infak siswa ini selain bertujuan untuk membentuk karakter anak gemar berbagi sejak dini, juga sebagai bentuk program pendistribusian BAZNAS Depok kepada para siswa yang kurang mampu. Dana yang terkumpul akan disalurkan Kembali oleh pihak sekolah kepada siswa yang berhak menerima atau kategori kurang mampu (miskin).
BERITA28/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Baznas Depok dan RSUD ASA, Siap Wujudkan Masyarakat Depok Sehat Melalui Ekosistem Kesehatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok perkuat sinergi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok, kerjasama ini membahas Ekosistem Ekosistem Kesehatan berbasis ZIS. Selasa, (22/0725)
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Depok Dr. Endang Ahmad Yani, Direktur RSUD ASA dr. Enny Ekasari, MARS serta pengurus UPZ RSUD ASA.
Ketua Baznas Depok, Endang Ahmad Yani menjelaskan, Ekosistem Kesehatan merupakan program baru yang digagas Baznas Depok sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan solusi kolaboratif dalam pelayanan kesehatan berbasis Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
"Gerakan sosial masyarakat yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan, UPZ Rumah Sakit, UPZ Sekolah dan UPZ Masjid dalam rangka menyediakan layanan kesehatan bagi mustahik dilingkungan tempat tinggal yang berbasis ZIS (Zakat Infaq Sedekah).
Selanjutnya Ketua BAZNAS Depok menyampaikan bahwa maksud dari program ini adalah Mengoptimalkan peran UPZ Rumah Sakit, UPZ Sekolah dan UPZ Masjid dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani yang bersumber dari dana ZIS” Ujarnya.
"Program ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan Baznas terhadap visi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan menyempurnakan program Universal Health Coverage (UHC)," terangnya.
Sementara itu, Direktur RSUD ASA dr. Enny Ekasari, MARS, menyatakan apresiasi dan kesiapan untuk berkolaborasi dengan BAZNAS dan mendukung penuh program tersebut.
"Program Ekosistem Kesehatan ini selain bermanfaat untuk membantu berobat bagi masyarakat yang tidak mampu, juga sangat baik bagi pihak RS. Selain itu kami coba untuk meningkatkan penghimpunan agar lebih banyak lagi Masyarakat yang bisa terbantu melalui program ini” ujar Enny
BERITA22/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Perkuat Sinergi Program Kesehatan, BAZNAS Depok Paparkan Laporan Kinerja Ke RSUD ASA
Badan Amil Zakat Nasional Kota Depok (BAZNAS Depok) melakukan kunjungan silaturahmi ke RSUD AS. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin hubungan yang lebih erat dan membuka peluang kolaborasi baru serta melaporkan kinerja pengelolaan ZIS tahun 2024 BAZNAS Depok. Selasa, (22/07/25)
Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Depok Dr. Endang Ahmad Yani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala RSUD ASA yang telah menjadi UPZ BAZNAS Depok serta turut mendukung program-program BAZNAS. BAZNAS Depok.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Kota Depok terkhusus RSUD ASA sinergi yang telah terjalin selama ini, Kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS dan RSUD ASA telah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Depok, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” ujar Endang Ahmad Yani
Selanjutnya Ketua BAZNAS Depok menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024 BAZNAS Depok berhasil mengelola dana ZIS sebesar 9.1 Miliar
“Capaian BAZNAS Depok sebesar 9,1 Miliat ini tidak lepas dari kontribusi pemerintah kota serta RSUD ASA yang telah menjadi UPZ BAZNAS Depok, memang masih jauh dari potensi dan kami berharap RSUD ASA bisa meningkatkan kinerja pengelolaan ZIS di rumah sakit, sehingga semakin banyak Masyarakat yang bisa dibantu” ujar Endang Ahmad Yani
Menanggapi hal tersebut, Dirut RSUD ASA dr. Enny Ekasari, MARS menyatakan komitmennya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi BAZNAS Depok. Dr, Enny juga menyampaikan bahwa pihaknya sedang berusaha untuk meningkatkan penghimpunan serta pelayanan bagi Masyarakat” ujar dr. Enny
Pada pertemuan tersebut Ketua BAZNAS Depok membahas tentang konsep Ekosistem Kesehatan berbasis ZIS yang nanti akan melibatkan Pemerintah Kota, UPZ Rumah Sakit, UPZ Sekolah dan Masjid
BERITA22/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Sinergi BAZNAS dan Pemkot Depok, Wali Kota Sebut Tugas Pemerintah Sejahterakan Warga
Badan Amil Zakat (BAZNAS) & Pemerintah Kota (PEMKOT) Depok menggelar kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, yang dirangkai dengan pemberian santunan anak yatim se-Kota Depok di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok, Selasa (15/07/2025).
Wali Kota Depok, Supian Suri menegaskan hakikat tugas pemerintah ialah menyejahterakan warga melalui pelayanan yang diberikan. Pelayanan yang dimaksud antara lain pelayanan pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
"Kenapa ada pemerintah? Supaya warganya bahagia. Itu saja, enggak usah ribet-ribet. Tugas pemerintah itu membuat warganya bahagia," ujarnya, disela kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H Tingkat Kota Depok yang digelar di Masjid Baitul Kamal, Selasa (15/07/25).
Menurutnya, kebahagiaan warga dapat diwujudkan melalui tiga hal pokok yakni otak yang pintar, badan yang sehat, dan ekonomi yang kuat. Tiga hal inilah yang menjadi fokus pelayanan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
"Salah satu pelayanan utama pemerintah adalah memastikan setiap warga mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas. Kalau mau pintar, pendidikan harus jadi prioritas. Pemerintah bertanggung jawab untuk itu," tegasnya.
Ketua BAZNAS Depok, Dr Endang Ahmad Yani menyampaikan bahwa hal diatas sejalan dengan program-program yang dijalankan BAZNAS Depok,
“BAZNAS Depok memiliki pilar program Depok Cerdas, Depok Sehat dan Depok Sejahtera, hal ini senantiasa kami sinergikan dengan pemerintah kota agar harapan besar wali kota dapat terwujud terkait 3 hal penting yang menjadi focus pelayanan Pemerintah Kota” Ujar Endang Ahmad yani
Pada kegiatan peringatan tahun bari hijriah ini, Pemkot Depok, bekerja sama dengan Baznas Kota Depok, memberikan santunan kepada 630 anak yatim yang tersebar di 11 kecamatan. Selain uang santunan, anak yatim juga menerima paket perlengkapan sekolah, dengan total nominal mencapai Rp 142 juta.
BERITA16/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H, Pemkot & Baznas Depok Santuni 630 Anak Yatim
Badan Amil Zakat (BAZNAS) & Pemerintah Kota (PEMKOT) Depok menggelar kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, yang dirangkai dengan pemberian santunan anak yatim se-Kota Depok di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok, Selasa (15/07/2025).
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperingati tahun baru Islam, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam.
Selain itu untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan para pemangku kepentingan serta masyarakat luas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Depok Dr Supian Suri, Ketua BAZNAS Kota Depok Dr Endang Ahmad yani, Ketua MUI Kota Depok KH. Syihabuddin Ahmad, ASN dilingkungan pemerintah kota serta para tamu undangan lainnya.
“Melalui kegiatan dengan tema semangat hijrah dalam mewujudkan Depok Maju ini, kita ingin menanamkan semangat dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai komitmen mewujudkan Kota Depok Maju,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Depok, Mangnguluang Mansur.
Pemkot Depok, bekerja sama dengan Baznas Kota Depok, memberikan santunan kepada 630 anak yatim yang tersebar di 11 kecamatan. Selain uang santunan, anak yatim juga menerima paket perlengkapan sekolah, dengan total nominal mencapai Rp 142 juta.
Ketua BAZNAS Depok Dr Endang Ahmad Yani menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan BAZNAS Depok menjadi satu keharusan,
“BAZNAS sebagai Lembaga pemerintah non struktur sudah semestinya terus bersinergi dengan pemerintah kota agar cita-cita mensejahterakan Masyarakat bisa terwujud secara maksimal” ucap Endang Ahmad yani
BERITA16/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Kolaborasi Wujudkan Kepedulian Sosial, BAZNAS Depok Adakan Gathering Bersama Muzaki dan Mustahik
TP PKK Kota Depok bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyalurkan bantuan Program Depok Rp.50.190.000,- (34 PM), Depok Peduli Rp. 4.900.000,- ( 3 PM), Depok Sehat Rp. 1.837.500,- ( 2 PM), Depok Takwa Rp. 2.000.000,- ( 2 PM), Depok Sejahtera Rp. 26.900.000,- (19 PM) dalam acara Gathering BAZNAS Depok dengan tema “Tentramnya Muzaki, Bahagiannya Mustahik” yang bertempat di Auditorium RS Grha Permata Ibu. Rabu, (14/07/25)
Ketua BAZNAS Depok, Dr, Endang Ahmad Yani menyampaikan penting acara ini dalam rangka Edukasi zakat dan Penjelasan Program BAZNAS Depok
“Kegiatan ini bermaksud untuk mempertemukan para muzaki (pembayar zakat) dan mustahik (penerima zakat) serta kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya zakat, serta memberikan informasi mengenai program-program BAZNAS” Ucap Endang Ahmad Yani
Pada acara Gethering BAZNAS Depok juga dilakukan penyaluran dana zakat dengan rincian 5 Pilar Program : Depok Rp.50.190.000,- (34 PM), Depok PEduli Rp. 4.900.000,- ( 3 PM), Depok Sehat Rp. 1.837.500,- ( 2 PM), Depok Takwa Rp. 2.000.000,- ( 2 PM), Depok Sejahtera Rp. 26.900.000,- (19 PM)
Bapak Muhammad Nur Rizal salah satu Muzaki turut mengomentari kegiatan Gathering BAZNAS Depok ini, “Kegiatan ini saya rasa sangat positif yang bermanfaat bagi semua pihak. Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang zakat dan transparansi pengelolaan dana zakat. Dengan adanya sinergi antara muzaki, mustahik, dan BAZNAS, diharapkan kesejahteraan umat dapat meningkat dan kemiskinan dapat dientaskan” Ucap Rizal
Mewakili PKK Kota Depok, Hj Imas Masiti berharap kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan,
“Saya mewakili PKK Kota Depok berharap kegiatan ini terus dilakukan, agar kedepan kolaborasi dalam kebaikan bisa menular keberbagai stakeholders lainnya agar cita-cita besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Bapak Supian Suri & Bapak Chandra Rahmansyah untuk menjadi Bersama Depok Maju bisa terwujud melalui Gerakan sosial” ujar Hj Imas
Kegiatan ini di hadiri oleh Hj Imas Masiti (TP PKK Kota Depok), Dr. Endang Ahmad Yani. S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua (Direktur Utama RS GPI), Firsa (Ketua Yayasan Permata Hisyam Rahman) serta Para Muzaki dan Mustahik BAZNAS Depok.
BERITA14/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Komitmen Wujudkan UMKM Naik Kelas, BAZNAS & PKK Depok Berikan Bantuan Modal Usaha
BAZNAS & TP PKK Depok melaksanakan program bantuan untuk UMKM senilai Rp. 26.900.000 kepada 19 UMKM dalam acara Gathering BAZNAS Depok Bersama Muzaki dan Mustahik. Rabu, (11/07/25)
Selain itu dalam acara Gathering BAZNAS Depok juga dilakukan penyaluran dana zakat dengan rincian Pilar Program : Depok Rp.50.190.000,- (34 PM), Depok PEduli Rp. 4.900.000,- ( 3 PM), Depok Sehat Rp. 1.837.500,- ( 2 PM), Depok Takwa Rp. 2.000.000,- ( 2 PM), Depok Sejahtera Rp. 26.900.000,- (19 PM)
Dr. Endang Ahmad Yani, Ketua BAZNAS Depok menyampaikan bahwa salah satu pilar ekonomi Kota Depok yang berkontribusi besar terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB).
“UMKM menyumbang sekitar 60 persen terhadap PDRB Kota Depok. Mereka juga berperan penting dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di wilayah ini,” ujar Endang Ahmad Yani
Selanjutnya Ketua BAZNAS Depok menyampaikan dukungan atas program UMKM Naik Kelas yang diluncurkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok “Pemerintah melalui dana APBD mendukung penuh UMKM untuk naik kelas, sedangkan disisi lain BAZNAS Depok mendukung program UMKM naik kelas melalui penggunaan dana zakat, infak dan sedekah” ujar Endang Ahmad Yani
Pada tahun 2024 BAZNAS Depok telah mengalokasikan dana untuk pendukung kegiatan UMKM sebesar Rp. 2,2 Miliar dengan total 855 pelaku UMKM.
Mewakili PKK Kota Depok, Hj Imas Masiti menegaskan bahwa “ PKK dan UMKM di Depok memiliki hubungan yang erat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah. PKK berperan aktif dalam mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program dan kegiatan seperti BAZAR dan Pelatihan serta Pendampingan” ujar Hj Imas
Selanjutnya Hj Imas menyampaikan “dengan sinergi yang erat dengan BAZNAS Depok, kami yakin UMKM di Depok akan naik kelas sehingga meningkatnya kesejahteraan dimasyarakat” ujarnya
Kegiatan ini di hadiri oleh Hj Imas Masiti (TP PKK Kota Depok), Dr. Endang Ahmad Yani. S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua (Direktur Utama RS GPI), Firsa (Ketua Yayasan Permata Hisyam Rahman) serta Para Muzaki dan Mustahik BAZNAS Depok.
BERITA11/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Kolaborasi Wujudkan Kepedulian Sosial, BAZNAS Depok Adakan Gathering Bersama Muzaki dan Mustahik
TP PKK Kota Depok bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyalurkan bantuan Program Depok Rp.50.190.000,- (34 PM), Depok Peduli Rp. 4.900.000,- ( 3 PM), Depok Sehat Rp. 1.837.500,- ( 2 PM), Depok Takwa Rp. 2.000.000,- ( 2 PM), Depok Sejahtera Rp. 26.900.000,- (19 PM) dalam acara Gathering BAZNAS Depok dengan tema “Tentramnya Muzaki, Bahagiannya Mustahik” yang bertempat di Auditorium RS Grha Permata Ibu. Rabu, (10/07/25)
Ketua BAZNAS Depok, Dr, Endang Ahmad Yani menyampaikan penting acara ini dalam rangka Edukasi zakat dan Penjelasan Program BAZNAS Depok
“Kegiatan ini bermaksud untuk mempertemukan para muzaki (pembayar zakat) dan mustahik (penerima zakat) serta kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya zakat, serta memberikan informasi mengenai program-program BAZNAS” Ucap Endang Ahmad Yani
Pada acara Gethering BAZNAS Depok juga dilakukan penyaluran dana zakat dengan rincian 5 Pilar Program : Depok Rp.50.190.000,- (34 PM), Depok PEduli Rp. 4.900.000,- ( 3 PM), Depok Sehat Rp. 1.837.500,- ( 2 PM), Depok Takwa Rp. 2.000.000,- ( 2 PM), Depok Sejahtera Rp. 26.900.000,- (19 PM)
Bapak Muhammad Nur Rizal salah satu Muzaki turut mengomentari kegiatan Gathering BAZNAS Depok ini, “Kegiatan ini saya rasa sangat positif yang bermanfaat bagi semua pihak. Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang zakat dan transparansi pengelolaan dana zakat. Dengan adanya sinergi antara muzaki, mustahik, dan BAZNAS, diharapkan kesejahteraan umat dapat meningkat dan kemiskinan dapat dientaskan” Ucap Rizal
Mewakili PKK Kota Depok, Hj Imas Masiti berharap kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan,
“Saya mewakili PKK Kota Depok berharap kegiatan ini terus dilakukan, agar kedepan kolaborasi dalam kebaikan bisa menular keberbagai stakeholders lainnya agar cita-cita besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Bapak Supian Suri & Bapak Chandra Rahmansyah untuk menjadi Bersama Depok Maju bisa terwujud melalui Gerakan sosial” ujar Hj Imas
Kegiatan ini di hadiri oleh Hj Imas Masiti (TP PKK Kota Depok), Dr. Endang Ahmad Yani. S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS, FISQua (Direktur Utama RS GPI), Firsa (Ketua Yayasan Permata Hisyam Rahman) serta Para Muzaki dan Mustahik BAZNAS Depok.
BERITA10/07/2025 | M Hilmi Zuhdi
Kasus Kecalakaan Mahasiswa UGM, BAZNAS Depok Berikan Bantuan Modal Usaha untuk Ibunda Alm Argo Ericko
Keluarga besar BAZNAS Depok kembali berduka atas berpulangnya Argo Ericko Achfandi (19), mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2024 yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Sabtu dini hari (24/5), di kawasan Jalan Palagan, Sleman, Yogyakarta.
Alm Argo Ericko adalah seorang warga kota Depok yang sedang menempuh bangku perkuliahan di UGM, Alm Argo meninggalkan seorang adik dan Ibundanya
BAZNAS Kota Depok berupaya memberi dukungan melalui pemberian modal usaha dan bantuan biaya hidup untuk Ibunda Argo Ericko senilai 4 jt rupiah
Bantuan tersebut langsung diberikan oleh Ketua TP PKK Kota Depok Cing Ikah dan di damping oleh Ketua BAZNAS Depok Dr. Endang Ahmad Yani, Kepala DP3AP2KB Ibu Nessi dan pihak kelurahan setempat
Ketua BAZNAS Kota Depok Dr. Endang Ahmad Yani menyampaikan belasungkawa melalui Upaya pemberian bantuan modal usaha dan bantuan biaya hidup, “Kami BAZNAS Depok mengucapkan duka yang mendalam atas kepergian Alm Argo Ericko, Insyallah Alm Meninggal dalam keadaan syahid karena sedang menuntut ilmu, selain itu kami menyampaikan Upaya dukungan melalui bantuan modal usaha dan biaya hidup keluarga, semoga bisa membantu meringankan beban yang sedang ditanggung” ucap Endang Ahmad yani
Keluarga Argo Ericko (19), mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), yang tewas ditabrak mobil BMW, mengaku telah ikhlas atas kepergian anaknya. Namun keluarga tetap menginginkan proses hukum terus berjalan demi keadilan. Hal itu disampaikan ibunda Argo Ericko, Meiliana (48). Dia meyakini segala yang terjadi telah atas izin Yang Kuasa. "Kalau masalah kepergian Argo Ericko, saya sudah ikhlas. Karena ini merupakan takdir dari Yang di Atas," kata Meiliana saat ditemui di kediamannya di kawasan Kalibaru, Depok, Selasa (10/06/2025)
Selain itu ketua TP PKK Kota Depok menyampaikan bahwa pemerintah kota Depok akan membantu proses pendampingan keluarga alm Argo
“Kami mewakili pemerintah turut berduka cita atas kejadian ini dan akan melakukan pendampingan psikologis untuk keluarga Alm Argo Ericko, semoga hal ini bisa membantu” Ucap Cing Ikah
Atas kejadian ini, BAZNAS Depok berharap bahwa proses hukum dan pendampingan keluarga korban betul-betul diprioritaskan sehingga kasus ini mendapatkan titik terang
BERITA24/05/2025 | M Hilmi Zuhdi

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
