Berita Terbaru
Peluncuran UPZ Masjid Al Barkah Kampung Pulo Resmi Digelar
Kampung Pulo, Rangkapanjaya, Depok, 31 Desember 2025 – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al Barkah Kampung Pulo resmi diluncurkan pada akhir tahun 2025, memperkuat pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat masjid dan komunitas setempat. Acara yang digelar di masjid tersebut dihadiri tokoh masyarakat, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Abdul Muhsin, Ketua UPZ Masjid Al Barkah Dwi Karyadi S.H., serta Ketua ABZNAS Depok.?
Dukungan Penuh Pemimpin Lokal
Peluncuran UPZ ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jaringan pengumpulan ZIS secara aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, khususnya di wilayah Depok. Ketua ABZNAS Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, SE., MM., menyampaikan, “Peluncuran UPZ Masjid Al Barkah ini adalah langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ZIS di Kampung Pulo. Kami berkomitmen mendukung program ini agar manfaatnya dirasakan langsung oleh mustahik terdekat, membuka pintu rezeki berlipat di awal 2026.”?
Visi dan Harapan Ketua UPZ
Ketua UPZ Masjid Al Barkah, Dwi Karyadi S.H., menegaskan komitmen timnya dalam mengelola dana ZIS secara profesional. “Dengan dukungan DKM dan ABZNAS Depok, UPZ kami siap menjadi jembatan amanah antara muzakki dan mustahik. Mari bersama wujudkan kesejahteraan umat melalui zakat yang tepat sasaran,” ujar Dwi Karyadi.
BERITA31/12/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Salurkan Program Pencairan Sejahtera kepada 25 Penerima Manfaat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok kembali menyalurkan bantuan melalui Program Pencairan Sejahtera berupa modal usaha kepada 25 penerima manfaat. Kegiatan pencairan tersebut dilaksanakan pada Senin (29/12) sebagai bagian dari komitmen BAZNAS Depok dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang kemudian dikelola secara amanah untuk memberdayakan masyarakat.
“Program Pencairan Sejahtera ini kami harapkan dapat menjadi stimulus bagi para penerima manfaat agar mampu mengembangkan usahanya. Dana zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga harus mampu menggerakkan roda ekonomi keluarga mustahik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa para penerima manfaat dipilih melalui proses verifikasi agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, modal usaha tersebut akan digunakan untuk menambah bahan baku dan perlengkapan usaha kecil yang selama ini dijalankan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Insya Allah akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan usaha,” tuturnya.
BAZNAS Kota Depok berharap Program Pencairan Sejahtera dapat menjadi langkah awal bagi para mustahik untuk bangkit secara ekonomi, sehingga ke depan mereka tidak hanya menjadi penerima zakat, tetapi juga bertransformasi menjadi muzakki. Kolaborasi dengan berbagai pihak pun akan terus diperkuat agar penyaluran bantuan semakin luas, merata, dan tepat sasaran.
BERITA31/12/2025 | Mahmudah Widya Damayanti & Muzdalifah Arrobby
BAZNAS Depok dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama, Berikan Jaminan Sosial untuk 1.000 Pekerja Rentan
Depok, 29 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menjalin kerja sama strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan sosial bagi 1.000 pekerja rentan di wilayah Depok. Program ini menargetkan pekerja informal seperti buruh harian, ojek online, dan pedagang kecil yang selama ini kesulitan mengakses perlindungan sosial.
Kerja sama ini ditandai dengan dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Depok, yang difasilitasi melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat. BPJS Ketenagakerjaan akan menyediakan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT) secara gratis selama satu tahun pertama bagi peserta terpilih.
"Inisiatif ini sejalan dengan mandat BAZNAS untuk memberdayakan mustahik melalui program pemberdayaan ekonomi. Dengan dana ZIS yang terkumpul, kami berkomitmen melindungi 1.000 pekerja rentan dari risiko kecelakaan kerja dan masa depan yang lebih baik," ujar Dr. Endang Ahmad Yani, Ketua BAZNAS Kota Depok.
Novarina Azli, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok, menambahkan, "Kolaborasi ini memperluas cakupan jaminan sosial hingga ke pekerja informal yang jumlahnya mencapai puluhan ribu di Depok. Kami siap mendukung program ini agar pekerja rentan tidak lagi terpinggirkan dari hak dasar mereka."
Chandra Rahmansyah, Wakil Wali Kota Depok, turut menghadiri acara dan menyampaikan apresiasi. "Pemerintah Kota Depok mendukung penuh kerja sama ini sebagai wujud sinergi triple helix antara lembaga amal, BUMN, dan pemerintah daerah. Ini akan memperkuat ketahanan sosial masyarakat Depok di tengah tantangan ekonomi," katanya.
Program ini direncanakan mulai berlaku Januari 2026, dengan prioritas pendaftaran bagi pekerja di 11 kecamatan Depok.
BERITA29/12/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Salurkan Empat Kursi Roda untuk Warga Cisalak Pasar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyalurkan bantuan empat kursi roda kepada warga yang membutuhkan di Kelurahan Cisalak Pasar. Penyerahan dilakukan pada Selasa (26/11) di kantor Kelurahan Cisalak Pasar sebagai bentuk komitmen BAZNAS Depok dalam memperluas layanan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Depok yang kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhakan.
“Bantuan ini adalah amanah dari para muzakki. Kami ingin memastikan bahwa zakat tidak berhenti pada angka, tetapi hadir dalam bentuk kepedulian yang nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Pihak Kelurahan Cisalak Pasar mengapresiasi langkah cepat dan responsif BAZNAS Depok dalam memenuhi kebutuhan mobilitas warganya. Sekretaris Kelurahan Cisalak Pasar menambahkan, “Kami berterima kasih kepada BAZNAS Depok. Bantuan kursi roda ini sangat berarti bagi warga kami, terutama bagi mereka yang selama ini kesulitan untuk beraktivitas. Sinergi seperti ini penting untuk terus kita jaga,” ungkapnya.
BAZNAS Depok berharap kolaborasi dengan pemerintah kelurahan, stakeholder, dan masyarakat terus menguat sehingga penyaluran bantuan dapat semakin merata dan tepat sasaran.
BERITA27/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Gelar FGD: Kolaborasi Zakat untuk Pembangunan SDM Melalui Ekosistem Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Berbasis ZIS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Program Pembangunan SDM Masyarakat Melalui Ekosistem Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Berbasis ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah)” pada Rabu, 12 November 2025 di RSUD KiSA. Depok, (12/11/25)
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi strategis antara BAZNAS, Pemerintah Kota Depok, dan berbagai rumah sakit se-Kota Depok dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan manusia yang berkelanjutan.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari rumah sakit se-Kota Depok, unsur Pemerintah Kota Depok, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat. Para peserta berdiskusi mengenai strategi sinergi dan inovasi pengelolaan dana ZIS dalam membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat di tiga sektor prioritas: kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat harus ditempatkan sebagai motor penggerak pembangunan sosial yang nyata.
“BAZNAS Depok berkomitmen menjadikan ZIS bukan hanya sekadar ibadah ritual, tetapi juga sebagai kekuatan sosial ekonomi yang mampu membangun ekosistem SDM unggul. Melalui kolaborasi lintas sektor, kita ingin menghadirkan perubahan nyata di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat,” ujar Dr. Endang.
Sementara itu, Agung Sugiharti, S.Pd., M.Si, selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Depok, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Depok yang terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit di Kota Depok.
“Program pembangunan SDM melalui ekosistem berbasis ZIS ini merupakan langkah konkret yang sejalan dengan visi Pemerintah Kota Depok tentang kesejahteraan masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan FGD ini, BAZNAS Depok menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan SDM yang sehat, cerdas, dan produktif. Kolaborasi dengan rumah sakit, lembaga pendidikan, dan instansi pemerintah diharapkan menjadi pondasi kuat dalam membangun ekosistem ZIS yang inklusif dan berkeadilan di Kota Depok.
BERITA13/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Paparkan Konsep Jaminan Kesehatan Berbasis ZIS di Hadapan Direktur Rumah Sakit se-Kota Depok
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok memaparkan konsep Jaminan Kesehatan Berbasis Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit se-Kota Depok, bertempat di RSUD KiSA Depok. Depok, (12/11/25)
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Depok untuk memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan masyarakat melalui optimalisasi dana ZIS yang terarah, transparan, dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, BAZNAS Depok memperkenalkan model kolaborasi baru yang mengintegrasikan pengelolaan dana zakat dengan kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera. Program ini diharapkan mampu menjadi jaminan perlindungan kesehatan berbasis solidaritas sosial dan keadilan umat.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menjelaskan bahwa program jaminan kesehatan berbasis ZIS merupakan bentuk nyata peran zakat dalam mendukung sektor kesehatan publik.
“Selama ini, zakat sering dipahami hanya dalam konteks bantuan langsung. Padahal, ZIS memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi instrumen jaminan sosial. Melalui kolaborasi dengan rumah sakit, BAZNAS Depok berupaya memastikan masyarakat prasejahtera dapat mengakses layanan kesehatan yang layak dan bermartabat,” ujar Dr. Endang.
“Inilah wujud nyata zakat yang tidak hanya menolong, tetapi juga memberdayakan,” tambahnya.
Sementara itu, dr. Agus Gojali, Direktur RSUD KiSA Depok, memberikan testimoni positif terhadap kemitraan antara rumah sakit dan BAZNAS Depok dalam pelaksanaan program berbasis ZIS.
“Kami telah merasakan langsung manfaat sinergi dengan BAZNAS Depok, terutama dalam membantu pasien-pasien yang kesulitan biaya pengobatan. Program ini benar-benar menghadirkan keadilan sosial yang nyata di lapangan, dan kami berharap kerja sama ini terus diperluas ke seluruh rumah sakit di Kota Depok,” ungkap dr. Agus.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Depok menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan ekosistem kesehatan berbasis ZIS yang melibatkan seluruh rumah sakit, lembaga kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan sistem jaminan kesehatan alternatif yang inklusif, adil, dan sesuai dengan prinsip kesejahteraan umat.
BERITA13/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Berikan 100 Bantuan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan dan Pelaku UMKM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok memberikan bantuan 100 kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Depok, (12/11/25)
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pembangunan SDM Melalui Ekosistem Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Berbasis ZIS”, yang digelar di RSUD KiSA Depok.
Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Depok dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja yang belum memiliki akses terhadap jaminan ketenagakerjaan. Melalui dukungan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS berperan aktif melindungi para pekerja dari risiko sosial dan ekonomi yang dapat mengganggu keberlanjutan usaha serta kesejahteraan keluarga.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menyampaikan bahwa bantuan jaminan sosial ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan keadilan sosial melalui pengelolaan zakat yang produktif.
“Pekerja rentan dan pelaku UMKM adalah tulang punggung ekonomi lokal. Mereka berkontribusi besar terhadap perekonomian, namun seringkali belum terlindungi secara sosial. Melalui program ini, BAZNAS Depok ingin memastikan mereka mendapatkan perlindungan ketenagakerjaan yang layak dan berkelanjutan,” ujar Dr. Endang.
“Inilah bentuk nyata peran zakat dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus membangun SDM yang berdaya dan sejahtera,” tambahnya.
Program ini juga menjadi bagian dari implementasi konsep ekosistem ekonomi berbasis ZIS yang tengah dikembangkan oleh BAZNAS Depok, di mana zakat tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi menjadi fondasi pembangunan sosial dan perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui langkah ini, BAZNAS Depok berharap sinergi dengan berbagai pihak termasuk BPJS Ketenagakerjaan, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat dalam rangka mewujudkan Kota Depok yang lebih maju, berkeadilan, dan sejahtera.
BERITA13/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
Dorong Pemberdayaan UMKM Masjid, BAZNAS Depok Berikan Bantuan Modal Usaha Z-Chicken di 9 Masjid
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok terus memperkuat langkah nyata dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program berbasis masjid.
Dalam upaya tersebut, BAZNAS Depok memberikan bantuan modal usaha program Z-Chicken kepada 9 masjid di Kota Depok, yang secara simbolis diserahkan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pembangunan SDM Melalui Ekosistem Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Berbasis ZIS”, bertempat di RSUD KiSA. Rabu, (12/11/25)
Program Z-Chicken Masjid merupakan salah satu bentuk inovasi ekonomi berbasis Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dirancang BAZNAS Depok untuk menggerakkan roda ekonomi jamaah dan masyarakat sekitar masjid. Setiap masjid penerima bantuan akan mengelola usaha ini secara kolektif, dengan hasil yang dipergunakan untuk mendukung kegiatan sosial dan penguatan ekonomi umat di lingkungan masjid tersebut.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menegaskan bahwa masjid memiliki peran sentral bukan hanya dalam pembinaan spiritual, tetapi juga dalam pembangunan ekonomi masyarakat.
“Masjid adalah pusat peradaban umat. Dari masjid, kita bisa menumbuhkan kekuatan ekonomi yang berbasis keberkahan dan kebersamaan. Melalui program Z-Chicken ini, BAZNAS Depok ingin menjadikan masjid sebagai pilar pemberdayaan tempat di mana dakwah dan ekonomi berjalan beriringan,” ujar Dr. Endang.
“Zakat tidak boleh berhenti di tangan penerima, tetapi harus menjadi penggerak perubahan. Dengan menguatkan ekonomi berbasis masjid, kita menyiapkan umat yang berdaya, mandiri, dan berkemajuan,” tambahnya.
Program ini merupakan bagian dari ekosistem pembangunan ekonomi berbasis ZIS yang tengah dikembangkan oleh BAZNAS Depok, dengan fokus pada tiga sektor utama: kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian masyarakat sekaligus memperluas manfaat zakat sebagai instrumen pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Dengan inisiatif Z-Chicken Masjid, BAZNAS Depok berupaya memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pusat ilmu, dan pusat ekonomi umat, menjadikan masjid bukan hanya tempat berdoa, tetapi juga tempat bertumbuh bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA13/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Berikan Tali Kasih kepada 25 Keluarga Veteran di Momen Hari Pahlawan
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok memberikan tali kasih kepada 25 keluarga veteran sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Senin, (10/11/25)
Kegiatan yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Kalimulya, Cilodong, Kota Depok ini turut dihadiri oleh Wali Kota Depok Dr. Supian Suri. M.M, jajaran Forkopimda, serta Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M.
Dalam kegiatan tersebut, masing-masing keluarga veteran menerima tali kasih senilai Rp1.000.000, dengan total bantuan sebesar Rp25.000.000 yang bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah masyarakat Depok.
“Pahlawan adalah teladan nyata tentang keikhlasan dan pengorbanan. Hari ini kita berupaya meneladani semangat itu dengan berbagi kepada keluarga para pejuang bangsa. Semoga bantuan ini menjadi bentuk kecil dari rasa terima kasih kita semua,” ujar Supian Wali Kota Depok dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menegaskan bahwa pemberian tali kasih ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial BAZNAS yang berkelanjutan.
“Para veteran telah memberikan segalanya untuk negeri ini. Sudah selayaknya kita hadir untuk mereka. Melalui momentum Hari Pahlawan, kami ingin menegaskan kembali komitmen BAZNAS Depok untuk terus menyalurkan amanah umat bagi mereka yang berjasa dan membutuhkan,” tutur Dr. Endang Ahmad Yani.
Acara berlangsung khidmat dengan prosesi doa bersama, penyerahan simbolis bantuan, serta penghormatan kepada para pahlawan yang gugur di medan perjuangan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Depok berharap semangat kepahlawanan dapat terus hidup di tengah masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan nilai solidaritas, kepedulian, dan semangat berbagi untuk membangun Kota Depok yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
BERITA11/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Salurkan Bantuan Empat Program Utama di Bulan Oktober
BAZNAS Kota Depok menyalurkan bantuan dari empat program utama Depok Sejahtera, Depok Cerdas, Depok Peduli, dan Depok Sehat yang berlokasi di Aula Kecamatan Beji, Kota Depok. (Jum’at, 31/10/2025).
Melalui program Depok Sejahtera, BAZNAS menyalurkan bantuan usaha dengan nilai kurang lebih Rp98 juta untuk 78 mustahik. Bantuan ini diberikan untuk mendukung pengembangan usaha serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam memperluas manfaat dana zakat bagi masyarakat.
“Program ini kami lakukan untuk membantu masyarakat meningkatkan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan mereka. Semoga bantuan ini dapat menjadi dorongan awal bagi para penerima manfaat untuk terus berkembang,” ujar Dr. Endang.
Program Depok Peduli menyalurkan bantuan kurang lebih Rp26 juta kepada 36 mustahik, sebagai dukungan sosial bagi warga yang membutuhkan bantuan dalam kondisi tertentu.
Di bidang pendidikan, program Depok Cerdas menyalurkan sekitar Rp131 juta kepada 94 penerima manfaat. Bantuan ini diberikan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan bagi pelajar yang memerlukan dukungan biaya.
Sementara itu, program Depok Sehat memberikan bantuan sekitar Rp11 juta kepada 11 mustahik, yang meliputi pembayaran BPJS, biaya transportasi berobat, serta dukungan kebutuhan kesehatan lainnya.
Salah satu penerima bantuan usaha (Depok Sejahtera), Rohmawati, mengaku sangat terbantu melalui program Depok Sejahtera.
“Saya senang banget, saya berterima kasih kepada BAZNAS sudah membantu usaha saya,” ujarnya.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Depok untuk memperluas manfaat dana ZIS serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui program ekonomi, pendidikan, sosial, dan kesehatan.
BERITA10/11/2025 | Muzdalifah Arrobby & Mahmudah Widya Damayanti
BAZNAS Depok & PRM Pengasinan Gelar Cek Kesehatan Gratis di Momen Milad Muhammadiyah Ke-113
Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bersama Pengurus Ranting Muhammadiyah (PRM) Pengasinan menggelar kegiatan cek kesehatan gratis bagi warga, Minggu,(08/11/25).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Akmaliyah, Pengasinan, Sawangan, ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara lembaga dakwah dan lembaga zakat untuk menebar manfaat bagi masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PRM Pengasinan Wawan Sukmana, Ketua PCM Sawangan Khoirudin, Ketua PDM Kota Depok Ali Wartadinata, Ketua BAZNAS Kota Depok Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, serta perwakilan RSUD KiSA Ari Wibowo yang turut menjadi mitra pelayanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, menyampaikan apresiasi atas sinergi ini sebagai wujud nyata kehadiran zakat untuk masyarakat.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan semangat kolaborasi yang luar biasa. Zakat bukan hanya berbagi materi, tapi juga menghadirkan keberkahan melalui layanan kesehatan dan kepedulian sosial. BAZNAS Depok berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menebar manfaat tanpa batas,” ujar Dr. Endang.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Depok, Ali Wartadinata, menegaskan bahwa semangat Milad Muhammadiyah harus menjadi dorongan untuk memperluas gerakan sosial yang berdampak langsung bagi umat.
“Muhammadiyah sejak awal berdiri telah menanamkan nilai amar ma’ruf nahi munkar dalam bentuk pelayanan umat. Melalui kolaborasi ini, kita ingin menghadirkan Islam yang membebaskan, mencerahkan, dan menyehatkan,” ungkapnya.
Sebagai tuan rumah, Ketua PRM Pengasinan, Wawan Sukmana, juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi dari warga.
“Kami bersyukur atas dukungan semua pihak, terutama BAZNAS Depok dan RSUD KiSA. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini bukti bahwa semangat Milad Muhammadiyah tak hanya dirayakan secara seremonial, tapi diwujudkan dalam aksi nyata yang menyehatkan dan membahagiakan umat,” ucap Wawan.
Kegiatan ini melayani berbagai pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta konsultasi medis umum. Puluhan warga hadir dan mendapatkan layanan kesehatan secara cuma-cuma dari tim medis RSUD KiSA.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat Milad Muhammadiyah menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar-lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Depok.
BERITA10/11/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok Salurkan Bantuan Pokok untuk Mustahik
Dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada 25 orang mustahik di wilayah Kota Depok. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan 17 Oktober 2025 dengan total nilai bantuan mencapai kurang lebih Rp15 juta.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Kota Depok yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui distribusi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Paket bantuan kebutuhan pokok tersebut disalurkan secara langsung kepada para penerima manfaat yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh tim BAZNAS Kota Depok.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial lembaga dalam membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
“Bantuan kebutuhan pokok ini kami salurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Harapannya, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka dan menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Dr. Endang.
Beliau juga menambahkan bahwa BAZNAS Kota Depok akan terus memperkuat program pemberdayaan dan bantuan sosial agar manfaat dana umat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang berhak menerima.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Depok berharap dapat terus menjadi lembaga yang amanah, transparan, dan berdampak dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Depok.
BERITA30/10/2025 | Mahmudah Widya Damayanti & Muzdalifah Arrobby
BAZNAS dan DPD BKPRMI Depok Kolaborasi Gerakan Kebaikan Melalui Semarak Maulid Nabi
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bersama Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kota Depok menggelar kegiatan Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Gedung MUI Depok. Senin. (27/10/25)
Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi dalam menggerakkan kebaikan dan memberdayakan anak muda Kota Depok melalui berbagai ajang perlombaan bernuansa dakwah dan seni Islami.
Rangkaian kegiatan Semarak Maulid ini meliputi Lomba Pidato Dai Muda, Pembacaan Rawi Maulid, dan Festival Hadroh, yang diikuti oleh ratusan anak muda dari berbagai kecamatan di Kota Depok.
Ajang ini menjadi ruang ekspresi dan pembinaan bagi generasi muda agar mampu menyalurkan bakat, semangat dakwah, dan kecintaannya kepada Rasulullah SAW dengan cara yang kreatif dan positif.
Ketua DPD BKPRMI Kota Depok, Dr. Amsori Jayadih, M.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari gerakan membangun kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai dakwah, keislaman, dan kepedulian sosial.
“Melalui kolaborasi dengan BAZNAS, kami ingin menghidupkan semangat dakwah yang digerakkan oleh anak muda. Mereka bukan hanya peserta lomba, tapi calon pemimpin dan dai masa depan yang membawa semangat kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Dr. Amsori.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Depok untuk memperkuat peran pemuda dalam gerakan sosial dan dakwah berbasis masjid.
“BAZNAS Depok berkomitmen menjadikan zakat sebagai gerakan pemberdayaan. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan karakter pemuda yang cinta Rasulullah, berakhlak mulia, dan peduli pada sesama,” ujar Dr. Endang.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi langkah nyata membangun ekosistem dakwah yang sehat, kreatif, dan relevan dengan zaman.
“Kami percaya, dari kegiatan semacam ini akan lahir generasi dai muda dan pelaku seni Islami yang mampu menebar nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin di Kota Depok,” tambahnya.
Kegiatan Semarak Maulid Nabi ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga zakat dan organisasi pemuda Islam dalam memperkuat gerakan kebaikan, dakwah, dan pemberdayaan anak muda.
Melalui semangat kolaborasi ini, BAZNAS dan BKPRMI Depok berharap lahir generasi penerus yang tidak hanya cakap dalam berdakwah, tetapi juga aktif berkontribusi dalam membangun masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban.
BERITA29/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Depok & BKPRMI Depok Cetak Dai Muda Inspiratif Melalui Semarak Perlombaan Maulid Akbar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok terus berupaya menumbuhkan generasi muda yang memiliki semangat dakwah dan kepedulian sosial. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Semarak Maulid Akbar BAZNAS & BKPRMI Kota Depok yang dirangkai dengan Lomba Pidato Dai Muda Kota Depok yang di ikuti oleh 20 peserta, digelar di MUI Depok. Senin, (27/10/25)
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kota Depok yang menampilkan kemampuan mereka dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah dan nilai-nilai Islam secara inspiratif. Melalui ajang ini, BAZNAS Depok berkomitmen mendorong lahirnya generasi dai muda yang mampu berdakwah dengan cara kreatif, santun, dan sesuai dengan tantangan zaman.
Wakil Ketua II BAZNAS Kota Depok, Rovi Octaviano Vustany S.P., M.Si, yang juga bertindak sebagai dewan juri dalam perlombaan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk menanamkan semangat dakwah di kalangan anak muda.
“BAZNAS Depok ingin menumbuhkan semangat berdakwah di kalangan pemuda. Kita ingin para dai muda hadir dengan pendekatan yang bijak, santun, dan mampu menyampaikan pesan kebaikan dengan cara yang relevan bagi generasi masa kini,” ujar Rovi.
Ketua DPD BKPRMI Depok Dr. Amsori Jayadih M.Ag mengatakan bahwa perlombaan pidato ini menjadi wadah yang positif bagi remaja dan pemuda untuk menyalurkan potensi berbicara di depan umum serta melatih kemampuan menyampaikan nilai-nilai keislaman dan sosial.
“Lewat lomba pidato ini, kita tidak hanya mencari pemenang, tapi juga mempersiapkan kader dai muda yang siap menjadi motor dakwah di tengah masyarakat. Mereka akan menjadi generasi penerus yang membawa semangat kebaikan, kepedulian, dan keadilan sosial,” ujar Amsori
Selain lomba pidato, kegiatan Semarak Maulid Akbar juga diisi dengan tausiyah, penampilan marawis, dan pembacaan shalawat sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meneguhkan semangat dakwah yang berlandaskan kasih sayang dan kepedulian sosial.
Melalui ajang ini, BAZNAS Kota Depok berharap dapat melahirkan dai muda yang tidak hanya piawai berdakwah di atas mimbar, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial yang membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan masyarakat Kota Depok.
BERITA29/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
Semarak Lomba Maulid Akbar 1447 H: BAZNAS Kota Depok Dorong Syiar Zakat dan Pemberdayaan Umat
Depok, 27 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Depok resmi membuka Semarak Lomba Maulid Akbar 1447 Hijriah di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok. Acara ini mengusung tema “Cahaya Nabi, Energi Generasi” dan berlangsung selama dua hari, 27–28 Oktober 2025, dalam rangka memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pembukaan dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Depok, Mohammad Fitriawan, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Depok dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok. Kegiatan ini juga mendapat sponsorship dari Bank Syariah Indonesia dan Bank BJB Syariah.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M, menyampaikan bahwa acara ini bukan hanya menjadi ajang syiar Maulid, tetapi juga momentum untuk mengajak masyarakat memperkuat kepedulian melalui zakat.
"Syiar Maulid Akbar ini kami selenggarakan untuk memperkuat ukhuwah dan mengajak masyarakat berzakat. Kami juga memperkenalkan program unggulan BAZNAS Kota Depok, mulai dari bantuan kesehatan, pendidikan, dukungan UMKM, hingga mencanangkan gerakan ‘Satu Takmir Masjid, Satu Sarjana’ sebagai wujud komitmen kami terhadap peningkatan kualitas SDM umat,” ungkapnya.
Cabang Lomba:
- Festival Hadroh
- Lomba Pidato
- Festival Rawi
Festival Hadroh diikuti oleh 14 tim yang menampilkan lantunan salawat dengan penuh semangat dan kekompakan. Para peserta tampil memukau dengan seragam terbaiknya, menciptakan suasana syiar yang meriah.
Tidak kalah menarik, penampilan lomba pidato di lantai dua Gedung MUI juga berlangsung meriah. Para peserta menunjukkan kemampuan luar biasa dalam memaparkan materi di hadapan dewan juri dengan penuh percaya diri dan penguasaan tema.
Pada hari kedua, akan digelar Festival Rawi Umum yang diikuti oleh tim Rawi putra, putri, maupun gabungan. Para peserta akan menampilkan materi pilihan dari tiga kitab Maulid, yaitu Maulid Addiba', Maulid Simtuduror, dan Maulid Syarafal Anam. Lomba ini diharapkan menjadi ajang syiar yang memperkuat tradisi keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antar majelis taklim se-Kota Depok.
Selain perlombaan, acara ini juga menghadirkan UMKM binaan BAZNAS Kota Depok yang menampilkan produk unggulan untuk mendukung ekonomi umat. Tidak hanya itu, tersedia layanan cek kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Depok bekerja sama dengan tim medis dari RS Graha Permata Ibu, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Penutupan acara akan dilaksanakan pada hari kedua, Selasa (28/10/2025), yang direncanakan berlangsung khidmat dengan agenda pemberian piala dan hadiah kepada para pemenang dari seluruh cabang lomba: Festival Hadroh, Lomba Pidato, dan Lomba Rawi. Momen ini diharapkan menjadi puncak kebahagiaan sekaligus menandai suksesnya rangkaian Semarak Lomba Maulid Akbar 1447 H.
BAZNAS Kota Depok berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mendukung program pemberdayaan umat.
BERITA29/10/2025 | Hamdan Fathurrahman
BAZNAS Kota Depok dan Kecamatan Cilodong Berikan Perlengkapan Sekolah untuk 50 Siswa Dhuafa
Dalam upaya mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu, BAZNAS Kota Depok bersama Kecamatan Cilodong menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 50 siswa dhuafa pake A, B & C di wilayah Kecamatan Cilodong. Jum’at, (24/10/25)
Kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor Kecamatan Cilodong dan dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Depok, Rovi Octaviano Vustany. SP.,M.Si, serta jajaran Kecamatan Cilodong, perwakilan kelurahan, dan para orang tua siswa penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Rovi Octaviano Vustany menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Depok untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah pintu utama untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, kami ingin memastikan anak-anak dhuafa tetap semangat belajar dan tidak merasa tertinggal dari teman-temannya,” ujar Rovi.
Camat Cilodong juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antara BAZNAS Kota Depok dan pemerintah kecamatan dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi warga.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan BAZNAS. Ini bukti nyata bahwa kolaborasi antara lembaga pemerintah dan lembaga zakat dapat menghadirkan solusi konkret untuk masyarakat,” ujarnya.
Adapun perlengkapan sekolah yang diberikan meliputi tas, seragam, sepatu, alat tulis, dan buku pelajaran, disesuaikan dengan kebutuhan jenjang pendidikan masing-masing penerima. Selain bantuan material, kegiatan ini juga diisi dengan pesan motivasi agar para siswa tetap bersemangat menimba ilmu dan berprestasi di sekolah.
Program ini merupakan bagian dari Gerakan Cinta Zakat untuk Pendidikan, yang digagas BAZNAS Kota Depok sebagai bentuk tanggung jawab sosial untuk mendukung masa depan generasi muda.
BERITA28/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
Kolaborasi Kebaikan: BAZNAS Depok, RS Citra Ar Rafiq, dan Kedai Maharani Bagikan 150 Sarapan Gratis untuk Penunggu Pasien
Dalam semangat kepedulian dan berbagi, BAZNAS Kota Depok berkolaborasi dengan RS Citra Ar Rafiq dan Kedai Maharani Perum Taman Melati Sawangan menggelar kegiatan sosial bertajuk “Kolaborasi Kebaikan: Sarapan Gratis untuk Penunggu Pasien”. Sebanyak 150 paket sarapan dibagikan kepada para penunggu pasien di lingkungan RS Citra Ar Rafiq. Jum’at, (24/10/25)
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara lembaga amil zakat, dunia usaha, dan institusi kesehatan dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat yang sedang menghadapi ujian kesehatan keluarganya.
Ketua BAZNAS Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani. S.E, M.M menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif ini.
“Kebaikan itu akan semakin besar dampaknya ketika dilakukan bersama. Hari ini, kita belajar bahwa kepedulian sosial bisa hadir dari siapa saja dan di mana saja. Semoga kegiatan ini menjadi pengingat bahwa berbagi bukan tentang jumlah, tapi tentang ketulusan,” ujarnya.
Sementara itu, Dirut RS Citra Ar Rafiq dr. Lilis Kurnia Rahmawati, MARS menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan nilai kemanusiaan rumah sakit.
“Kami ingin para penunggu pasien juga mendapatkan perhatian. Mereka sering lupa makan karena fokus mendampingi keluarga. Program ini semoga menjadi energi positif bagi mereka,” tutur Lilis
Pemilik Kedai Maharani Perum Taman Melati Sawangan, selaku mitra penyedia makanan, menambahkan bahwa pihaknya senang dapat terlibat dalam kegiatan sosial bersama BAZNAS Depok.
“Kami ingin bisnis kuliner juga bisa menjadi jalan kebaikan. Dengan berbagi, kami merasakan kebahagiaan yang berbeda,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan kebaikan kolaboratif yang rutin digagas oleh BAZNAS Kota Depok dengan berbagai pihak, baik dari sektor publik maupun swasta. Melalui sinergi ini, BAZNAS Depok berharap semakin banyak masyarakat dan lembaga yang tergerak untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang berkelanjutan.
BERITA28/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Kota Depok Gelar Penguatan Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah di Kecamatan Pancoranmas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok menggelar kegiatan Penguatan Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Aula Kecamatan Pancoranmas, Rabu (22/10/25). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran ASN Kecamatan Pancoranmas hingga tingkat kelurahan, serta para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman para amil serta aparatur pemerintahan dalam mengelola potensi zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Wakil Ketua BAZNAS Kota Depok Dr. K.H. Encep M.A dalam paparan materi menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi merupakan pilar utama dalam membangun kesejahteraan sosial di tengah Masyarakat,
“Zakat memiliki kekuatan luar biasa untuk mengentaskan kemiskinan jika dikelola dengan baik. Melalui kolaborasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan BAZNAS, kita bisa memastikan zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan umat,” ujar Dr. Encep
Sementara itu, Camat Pancoranmas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Depok atas upaya memperkuat sinergi pengelolaan zakat di wilayahnya.
“Kami sangat mendukung langkah BAZNAS Depok dalam mengoptimalkan potensi zakat dan infak di Pancoranmas. ASN dan masyarakat perlu menyadari bahwa zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga sarana membangun keadilan sosial,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Depok berharap setiap kecamatan dan kelurahan dapat menjadi motor penggerak dalam menguatkan ekosistem zakat yang terintegrasi, mulai dari pengumpulan hingga pendistribusian yang tepat sasaran.
BAZNAS Kota Depok terus berkomitmen menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen utama dalam membangun kemandirian ekonomi umat dan memperkuat kesejahteraan masyarakat Kota Depok.
BERITA22/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS Perkuat Pengelolaan Zakat Nasional Lewat Integrasi Fikih Klasik dan Kontemporer
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong penguatan sistem pengelolaan zakat nasional melalui integrasi fikih zakat klasik dan kontemporer. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pengelolaan zakat di Indonesia tetap berpijak pada prinsip syariah sekaligus mampu beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi masyarakat modern.
Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH Achmad Sudrajat LC, MA, CFRM, saat menjadi narasumber dalam forum internasional bertajuk Sistem Zakat dalam Madzhab Malik: Dimensi Budaya dan Pembangunan di Tengah Tantangan Kontemporer yang digelar di Ain Defla, Aljazair, Selasa (21/10/2025).
Menurut Achmad Sudrajat, fikih zakat klasik seperti yang dikembangkan oleh Imam Syafi’i dan Imam Malik memuat prinsip-prinsip dasar yang menjadi pedoman umat Islam, sementara fikih kontemporer membantu menyesuaikan prinsip-prinsip tersebut dengan kebutuhan dan perubahan zaman.
“Fikih klasik memberikan pijakan syar’i, sementara fikih kontemporer memberi ruang inovasi. Dengan keduanya, pengelolaan zakat bisa tetap sah secara agama tapi juga relevan dengan kondisi modern,” kata Achmad Sudrajat.
Ia menjelaskan, kajian fikih Imam Malik memiliki relevansi penting dalam konteks Indonesia yang mayoritas bermazhab Imam Syafi’i. Terdapat banyak titik temu antara kedua mazhab tersebut yang dapat memperkaya kebijakan dan praktik pengelolaan zakat di Indonesia secara kontekstual dan aplikatif.
Ia mencontohkan pandangan mazhab Imam Malik yang memperbolehkan pembayaran zakat sebelum genap satu tahun (haul) jika ada kemaslahatan. Prinsip ini sejalan dengan praktik zakat penghasilan di Indonesia yang bisa ditunaikan saat menerima pendapatan.
Achmad Sudrajat juga menyoroti perkembangan fatwa zakat kontemporer di Indonesia. Menurutnya, sejumlah keputusan Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) seperti zakat profesi, zakat saham, zakat perusahaan, hingga zakat bagi pelaku ekonomi digital seperti youtuber dan selebgram, menunjukkan bahwa hukum Islam terus berkembang seiring dengan perubahan ekonomi dan teknologi.
"Banyak sumber penghasilan baru muncul mulai dari konten kreator, influencer, hingga pelaku ekonomi kreatif lainnya dan semua itu perlu diatur secara fikih agar zakatnya jelas dan sah. Dengan demikian, zakat bisa menjangkau sektor-sektor baru tanpa kehilangan esensi spiritual dan sosialnya,” ujar Achmad Sudrajat.
Menurut Achmad Sudrajat, integrasi antara fikih klasik dan kontemporer menjadi fondasi bagi modernisasi tata kelola zakat nasional. Melalui prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, BAZNAS berupaya memastikan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya sah secara hukum Islam, tetapi juga sesuai peraturan negara dan memperkuat persaudaraan kebangsaan.
Lebih lanjut, Achmad Sudrajat menyebutkan, penguatan fikih zakat kontemporer juga mendukung program strategis BAZNAS seperti Rumah Sehat BAZNAS, Desa Zakat, Santripreneur, dan BAZNAS Microfinance, dan program BAZNAS lainnya. Program-program tersebut menjadi bentuk nyata penerapan maqashid syariah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan potensi zakat di Indonesia yang mencapai sekitar Rp327 triliun per tahun, pedoman fikih dari mazhab Imam Malik dan Imam Syafi’i, serta fatwa-fatwa kontemporer, diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan zakat mulai dari penghimpunan hingga pendistribusian,” ujar Achmad Sudrajat.
“fikih zakat klasik memberi arah, fikih zakat kontemporer memberi langkah. Bila keduanya berjalan seiring, zakat tidak hanya menjadi kewajiban individual, tetapi juga kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan umat,” ujarnya.
BERITA22/10/2025 | M Hilmi Zuhdi
BAZNAS RI Perkuat Sistem Pelaporan Zakat melalui SiMBA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyelenggarakan Kelas Hukum Volume VIII* dengan tema “Sistem Pelaporan Zakat Nasional melalui SiMBA”, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.
Kegiatan ini diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI, Senin (20/10/2025). Hadir Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani (Pimpinan Bidang SDM, Keuangan & Hukum BAZNAS RI), narasumber Sugianto (Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI), Mulya Dwi Harto (Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI), Sarniti (Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS RI) dan diikuti oleh amil BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota se Indonesia.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, membuka acara dengan menekankan pentingnya integrasi sistem informasi dalam pelaporan zakat.
“Pelaporan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga wujud pertanggungjawaban moral kepada masyarakat. Dengan SiMBA, kita membangun ekosistem pengelolaan zakat yang terintegrasi, terukur, dan terverifikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI Sugianto mengulas secara mendalam Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2023 tentang mekanisme pelaporan pelaksanaan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.
Dalam kesempatan ini, BAZNAS juga memaparkan struktur pelaporan berjenjang, mulai dari BAZNAS Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga tingkat nasional, serta kewajiban LAZ dalam menyampaikan laporan berkala yang telah diaudit.
Sugianto menambahkan, penerapan *
Sistem Manajemen Informasi Badan Amil Zakat Nasional (SiMBA) merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola zakat yang modern dan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah terkait.
“SiMBA bukan sekadar aplikasi, tapi tulang punggung akuntabilitas nasional zakat. Setiap transaksi harus tercatat, setiap laporan harus tepat waktu, dan setiap data harus akurat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sugianto menegaskan, tidak menyampaikan laporan atau menyampaikan laporan yang tidak lengkap, tidak akurat, atau terlambat dapat berujung pada sanksi administratif berupa peringatan tertulis hingga tiga tahap, dan pada akhirnya dapat dilaporkan ke Menteri Agama jika tidak ada perbaikan.
Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya audit syariah dan keuangan sebagai prasyarat pelaporan, serta kewajiban pelaporan kepada pemerintah daerah dan Menteri Agama sesuai tingkat kewenangan masing-masing lembaga.
“Transparansi zakat bukan pilihan, tapi keharusan. Dan SiMBA adalah alat yang memastikan kita semua berjalan di rel yang sama,” tutupnya.
Melalui Kelas Hukum Volume VIII ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan zakat di seluruh Indonesia, memastikan setiap rupiah zakat dikelola dengan amanah, dan membangun kepercayaan publik melalui sistem pelaporan yang andal dan terintegrasi.
BERITA22/10/2025 | M Hilmi Zuhdi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Depok.
Lihat Daftar Rekening →